Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah — Hadis #48036

Hadis #48036
حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ إِسْحَاقَ الْهَمْدَانِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ‏:‏ كَانَ عَاشُورَاءُ يَوْمًا تَصُومُهُ قُرَيْشٌ فِي الْجَاهِلِيَّةِ، وَكَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَصُومُهُ، فَلَمَّا قَدِمَ الْمَدِينَةَ صَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ، فَلَمَّا افْتُرِضَ رَمَضَانُ كَانَ رَمَضَانُ هُوَ الْفَرِيضَةُ وَتُرِكَ عَاشُورَاءُ، فَمَنْ شَاءَ صَامَهُ وَمَنْ شَاءَ تَرَكَهُ‏.‏
Harun bin Ishaq Al-Hamdani menceritakan kepada kami, dia berkata: Abdah bin Sulaiman menceritakan kepada kami, atas wewenang Hisyam bin Urwa, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Aisyah, Dia berkata: Asyura adalah hari di mana kaum Quraisy berpuasa pada zaman pra-Islam, dan Rasulullah SAW biasa berpuasa pada hari itu, jadi ketika dia datang ke Madinah, dia berpuasa pada hari itu. Dia memerintahkan puasanya, maka ketika Ramadhan tiba, Ramadhan adalah shalat wajibnya, dan dia meninggalkan Asyura, maka siapa pun yang ingin berpuasa, dan siapa pun yang ingin meninggalkannya.
Diriwayatkan oleh
Aisyah (RA)
Sumber
Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah # 43/308
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 43: Bab 43
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait