Sunan An-Nasa'i — Hadis #23910
Hadis #23910
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ، وَالْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ، قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ، - وَاللَّفْظُ لِمُحَمَّدٍ - قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ الْقَاسِمِ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ عَبْدِ رَبِّهِ بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، قَالَ سُئِلَ ابْنُ عَبَّاسٍ وَأَبُو هُرَيْرَةَ عَنِ الْمُتَوَفَّى، عَنْهَا زَوْجُهَا وَهِيَ حَامِلٌ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ آخِرُ الأَجَلَيْنِ . وَقَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ إِذَا وَلَدَتْ فَقَدْ حَلَّتْ . فَدَخَلَ أَبُو سَلَمَةَ إِلَى أُمِّ سَلَمَةَ فَسَأَلَهَا عَنْ ذَلِكَ، فَقَالَتْ وَلَدَتْ سُبَيْعَةُ الأَسْلَمِيَّةُ بَعْدَ وَفَاةِ زَوْجِهَا بِنِصْفِ شَهْرٍ فَخَطَبَهَا رَجُلاَنِ أَحَدُهُمَا شَابٌّ وَالآخَرُ كَهْلٌ فَحَطَّتْ إِلَى الشَّابِّ فَقَالَ الْكَهْلُ لَمْ تَحْلِلْ . وَكَانَ أَهْلُهَا غُيَّبًا فَرَجَا إِذَا جَاءَ أَهْلُهَا أَنْ يُؤْثِرُوهُ بِهَا فَجَاءَتْ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ
" قَدْ حَلَلْتِ فَانْكِحِي مَنْ شِئْتِ " .
Diriwayatkan dari Abu Salamah berkata: “Ibnu Abbas dan Abu Hurairah ditanya tentang wanita yang suaminya meninggal ketika dia hamil. Ibnu Abbas berkata: ‘(Dia harus menunggu) lebih lama dari dua periode.’ Abu Hurairah berkata: 'Ketika dia melahirkan, maka diperbolehkan baginya untuk menikah.' Abu Salamah menemui Ummu Salamah dan bertanya kepadanya tentang hal itu, dan dia berkata: 'Subai'ah Al-Aslamiyyah melahirkan setengah bulan setelah suaminya meninggal, dan dua orang laki-laki melamarnya. Yang satu masih muda dan yang satu sudah tua, dan dia cenderung ke arah yang muda. Maka orang tua itu berkata: Tidak boleh bagimu menikah. Keluarganya tidak ada di sana, dan dia berharap jika dia pergi ke keluarganya, mereka akan menikahkannya dengannya. Dia menemui Rasulullah dan beliau bersabda: Kamu boleh menikah, maka nikahilah siapa saja yang kamu kehendaki
Diriwayatkan oleh
Abu Salamah (RA)
Sumber
Sunan An-Nasa'i # 27/3510
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 27: Talak