Shahih Muslim — Hadis #11307
Hadis #11307
وَحَدَّثَنِي حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى، أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنِي يُونُسُ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، أَخْبَرَنِي سَهْلُ بْنُ سَعْدٍ الأَنْصَارِيُّ، أَنَّ عُوَيْمِرًا الأَنْصَارِيَّ، مِنْ بَنِي الْعَجْلاَنِ أَتَى عَاصِمَ بْنَ عَدِيٍّ . وَسَاقَ الْحَدِيثَ بِمِثْلِ حَدِيثِ مَالِكٍ وَأَدْرَجَ فِي الْحَدِيثِ قَوْلَهُ وَكَانَ فِرَاقُهُ إِيَّاهَا بَعْدُ سُنَّةً فِي الْمُتَلاَعِنَيْنِ . وَزَادَ فِيهِ قَالَ سَهْلٌ فَكَانَتْ حَامِلاً فَكَانَ ابْنُهَا يُدْعَى إِلَى أُمِّهِ . ثُمَّ جَرَتِ السُّنَّةُ أَنَّهُ يَرِثُهَا وَتَرِثُ مِنْهُ مَا فَرَضَ اللَّهُ لَهَا .
Sahl bin Sa'd meriwayatkan... 'Uwaimir al-Ansari (semoga Allah meridainya) dari Bani'l-'Ajlan datang kepada 'Asim bin 'Adi (semoga Allah meridainya), bagian hadits selanjutnya sama dan juga tercatat di dalamnya: "Dan kemudian pemisahan itu menjadi kebiasaan al-Mutala'inain." Dan tambahan ini juga dibuat: "Dia sedang hamil dan anaknya dinikahkan kepadanya, dan menjadi kebiasaan bahwa (anak laki-laki) tersebut akan mewarisinya dan dia akan mewarisinya dalam bagian yang telah ditetapkan Allah untuknya."
Sumber
Shahih Muslim # 19/3744
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 19: Perceraian