Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah — Hadis #47997

Hadis #47997
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى، عَنْ سَعْدِ بْنِ هِشَامٍ، عَنْ عَائِشَةَ‏:‏ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ إِذَا لَمْ يُصَلِّ بِاللَّيْلِ، مَنَعَهُ مِنْ ذَلِكَ النَّوْمُ، أَوْ غَلَبَتْهُ عَيْنَاهُ، صَلَّى مِنَ النَّهَارِ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً‏.‏
Qutayba bin Saeed menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu Awanah menceritakan kepada kami, atas wewenang Qatada, atas wewenang Zurara bin Awfa, atas wewenang Saad bin Hisyam, atas wewenang Aisyah: Jika Nabi, semoga Allah SWT dan shalawat besertanya, tidak shalat di malam hari, karena tidur menghalanginya untuk melakukannya, atau matanya menjadi kewalahan, maka dia akan shalat selama dua hari di siang hari. Sepuluh rakaat...
Diriwayatkan oleh
Aisyah (RA)
Sumber
Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah # 40/266
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 40: Bab 40
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya
Topik: #Prayer #Mother

Hadis Terkait