Pergaulan Baik dengan Wanita
Kembali ke Bab
68 Hadis
01
Sunan An-Nasa'i # 36/3898
It was narrated that Rafi' bin Khadij said
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ، قَالَ حَدَّثَنَا حُجَيْنُ بْنُ الْمُثَنَّى، قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ حَنْظَلَةَ بْنِ قَيْسٍ، عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ، قَالَ حَدَّثَنِي عَمِّي، أَنَّهُمْ كَانُوا يُكْرُونَ الأَرْضَ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بِمَا يَنْبُتُ عَلَى الأَرْبِعَاءِ وَشَىْءٍ مِنَ الزَّرْعِ يَسْتَثْنِي صَاحِبُ الأَرْضِ فَنَهَانَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنْ ذَلِكَ‏.‏‏ فَقُلْتُ لِرَافِعٍ فَكَيْفَ كِرَاؤُهَا بِالدِّينَارِ وَالدِّرْهَمِ فَقَالَ رَافِعٌ لَيْسَ بِهَا بَأْسٌ بِالدِّينَارِ وَالدِّرْهَمِ‏.‏‏ خَالَفَهُ الأَوْزَاعِيُّ‏.‏‏
Muhammad bin Abdullah bin Al-Mubarak memberitahu kami, katanya, Hujain bin Al-Muthanna memberitahu kami, katanya, Al-Layth memberi tahu kami, atas wewenang Rabi'ah bin Abi Abd. Ar-Rahman, dari Hanzala bin Qais, dari Rafi’ bin Khadij, dia berkata: Pamanku menceritakan kepadaku bahwa mereka dulu menduduki tanah itu pada masa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dan saw, termasuk apa yang tumbuh pada hari Rabu, dan beberapa tanaman yang tidak termasuk dalam pemilik tanah. Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, melarang kita melakukan hal itu. Lalu aku berkata pada Rafi’, lalu bagaimana caranya? Dia menyewakannya dengan harga dinar dan dirham, dan Rafi' mengatakan tidak ada masalah dengan dinar dan dirham. Al-Awza'i tidak setuju dengannya.
02
Sunan An-Nasa'i # 36/3899
It was narrated that Hanzalah bin Qais Al-Ansari said
أَخْبَرَنِي الْمُغِيرَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، قَالَ حَدَّثَنَا عِيسَى، - هُوَ ابْنُ يُونُسَ - قَالَ حَدَّثَنَا الأَوْزَاعِيُّ، عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ حَنْظَلَةَ بْنِ قَيْسٍ الأَنْصَارِيِّ، قَالَ سَأَلْتُ رَافِعَ بْنَ خَدِيجٍ عَنْ كِرَاءِ الأَرْضِ، بِالدِّينَارِ وَالْوَرِقِ فَقَالَ لاَ بَأْسَ بِذَلِكَ إِنَّمَا كَانَ النَّاسُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُؤَاجِرُونَ عَلَى الْمَاذِيَانَاتِ وَأَقْبَالِ الْجَدَاوِلِ فَيَسْلَمُ هَذَا وَيَهْلِكُ هَذَا وَيَسْلَمُ هَذَا وَيَهْلِكُ هَذَا فَلَمْ يَكُنْ لِلنَّاسِ كِرَاءٌ إِلاَّ هَذَا فَلِذَلِكَ زُجِرَ عَنْهُ فَأَمَّا شَىْءٌ مَعْلُومٌ مَضْمُونٌ فَلاَ بَأْسَ بِهِ‏.‏‏ وَافَقَهُ مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَلَى إِسْنَادِهِ وَخَالَفَهُ فِي لَفْظِهِ‏.‏‏
Al-Mughirah ibn Abd al-Rahman memberitahuku, dia berkata, Issa memberitahu kami - dia adalah Ibnu Yunus - dia berkata, al-Awza'i memberitahu kami, atas wewenang Rabi'ah ibn Abi Abd. Ar-Rahman dari Hanzala bin Qais Al-Ansari berkata: Saya bertanya kepada Rafi’ bin Khadij tentang sewa tanah, untuk dinar dan uang kertas, dan dia menjawab: Tidak ada masalah dengan itu. Pada masa Rasulullah SAW, orang-orang biasa menyewa meja dan di pinggir sungai untuk disewakan, yang satu akan aman, yang lain akan hancur dan aman. Yang ini dan yang itu akan binasa, dan manusia tidak mendapat sewa kecuali yang ini, dan oleh karena itu ia dilarang. Adapun sesuatu yang diketahui dan dijamin, tidak ada masalah. Malik ibn Anas setuju dengannya mengenai rantai penularannya tetapi tidak setuju dengan kata-katanya.
