وَعَن وَائِلِ بْنِ حَجَرٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ثُمَّ جَلَسَ فَافْتَرَشَ رِجْلَهُ الْيُسْرَى وَوَضَعَ يَدَهُ الْيُسْرَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُسْرَى وَحَدَّ مِرْفَقَهُ الْيُمْنَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُمْنَى وَقَبَضَ ثِنْتَيْنِ وَحَلَّقَ حَلْقَةً ثُمَّ رَفَعَ أُصْبُعَهُ فَرَأَيْتُهُ يُحَرِّكُهَا يَدْعُو بهَا. رَوَاهُ أَبُو دَاوُد والدارمي
Wa'il b. Hujr bersabda tentang Rasulullah, “Kemudian dia duduk, merentangkan kaki kirinya, meletakkan tangan kirinya di paha kirinya, meletakkan ujung siku kanannya di paha kanannya, menyatukan dua jari, 1 membentuk cincin, 2 lalu mengangkat jarinya, 3 dan aku melihatnya menggerakkannya sambil berdoa.” 1. yaitu jari kelingking dan jari manis. 2. yaitu dengan ibu jari dan jari tengah. 3. yaitu jari telunjuk. Abu Dawud dan Darimi menyampaikannya.
'Umar (R.A.) Ibn 'Abdul 'Aziz (R.A.) Tamim Ad-Dari (R.A.) — Mishkat al-Masabih #334 (Sahih)