Sunan Ibnu Majah — Hadis #33131
Hadis #33131
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ، وَعَمْرُو بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، قَالاَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ، أَنَّهُ سُئِلَ كَيْفَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ـ صلى الله عليه وسلم ـ يَسِيرُ حِينَ دَفَعَ مِنْ عَرَفَةَ قَالَ كَانَ يَسِيرُ الْعَنَقَ فَإِذَا وَجَدَ فَجْوَةً نَصَّ . قَالَ وَكِيعٌ وَالنَّصُّ يَعْنِي فَوْقَ الْعَنَقِ .
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad] dan [Amru bin Abdullah], keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Waki']; telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Urwah] dari [Bapaknya] dari [Usamah bin Zaid], bahwa ia pernah ditanya: 'Bagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berjalan ketika berangkat dari Arafah? ' Usamah menjawab; 'Beliau berjalan dengan kecepatan sedang. Dan jika beliau menemukan kekosongan (di jalan), maka beliau akan mempercepat jalannya.' Waki' berkata; 'Yang dimaksud adalah kecepatan yang melebihi kecepatan biasa (rata-rata)
Diriwayatkan oleh
Usamah bin Zaid (RA)
Sumber
Sunan Ibnu Majah # 25/3017
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 25: Manasik Haji
Topik:
#Mother