03
Sunan An-Nasa'i # 36/3900
It was narrated that Hanzalah bin Qais said
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ، قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى، قَالَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ، عَنْ رَبِيعَةَ، عَنْ حَنْظَلَةَ بْنِ قَيْسٍ، قَالَ سَأَلْتُ رَافِعَ بْنَ خَدِيجٍ عَنْ كِرَاءِ الأَرْضِ، فَقَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنْ كِرَاءِ الأَرْضِ‏.‏‏ قُلْتُ بِالذَّهَبِ وَالْوَرِقِ قَالَ لاَ إِنَّمَا نَهَى عَنْهَا بِمَا يَخْرُجُ مِنْهَا فَأَمَّا الذَّهَبُ وَالْفِضَّةُ فَلاَ بَأْسَ‏.‏‏ رَوَاهُ سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ رضى الله عنه عَنْ رَبِيعَةَ وَلَمْ يَرْفَعْهُ‏.‏‏
Amr bin Ali memberitahu kami, katanya, Yahya memberi tahu kami, katanya, Malik memberi tahu kami, atas wewenang Rabi'ah, atas wewenang Hanzalah bin Qais, katanya, saya bertanya kepada Rafi' bin Khadij. Mengenai sewa tanah, beliau berkata, "Rasulullah, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, melarang menyewa tanah. Saya berkata, 'Dengan emas dan kertas.' Dia berkata, 'Tidak. Dia hanya melarangnya untuk apa saja.' Dia keluar dari sana, tapi untuk emas dan perak, tidak ada masalah. Diriwayatkan oleh Sufyan al-Thawri radhiyallahu 'anhu dengan otoritas Rabi'ah, namun dia tidak meriwayatkan dari rantai transmisi.
04
Sunan An-Nasa'i # 36/3901
It was narrated that Hanzalah bin Qais said
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ، عَنْ وَكِيعٍ، قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ حَنْظَلَةَ بْنِ قَيْسٍ، قَالَ سَأَلْتُ رَافِعَ بْنَ خَدِيجٍ عَنْ كِرَاءِ الأَرْضِ الْبَيْضَاءِ، بِالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ فَقَالَ حَلاَلٌ لاَ بَأْسَ بِهِ ذَلِكَ فَرْضُ الأَرْضِ‏.‏‏ رَوَاهُ يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ حَنْظَلَةَ بْنِ قَيْسٍ وَرَفَعَهُ كَمَا رَوَاهُ مَالِكٌ عَنْ رَبِيعَةَ‏.‏‏
Muhammad bin Abdullah bin Al-Mubarak menceritakan kepada kami, atas wewenang Waki’, Sufyan berkata, atas wewenang Rabi’ah bin Abi Abdul Rahman, atas wewenang Hanzalah Ibnu Qays berkata: Saya bertanya kepada Rafi’ Ibnu Khadij tentang menyewakan tanah putih untuk emas dan perak, dan dia berkata: Boleh dan tidak ada masalah dengannya. Itu adalah sebuah kewajiban. Bumi. Diriwayatkan oleh Yahya bin Saeed atas otoritas Hanzalah bin Qais, dan dia meriwayatkannya sebagai rantai transmisi sebagaimana Malik meriwayatkannya atas otoritas Rabi'ah.
