Shahih Al-Bukhari — Hadis #4220
Hadis #4220
حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ، حَدَّثَنَا عَبَّادٌ، عَنِ الشَّيْبَانِيِّ، قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ أَبِي أَوْفَى ـ رضى الله عنهما ـ أَصَابَتْنَا مَجَاعَةٌ يَوْمَ خَيْبَرَ، فَإِنَّ الْقُدُورَ لَتَغْلِي ـ قَالَ وَبَعْضُهَا نَضِجَتْ ـ فَجَاءَ مُنَادِي النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم لاَ تَأْكُلُوا مِنْ لُحُومِ الْحُمُرِ شَيْئًا وَأَهْرِيقُوهَا. قَالَ ابْنُ أَبِي أَوْفَى فَتَحَدَّثْنَا أَنَّهُ إِنَّمَا نَهَى عَنْهَا لأَنَّهَا لَمْ تُخَمَّسْ. وَقَالَ بَعْضُهُمْ نَهَى عَنْهَا الْبَتَّةَ، لأَنَّهَا كَانَتْ تَأْكُلُ الْعَذِرَةَ.
Kami dilanda kelaparan hebat pada hari Khaibar. Ketika panci-panci masak mendidih dan sebagian makanan sudah matang, penyeru Nabi ﷺ datang untuk mengatakan, "Jangan makan daging keledai dan jangan sampai panci-panci masak berantakan." Kami kemudian berpikir bahwa Nabi ﷺ telah melarang makanan tersebut karena Khumus belum dikeluarkan darinya. Sebagian yang lain berkata, "Beliau melarang daging keledai dari sudut pandang prinsip, karena keledai biasa memakan hal-hal yang kotor."
Diriwayatkan oleh
Ibnu Abi Aufa (RA)
Sumber
Shahih Al-Bukhari # 64/4220
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 64: Ekspedisi Militer
Topik:
#Mother