Sunan Abu Dawud — Hadis #15859
Hadis #15859
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْحُسَيْنِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ، حَدَّثَنَا أَبُو بَدْرٍ، حَدَّثَنِي زُهَيْرٌ أَبُو خَيْثَمَةَ، حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ الْحُرِّ، حَدَّثَنِي عِيسَى بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَالِكٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عَطَاءٍ، أَحَدِ بَنِي مَالِكٍ عَنْ عَبَّاسٍ، - أَوْ عَيَّاشِ - بْنِ سَهْلٍ السَّاعِدِيِّ أَنَّهُ كَانَ فِي مَجْلِسٍ فِيهِ أَبُوهُ وَكَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَفِي الْمَجْلِسِ أَبُو هُرَيْرَةَ وَأَبُو حُمَيْدٍ السَّاعِدِيُّ وَأَبُو أُسَيْدٍ بِهَذَا الْخَبَرِ يَزِيدُ أَوْ يَنْقُصُ قَالَ فِيهِ ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ - يَعْنِي مِنَ الرُّكُوعِ - فَقَالَ " سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ اللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ " . وَرَفَعَ يَدَيْهِ ثُمَّ قَالَ " اللَّهُ أَكْبَرُ " . فَسَجَدَ فَانْتَصَبَ عَلَى كَفَّيْهِ وَرُكْبَتَيْهِ وَصُدُورِ قَدَمَيْهِ وَهُوَ سَاجِدٌ ثُمَّ كَبَّرَ فَجَلَسَ فَتَوَرَّكَ وَنَصَبَ قَدَمَهُ الأُخْرَى ثُمَّ كَبَّرَ فَسَجَدَ ثُمَّ كَبَّرَ فَقَامَ وَلَمْ يَتَوَرَّكْ ثُمَّ سَاقَ الْحَدِيثَ قَالَ ثُمَّ جَلَسَ بَعْدَ الرَّكْعَتَيْنِ حَتَّى إِذَا هُوَ أَرَادَ أَنْ يَنْهَضَ لِلْقِيَامِ قَامَ بِتَكْبِيرَةٍ ثُمَّ رَكَعَ الرَّكْعَتَيْنِ الأُخْرَيَيْنِ وَلَمْ يَذْكُرِ التَّوَرُّكَ فِي التَّشَهُّدِ .
Abbas atau ‘Ayyash b. Sahl as-Sa’idi berkata bahwa ia hadir dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh ayahnya yang merupakan salah satu sahabat Nabi ﷺ, Abu Hurairah, Abu Humaid al-Sa’idi dan Abu Usaid. Ia meriwayatkan hadis yang sama dengan sedikit tambahan atau pengurangan. Ia berkata: Kemudian ia mengangkat kepalanya setelah rukuk dan mengucapkan: “Allah mendengar orang yang memuji-Nya, kepada-Mu, Tuhan kami, segala puji,” dan mengangkat kedua tangannya. Kemudian ia mengucapkan: “Allah Maha Besar”; lalu ia sujud dan bertumpu pada telapak tangan, lutut, dan ujung jari kakinya saat sujud: kemudian ia mengucapkan Takbir (Allah Maha Besar), dan duduk di atas pinggulnya dan mengangkat kaki yang lain; kemudian ia mengucapkan takbir dan sujud; kemudian ia mengucapkan takbir dan berdiri, tetapi tidak duduk di atas pinggulnya. Ia (perawi) kemudian meriwayatkan sisa hadis tersebut. Ia melanjutkan: Kemudian ia duduk setelah dua rakaat; ketika hendak berdiri setelah dua rakaat, ia mengucapkan takbir; lalu ia mengerjakan dua rakaat terakhir shalat. Perawi tidak menyebutkan tentang posisinya duduk jongkok dengan kaki terentang.
Sumber
Sunan Abu Dawud # 2/733
Tingkat
Daif
Kategori
Bab 2: Shalat