05
Sunan An-Nasa'i # 36/3902
It was narrated that Rafi' bin Khadij said
أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ حَبِيبِ بْنِ عَرَبِيٍّ، فِي حَدِيثِهِ عَنْ حَمَّادِ بْنِ زَيْدٍ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ حَنْظَلَةَ بْنِ قَيْسٍ، عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ، قَالَ نَهَانَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنْ كِرَاءِ أَرْضِنَا وَلَمْ يَكُنْ يَوْمَئِذٍ ذَهَبٌ وَلاَ فِضَّةٌ فَكَانَ الرَّجُلُ يُكْرِي أَرْضَهُ بِمَا عَلَى الرَّبِيعِ وَالأَقْبَالِ وَأَشْيَاءَ مَعْلُومَةٍ وَسَاقَهُ‏.‏‏ رَوَاهُ سَالِمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ وَاخْتُلِفَ عَلَى الزُّهْرِيِّ فِيهِ‏.‏‏
Yahya bin Habib bin Arabi menceritakan kepada kita, dalam haditsnya, atas wewenang Hammad bin Zayd, atas wewenang Yahya bin Saeed, atas wewenang Hanzalah bin Qais, atas wewenang Rafi’ Ibnu Khadij, beliau bersabda: Rasulullah SAW melarang kami menyewakan tanah kami, dan tidak ada emas atau perak pada hari itu, maka laki-laki itu biasa menyewakan tanahnya untuk utangnya. Al-Rabi’, Al-Aqbal, dan lain-lain yang diketahui serta asal usulnya. Diriwayatkan oleh Salem bin Abdullah bin Omar atas wewenang Rafi’ bin Khadij, namun terjadi perbedaan pendapat mengenai Al-Zuhri. Di dalamnya...
06
Sunan An-Nasa'i # 36/3903
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَسْمَاءَ، عَنْ جُوَيْرِيَةَ، عَنْ مَالِكٍ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، أَنَّ سَالِمَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ، وَذَكَرَ، نَحْوَهُ‏.‏‏ تَابَعَهُ عُقَيْلُ بْنُ خَالِدٍ‏.‏‏
Muhammad bin Yahya bin Abdullah memberitahukan kami, dengan mengatakan: Abdullah bin Muhammad bin Asma’ menceritakan kepada kami, atas wewenang Juwayriyah, atas wewenang Malik, atas wewenang Al-Zuhri, bahwa Salem bin Abdullah, dan dia menyebutkan, hal serupa. Aqeel bin Khaled mengikutinya.
07
Sunan An-Nasa'i # 36/3904
Salim bin Abdullah (RA)
أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ شُعَيْبِ بْنِ اللَّيْثِ بْنِ سَعْدٍ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي، عَنْ جَدِّي، قَالَ أَخْبَرَنِي عُقَيْلُ بْنُ خَالِدٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، قَالَ أَخْبَرَنِي سَالِمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ، كَانَ يُكْرِي أَرْضَهُ حَتَّى بَلَغَهُ أَنَّ رَافِعَ بْنَ خَدِيجٍ كَانَ يَنْهَى عَنْ كِرَاءِ الأَرْضِ فَلَقِيَهُ عَبْدُ اللَّهِ فَقَالَ يَا ابْنَ خَدِيجٍ مَاذَا تُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِي كِرَاءِ الأَرْضِ فَقَالَ رَافِعٌ لِعَبْدِ اللَّهِ سَمِعْتُ عَمَّىَّ - وَكَانَا قَدْ شَهِدَا بَدْرًا - يُحَدِّثَانِ أَهْلَ الدَّارِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنْ كِرَاءِ الأَرْضِ‏.‏‏ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ فَلَقَدْ كُنْتُ أَعْلَمُ فِي عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَنَّ الأَرْضَ تُكْرَى ثُمَّ خَشِيَ عَبْدُ اللَّهِ أَنْ يَكُونَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَحْدَثَ فِي ذَلِكَ شَيْئًا لَمْ يَكُنْ يَعْلَمُهُ فَتَرَكَ كِرَاءَ الأَرْضِ‏.‏‏ أَرْسَلَهُ شُعَيْبُ بْنُ أَبِي حَمْزَةَ‏.‏‏
