وَحَدَّثَنِي مَالِكٌ، عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَجُلاً، مِنْ أَسْلَمَ قَالَ مَا نِمْتُ هَذِهِ اللَّيْلَةَ . فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " مِنْ أَىِّ شَىْءٍ " . فَقَالَ لَدَغَتْنِي عَقْرَبٌ . فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " أَمَا إِنَّكَ لَوْ قُلْتَ حِينَ أَمْسَيْتَ أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ . لَمْ تَضُرَّكَ " .
Yahya menceritakan kepadaku dari Malik dari Suhail bin Abi Shalih dari ayahnya dari Abu Hurairah bahwa seorang lelaki dari suku Aslam berkata, "Aku tidak tidur semalam." Rasulullah s.a.w. berkata kepadanya, "Untuk apa?" Dia berkata, "Seekor kala jengking menggigit saya." Rasulullah s.a.w bersabda, "Seandainya kamu berkata pada waktu petang, 'Aku berlindung dengan kalimah Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk-Nya,' nescaya hal itu tidak terjadi." Audhu bi kalimati'llahi't-tammati min sharri