Sunan Abu Dawud — Hadis #17392
Hadis #17392
حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ خَالِدٍ، حَدَّثَنَا أَبِي، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ رَاشِدٍ، بِإِسْنَادِهِ وَمَعْنَاهُ زَادَ وَهُوَ وَلَدُ زِنًا لأَهْلِ أُمِّهِ مَنْ كَانُوا حُرَّةً أَوْ أَمَةً وَذَلِكَ فِيمَا اسْتُلْحِقَ فِي أَوَّلِ الإِسْلاَمِ فَمَا اقْتُسِمَ مِنْ مَالٍ قَبْلَ الإِسْلاَمِ فَقَدْ مَضَى .
Tradisi yang disebutkan di atas juga diriwayatkan oleh Muhammad bin Rashid melalui rantai perawi yang berbeda dengan maksud yang sama. Versi ini menambahkan, “Dia adalah anak hasil perzinahan bagi kaum ibunya, baik ibunya merdeka maupun budak.” Penetapan anak kepada orang tuanya ini dipraktikkan pada awal Islam. Harta yang dibagi sebelum Islam tidak akan diperhitungkan.
Sumber
Sunan Abu Dawud # 13/2266
Tingkat
Hasan
Kategori
Bab 13: Talak
Topik:
#Mother