Sunan Abu Dawud — Hadis #19558
Hadis #19558
حَدَّثَنَا مُؤَمَّلُ بْنُ هِشَامٍ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، عَنِ الْجُرَيْرِيِّ، عَنْ أَبِي نَضْرَةَ، قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم نَحْوَهُ وَلَيْسَ بِتَمَامِهِ قَالَ ذَهَبُوا يَسُبُّونَهُ فَنَهَاهُمْ قَالَ ذَهَبُوا يَسْتَغْفِرُونَ لَهُ فَنَهَاهُمْ قَالَ
" هُوَ رَجُلٌ أَصَابَ ذَنْبًا حَسِيبُهُ اللَّهُ " .
Abu Nadrah berkata: Seorang pria datang kepada Nabi (ﷺ). Kemudian beliau menyebutkan sebuah hadits serupa, tetapi tidak sepenuhnya. Versi ini berbunyi: Orang-orang mulai menjelek-jelekkan dia, tetapi beliau (Nabi) melarang mereka. Kemudian mereka mulai meminta ampunan kepadanya, tetapi beliau melarang mereka dengan berkata, "Dia adalah orang yang telah berbuat dosa. Allah akan mempertanggungjawabkannya sendiri."
Diriwayatkan oleh
Abu Nadrah
Sumber
Sunan Abu Dawud # 40/4432
Tingkat
Daif
Kategori
Bab 40: Hudud