Abd al-Malik bin Shuaib bin Al-Layth bin Saad menceritakan kepada kami, katanya, ayahku menceritakan kepada kami, atas wewenang kakekku, katanya, Aqeel bin Khalid menceritakan kepadaku, atas wewenang Ibnu Shihab, katanya, Salem bin Abdullah menceritakan kepadaku bahwa Abdullah bin Umar sedang menggarap tanahnya hingga ia mendengar bahwa Rafi’ bin Khadij melarang. Saat menyewa tanah tersebut, Abdullah menemuinya dan berkata, “Wahai Ibnu Khadij, apa yang kamu ceritakan atas wewenang Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengenai sewa tanah?” Rafi’ berkata kepada Abdullah, “Saya mendengar dua orang buta – dan mereka menyaksikan Badar – mengatakan kepada penghuni rumah bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, telah melarang penyewaan tanah. Abdullah, saya tahu pada masa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bahwa tanah itu telah mengalami terraform. Kemudian Abdullah takut kalau Rasulullah SAW telah memperkenalkan hal itu yang tidak dia ketahui, maka dia menyerahkan sewa tanah tersebut. Shuaib bin Abi Hamzah mengutusnya.
08
Sunan An-Nasa'i # 36/3905
al-Zuhri (RA)
أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ خَالِدِ بْنِ خَلِيٍّ، قَالَ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ شُعَيْبٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، قَالَ بَلَغَنَا أَنَّ رَافِعَ بْنَ خَدِيجٍ، كَانَ يُحَدِّثُ أَنَّ عَمَّيْهِ، وَكَانَا، - يَزْعُمُ - شَهِدَا بَدْرًا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنْ كِرَاءِ الأَرْضِ‏.‏‏ رَوَاهُ عُثْمَانُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعَيْبٍ وَلَمْ يَذْكُرْ عَمَّيْهِ‏.‏‏
Muhammad bin Khalid bin Khalili memberitahuku, katanya, Bishr bin Shuaib menceritakan kepada kami, atas wewenang bapaknya, atas wewenang Al-Zuhri, dia berkata, “Kami telah diberitahu bahwa Rafi’ bin Khadij adalah Diriwayatkan bahwa kedua orang buta itu – katanya – menyaksikan Badar dan bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, melarang penyewaan tanah. Saeed atas wewenang Shuaib, namun dia tidak menyebutkan kebutaannya.
09
Sunan An-Nasa'i # 36/3906
Shu'aib (RA)
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُغِيرَةِ، قَالَ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ سَعِيدٍ، عَنْ شُعَيْبٍ، قَالَ الزُّهْرِيُّ كَانَ ابْنُ الْمُسَيَّبِ يَقُولُ لَيْسَ بِاسْتِكْرَاءِ الأَرْضِ بِالذَّهَبِ وَالْوَرِقِ بَأْسٌ وَكَانَ رَافِعُ بْنُ خَدِيجٍ يُحَدِّثُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنْ ذَلِكَ‏.‏‏ وَافَقَهُ عَلَى إِرْسَالِهِ عَبْدُ الْكَرِيمِ بْنُ الْحَارِثِ‏.‏‏
Ahmad bin Muhammad bin Al-Mughirah menceritakan kepada kami, Utsman bin Saeed menceritakan kepada kami, atas wewenang Shuaib, Al-Zuhri berkata, Ibnu Al-Musayyab biasa berkata: Tidaklah salah menyewa tanah untuk mendapatkan emas dan kertas, dan Rafi’ bin Khadij biasa meriwayatkan bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, melarang hal itu. Abd al-Karim bin al-Harith setuju untuk mengirimnya.
