4 Hadis
01
Jal Zaif Hadith Series # 0/4
Narator (RA)
\" أهل الشام سوط الله في أرضه ينتقم بهم ممن يشاء من عباده، وحرام على منافقيهم أن يظهروا على مؤمنيهم، ولا يموتوا إلا غما وهما \".
\"Masyarakat Syam, cambuk Allah di negeri-Nya, Dia balas dendam kepada mereka kepada siapa saja yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya, dan diharamkan bagi orang-orang munafik mereka untuk menguasai orang-orang yang beriman, dan mereka tidak mati kecuali dalam kesedihan dan kekhawatiran.\"
02
Jal Zaif Hadith Series # 0/5
Narator (RA)
(الحديث فى المسجد يأكل الحسنات كما تأكل البهائم الحشيش) .\nلا أصل له.
(Hadits di masjid memakan amal shaleh sebagaimana hewan memakan rumput.) Tidak ada dasarnya.
03
Jal Zaif Hadith Series # 0/6
Narator (RA)
بيني وبين أمتي الخير إلى يوم القيامة.\n\nالحديث لا أصل له\n\nقال الصحابي في كتاب “المقاصد”:\nقال شيخنا ابن حضر العسقلاني: لا أعرف الحديث.\n\nابن حضر الهيتمي الفقيه “الفتوال”. "الحديث" (134) قال: لم يذكر هذا اللفظ.\nأنا (الألباني) أقول: ولهذا ذكره السيوطي في "زيل الأحاديث الموضوعة" (رقم 1220).\nوالحديث الصحيح يخلصنا من هذا الحديث. سلام) قال: لا تزال طائفة من أمتي قائمين على الحق.\n\nالحديث رواه البخاري وغيره من المحدثين منهم مسلم.
Ada kebaikan antara aku dan umatku hingga hari kiamat.\n\nHadits tersebut tidak ada dasarnya\n\nSahabat mengatakan dalam kitab “Al-Maqasid”:\nSyekh kami Ibnu Hadhr al-Asqalani berkata: Saya tidak mengetahui hadits tersebut.\n\nIbn Hadhr al-Haytami, ahli hukum “Al-Fatwal.” “Hadits” (134) mengatakan: Kata ini tidak disebutkan.\nSaya (Al-Albani) mengatakan: Inilah sebabnya Al-Suyuti menyebutkannya dalam “Zayl Al-Hadith Al-Mawdoo’ah” (No. 1220).\nHadits shahih menyelamatkan kita dari hadits ini. Perdamaian) Dia berkata: Sekelompok bangsaku masih berdiri di hadapanku Kebenarannya.\n\nHadis tersebut diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan ulama hadis lainnya, termasuk Muslim.
04
Jal Zaif Hadith Series # 0/16
Narator (RA)
\" أهل الشام سوط الله في أرضه ينتقم بهم ممن يشاء من عباده، وحرام على منافقيهم أن يظهروا على مؤمنيهم، ولا يموتوا إلا غما وهما \".
\"Masyarakat Syam, cambuk Allah di negeri-Nya, Dia balas dendam kepada mereka kepada siapa saja yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya, dan diharamkan bagi orang-orang munafik mereka untuk menguasai orang-orang yang beriman, dan mereka tidak mati kecuali dalam kesedihan dan kekhawatiran.\"