Shahih Muslim — Hadis #10106
Hadis #10106
وَحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا مُعْتَمِرُ بْنُ سُلَيْمَانَ، ح وَحَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ، إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا جَرِيرٌ، وَالْمُعْتَمِرُ بْنُ سُلَيْمَانَ، كِلاَهُمَا عَنْ سُلَيْمَانَ التَّيْمِيِّ، بِهَذَا الإِسْنَادِ . وَانْتَهَى حَدِيثُ الْمُعْتَمِرِ عِنْدَ قَوْلِهِ " يُنَبِّهُ نَائِمَكُمْ وَيَرْجِعُ قَائِمَكُمْ " . وَقَالَ إِسْحَاقُ قَالَ جَرِيرٌ فِي حَدِيثِهِ " وَلَيْسَ أَنْ يَقُولَ هَكَذَا وَلَكِنْ يَقُولُ هَكَذَا " . يَعْنِي الْفَجْرَ هُوَ الْمُعْتَرِضُ وَلَيْسَ بِالْمُسْتَطِيلِ .
Hadits ini diriwayatkan dari Sulaiman Taimi dengan sanad yang sama dan, pada bagian akhirnya, dikatakan bahwa azan pertama dimaksudkan untuk membangunkan orang-orang yang sedang tidur di antara mereka dan agar mereka yang sedang shalat (menghadap ke makanan pada awal puasa) menoleh. Jarir (salah satu perawi) berkata bahwa Rasulullah ﷺ tidak mengatakan seperti ini tetapi beliau mengatakan seperti itu (fajar sejati) bahwa garis-garis (fajar sejati) itu horizontal dan bukan vertikal.
Sumber
Shahih Muslim # 13/2543
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 13: Zakat