10
Sunan An-Nasa'i # 36/3907
Ibn Shihab (RA)
قَالَ الْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ، عَنِ ابْنِ وَهْبٍ، قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو خُزَيْمَةَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ طَرِيفٍ، عَنْ عَبْدِ الْكَرِيمِ بْنِ الْحَارِثِ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، أَنَّ رَافِعَ بْنَ خَدِيجٍ، قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنْ كِرَاءِ الأَرْضِ‏.‏‏ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ فَسُئِلَ رَافِعٌ بَعْدَ ذَلِكَ كَيْفَ كَانُوا يُكْرُونَ الأَرْضَ قَالَ بِشَىْءٍ مِنَ الطَّعَامِ مُسَمًّى وَيُشْتَرَطُ أَنَّ لَنَا مَا تُنْبِتُ مَاذِيَانَاتُ الأَرْضِ وَأَقْبَالُ الْجَدَاوِلِ‏.‏‏ رَوَاهُ نَافِعٌ عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ وَاخْتُلِفَ عَلَيْهِ فِيهِ‏.‏‏
Al-Harits bin Miskin berkata: Saya membacanya sambil mendengarkan, atas wewenang Ibnu Wahb. Beliau berkata: Abu Khuzaymah Abdullah bin Tarif menceritakan kepadaku, atas wewenang Abdul Al-Karim bin Al-Harits, atas wewenang Ibnu Shihab, bahwa Rafi’ bin Khadij berkata bahwa Rasulullah SAW, melarang menyewakan tanah. Ibnu Shihab berkata: Rafi’ ditanya setelah itu, “Bagaimana mereka membenci tanah ini?” Beliau bersabda, “Dengan suatu jenis makanan tertentu, ditetapkan bahwa kita memiliki apa yang tumbuh di telinga bumi dan telinga bumi.” Tabel. Diriwayatkan oleh Nafi’ dari Rafi’ bin Khadij, namun terdapat perbedaan pendapat mengenai hal tersebut.
11
Sunan An-Nasa'i # 36/3908
Rafi bin Khadij told Abdullah bin Umar that his paternal uncles went to the Messenger of Allah, then they came back and told them that the Messenger of Allah had forbidden leasing arable land. Abdullah said
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بَزِيعٍ، قَالَ حَدَّثَنَا فُضَيْلٌ، قَالَ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ، قَالَ أَخْبَرَنِي نَافِعٌ، أَنَّ رَافِعَ بْنَ خَدِيجٍ، أَخْبَرَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ، أَنَّ عُمُومَتَهُ، جَاءُوا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ثُمَّ رَجَعُوا فَأَخْبَرُوا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنْ كِرَاءِ الْمَزَارِعِ‏.‏‏ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ قَدْ عَلِمْنَا أَنَّهُ كَانَ كُلُّ صَاحِبَ مَزْرَعَةٍ يُكْرِيهَا عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَلَى أَنَّ لَهُ مَا عَلَى الرَّبِيعِ السَّاقِي الَّذِي يَتَفَجَّرُ مِنْهُ الْمَاءُ وَطَائِفَةٌ مِنَ التِّبْنِ لاَ أَدْرِي كَمْ هِيَ‏.‏‏ رَوَاهُ ابْنُ عَوْنٍ عَنْ نَافِعٍ فَقَالَ عَنْ بَعْضِ عُمُومَتِهِ‏.‏‏
Muhammad bin Abdullah bin Bazi’ bercerita kepada kami, katanya, Fudayl menceritakan kepada kami, katanya, Musa bin Uqba menceritakan kepada kami, ia berkata, Nafi’ menceritakan kepadaku, bahwa Rafi’ bin Khadij, menceritakan kepada Abdullah bin Umar, bahwa paman-pamannya datang kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, kemudian mereka kembali dan diberitahu bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, Allah SWT melarang penyewaan lahan pertanian. Abdullah, damai dan berkah Allah besertanya, mengatakan, "Kami tahu bahwa setiap pemilik pertanian dulu menyewakannya pada masa Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Dia memiliki sesuatu di mata air yang airnya memancar keluar, dan setumpuk jerami, saya tidak tahu berapa harganya. Diriwayatkan olehnya Ibnu Aoun atas wewenang Nafi’, dan dia berkata atas wewenang beberapa sepupunya.
