Sunan Abu Dawud — Hadis #18100

Hadis #18100
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏ لاَ تَقْتَسِمُ وَرَثَتِي دِينَارًا مَا تَرَكْتُ بَعْدَ نَفَقَةِ نِسَائِي وَمُؤْنَةِ عَامِلِي فَهُوَ صَدَقَةٌ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ أَبُو دَاوُدَ ‏"‏ مُؤْنَةِ عَامِلِي ‏"‏ ‏.‏ يَعْنِي أَكَرَةَ الأَرْضِ ‏.‏
Nabi Muhammad ﷺ bersabda: Janganlah kalian membagikan dinar kepada ahli warisku: Apa pun yang kutinggalkan setelah memberikan nafkah kepada istri-istriku dan bekal untuk gubernurku adalah sedekah. Abu Dawud berkata: 'Amil berarti para pekerja atau buruh di tanah (yaitu petani).
Diriwayatkan oleh
Abu Hurairah (RA)
Sumber
Sunan Abu Dawud # 20/2974
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 20: Pajak dan Kepemimpinan
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait