40 Hadith Qudsi — Hadis #66083

Hadis #66083
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ. فَإِنْ صَلُحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ، وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ، فَإِنْ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ، قَالَ الرَّبُّ عَزَّ وَجَلَّ: انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ فَيُكَمَّلَ بِهَا مَا انْتَقَصَ مِنْ الْفَرِيضَةِ، ثُمَّ يَكُونُ سَائِرُ عَمَلِهِ عَلَى ذَلِكَ . رواه الترمذي(1) وكذلك أبو داود والنسائي وابن ماجه وأحمد
Pada ayahku Hurairah, semoga Allah meridhainya, berkata: Rasulullah, semoga Allah merahmatinya, berkata: Sesungguhnya, pertama - tama, seorang hamba tidak diperhitungkan pada hari kiamat atas pekerjaan dan doanya. Jika berhasil, itu berhasil, dan jika gagal, itu mengecewakan dan kalah, jadi jika itu merendahkan dari kewajibannya, Tuhan berkata, Tuhan Yang Mahakuasa: Lihat, apakah hamba - Ku sukarela, sehingga ia memenuhi dengan itu apa yang telah diringkas dari kewajiban wajib, dan kemudian ia mengikuti pekerjaannya sesuai? Diriwayatkan oleh Al - Tirmidzi(1) serta Abu Dawood, Al - Nasa'i, Ibnu Majah dan Ahmad
Sumber
40 Hadith Qudsi # 1/9
Tingkat
[]
Kategori
Bab 1: Bab 1: Chapter 1: Forty Hadith Qudsi
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya
Topik: #Prayer #Mother

Hadis Terkait