12
Sunan An-Nasa'i # 36/3909
Nafi' bin Umar (RA)
أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ، قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ عَوْنٍ، عَنْ نَافِعٍ، كَانَ ابْنُ عُمَرَ يَأْخُذُ كِرَاءَ الأَرْضِ فَبَلَغَهُ عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ، شَىْءٌ فَأَخَذَ بِيَدِي فَمَشَى إِلَى رَافِعٍ وَأَنَا مَعَهُ فَحَدَّثَهُ رَافِعٌ عَنْ بَعْضِ عُمُومَتِهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنْ كِرَاءِ الأَرْضِ‏.‏‏ فَتَرَكَ عَبْدُ اللَّهِ بَعْدُ‏.‏‏
Muhammad bin Ismail bin Ibrahim memberitahuku, katanya, Yazid memberitahu kami, katanya, Ibnu Aoun memberitahu kami, atas wewenang Nafi', Ibnu Umar biasa mengambil Tanah itu disewakan. Sesuatu sampai kepadanya atas wewenang Rafi’ ibn Khadij, lalu dia menggandeng tanganku dan pergi menemui Rafi’ dan aku bersamanya, maka Rafi’ bercerita kepadanya tentang beberapa sepupunya. Itu adalah seorang utusan Tuhan, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, melarang menyewa tanah. Jadi Abdullah pergi setelah itu.
13
Sunan An-Nasa'i # 36/3910
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ، قَالَ حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ الأَزْرَقُ، قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّهُ كَانَ يَأْخُذُ كِرَاءَ الأَرْضِ حَتَّى حَدَّثَهُ رَافِعٌ عَنْ بَعْضِ عُمُومَتِهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنْ كِرَاءِ الأَرْضِ فَتَرَكَهَا بَعْدُ‏.‏‏ رَوَاهُ أَيُّوبُ عَنْ نَافِعٍ عَنْ رَافِعٍ وَلَمْ يَذْكُرْ عُمُومَتَهُ‏.‏‏
Muhammad bin Abdullah bin Al-Mubarak menceritakan kepada kami, dia berkata: Ishaq Al-Azraq menceritakan kepada kami, dia berkata: Ibnu Aoun menceritakan kepada kami, atas wewenang Nafi', atas wewenang Ibnu Umar, Dia biasa menyewa tanah sampai Rafi' memberitahunya atas wewenang salah satu sepupunya bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, melarang menyewakan tanah, maka dia meninggalkannya. Setelah. Ayoub meriwayatkan dari wewenang Nafi’ di atas wewenang Rafi’, namun beliau tidak menyebutkan secara umum.
14
Sunan An-Nasa'i # 36/3911
Nafi' bin Umar (RA)
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بَزِيعٍ، قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ، - وَهُوَ ابْنُ زُرَيْعٍ - قَالَ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ، عَنْ نَافِعٍ، أَنَّ ابْنَ عُمَرَ، كَانَ يُكْرِي مَزَارِعَهُ حَتَّى بَلَغَهُ فِي آخِرِ خِلاَفَةِ مُعَاوِيَةَ أَنَّ رَافِعَ بْنَ خَدِيجٍ يُخْبِرُ فِيهَا بِنَهْىِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَأَتَاهُ وَأَنَا مَعَهُ فَسَأَلَهُ فَقَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَنْهَى عَنْ كِرَاءِ الْمَزَارِعِ فَتَرَكَهَا ابْنُ عُمَرَ بَعْدُ فَكَانَ إِذَا سُئِلَ عَنْهَا قَالَ زَعَمَ رَافِعُ بْنُ خَدِيجٍ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنْهَا‏.‏‏ وَافَقَهُ عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ وَكَثِيرُ بْنُ فَرْقَدٍ وَجُوَيْرِيَةُ بْنُ أَسْمَاءَ‏.‏‏
