Shahih Muslim — Hadis #14923

Hadis #14923
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ، - يَعْنِي ابْنَ حَسَنِ بْنِ يَسَارٍ - حَدَّثَنَا ابْنُ، عَوْنٍ عَنْ نَافِعٍ، قَالَ كَانَ نَافِعٌ يَقُولُ ابْنُ صَيَّادٍ ‏.‏ قَالَ قَالَ ابْنُ عُمَرَ لَقِيتُهُ مَرَّتَيْنِ - قَالَ - فَلَقِيتُهُ فَقُلْتُ لِبَعْضِهِمْ هَلْ تَحَدَّثُونَ أَنَّهُ هُوَ قَالَ لاَ وَاللَّهِ - قَالَ - قُلْتُ كَذَبْتَنِي وَاللَّهِ لَقَدْ أَخْبَرَنِي بَعْضُكُمْ أَنَّهُ لَنْ يَمُوتَ حَتَّى يَكُونَ أَكْثَرَكُمْ مَالاً وَوَلَدًا فَكَذَلِكَ هُوَ زَعَمُوا الْيَوْمَ - قَالَ - فَتَحَدَّثْنَا ثُمَّ فَارَقْتُهُ - قَالَ - فَلَقِيتُهُ لَقْيَةً أُخْرَى وَقَدْ نَفَرَتْ عَيْنُهُ - قَالَ - فَقُلْتُ مَتَى فَعَلَتْ عَيْنُكَ مَا أَرَى قَالَ لاَ أَدْرِي - قَالَ - قُلْتُ لاَ تَدْرِي وَهِيَ فِي رَأْسِكَ قَالَ إِنْ شَاءَ اللَّهُ خَلَقَهَا فِي عَصَاكَ هَذِهِ ‏.‏ قَالَ فَنَخَرَ كَأَشَدِّ نَخِيرِ حِمَارٍ سَمِعْتُ - قَالَ - فَزَعَمَ بَعْضُ أَصْحَابِي أَنِّي ضَرَبْتُهُ بِعَصًا كَانَتْ مَعِيَ حَتَّى تَكَسَّرَتْ وَأَمَّا أَنَا فَوَاللَّهِ مَا شَعَرْتُ - قَالَ - وَجَاءَ حَتَّى دَخَلَ عَلَى أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ فَحَدَّثَهَا فَقَالَتْ مَا تُرِيدُ إِلَيْهِ أَلَمْ تَعْلَمْ أَنَّهُ قَدْ قَالَ ‏ "‏ إِنَّ أَوَّلَ مَا يَبْعَثُهُ عَلَى النَّاسِ غَضَبٌ يَغْضَبُهُ ‏"‏ ‏.‏
Nafi' meriwayatkan bahwa Ibnu Umar berkata: Aku bertemu Ibnu Sayyah dua kali dan berkata kepada sebagian dari mereka (teman-temannya): Kalian mengatakan bahwa itu adalah dia (Dajjal). Dia berkata: Demi Allah, itu tidak benar. Aku berkata: Kalian tidak mengatakan yang sebenarnya kepadaku; demi Allah sebagian dari kalian memberitahuku bahwa dia tidak akan mati sampai dia memiliki keturunan terbanyak dan kekayaan yang sangat besar dan dialah yang diyakini demikian. Kemudian Ibnu Sayyah berbicara kepada kami. Kemudian aku pergi dan bertemu dengannya lagi untuk kedua kalinya dan matanya bengkak. Aku bertanya: Apa yang terjadi pada matamu? Dia berkata: Aku tidak tahu. Aku berkata: Ini ada di kepalamu dan kau tidak mengetahuinya? Dia berkata: Jika Allah menghendaki, Dia dapat menciptakannya (mata) di tongkatmu. Kemudian dia mengeluarkan suara seperti ringkikan keledai. Beberapa temanku mengira bahwa aku telah memukulnya dengan tongkat karena dia bersamaku sehingga tongkat itu patah berkeping-keping, tetapi, demi Allah, aku tidak menyadarinya. Kemudian ia datang kepada Ummul Mukminin (Hafsa) dan menceritakannya kepadanya, lalu Hafsa berkata: "Apa urusanmu dengannya? Tidakkah kamu tahu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda bahwa hal pertama (yang menyebabkan dia keluar di hadapan umum) adalah kemarahannya?"
Sumber
Shahih Muslim # 54/7360
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 54: Fitnah dan Tanda Kiamat
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya
Topik: #Mother #Death

Hadis Terkait