Muhammad bin Abdullah bin Bazi’ memberitahu kami, katanya, Yazid memberitahu kami – dan dia adalah Ibnu Zurai’ – dia berkata, Ayyub memberitahu kami, atas otoritas Nafi’, bahwa Ibnu Umar, Dia menyewakan tanah pertaniannya sampai dia mendengar, pada akhir masa kekhalifahan Muawiyah, bahwa Rafi’ ibn Khadij melaporkan di sana apa yang dilarang oleh Rasulullah SAW, maka dia mendatanginya. Ketika saya bersamanya, dia bertanya kepadanya, dan dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, melarang menyewakan lahan pertanian, tetapi Ibnu Umar meninggalkannya setelah itu, dan ketika dia ditanya tentang hal itu, dia berkata Rafi 'ibn Khadij mengklaim bahwa Nabi, semoga doa dan salam Allah besertanya, melarangnya. Ubayd Allah ibn Umar, Katsir ibn Farqad, dan Juwayriyah sependapat dengannya. Ibnu Asmaa
15
Sunan An-Nasa'i # 36/3912
Nafi' bin Umar (RA)
أَخْبَرَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الْحَكَمِ بْنِ أَعْيَنَ، قَالَ حَدَّثَنَا شُعَيْبُ بْنُ اللَّيْثِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ كَثِيرِ بْنِ فَرْقَدٍ، عَنْ نَافِعٍ، أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ، كَانَ يُكْرِي الْمَزَارِعَ فَحُدِّثَ أَنَّ رَافِعَ بْنَ خَدِيجٍ يَأْثُرُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ نَهَى عَنْ ذَلِكَ‏.‏‏ قَالَ نَافِعٌ فَخَرَجَ إِلَيْهِ عَلَى الْبَلاَطِ وَأَنَا مَعَهُ فَسَأَلَهُ فَقَالَ نَعَمْ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنْ كِرَاءِ الْمَزَارِعِ‏.‏‏ فَتَرَكَ عَبْدُ اللَّهِ كِرَاءَهَا‏.‏‏
Abd al-Rahman ibn Abd Allah ibn Abd al-Hakam ibn Ayan memberitahuku. Syu`ayb ibn al-Layth meriwayatkan kepada kami, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Katsir ibn. Diriwayatkan, atas wewenang Nafi', bahwa Abdullah bin Omar biasa menyewa lahan pertanian, sehingga diriwayatkan bahwa Rafi' bin Khadij terpengaruh atas wewenang Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dia melarang hal itu. Nafi' berkata, "Jadi dia pergi menemuinya di lapangan dan aku bersamanya. Dia bertanya kepadanya dan dia berkata, 'Ya.' Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, melarang menyewa." Peternakan. Abdullah meninggalkan mereka untuk menyewanya.
16
Sunan An-Nasa'i # 36/3913
Nafi' bin Umar (RA)
أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ، قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ، - وَهُوَ ابْنُ الْحَارِثِ - قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ، عَنْ نَافِعٍ، أَنَّ رَجُلاً، أَخْبَرَ ابْنَ عُمَرَ، أَنَّ رَافِعَ بْنَ خَدِيجٍ، يَأْثُرُ فِي كِرَاءِ الأَرْضِ حَدِيثًا فَانْطَلَقْتُ مَعَهُ أَنَا وَالرَّجُلُ الَّذِي أَخْبَرَهُ حَتَّى أَتَى رَافِعًا فَأَخْبَرَهُ رَافِعٌ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنْ كِرَاءِ الأَرْضِ‏.‏‏ فَتَرَكَ عَبْدُ اللَّهِ كِرَاءَ الأَرْضِ‏.‏‏
Ismail bin Masoud memberi tahu kami, katanya, Khalid memberi tahu kami - dan dia adalah Ibnu Al-Harits - dia berkata, Ubayd Allah bin Omar memberi tahu kami, atas wewenang Nafi', bahwa seorang pria, Ibnu Umar diberitahu bahwa Rafi' ibn Khadij baru-baru ini tertarik untuk menyewa tanah, jadi saya dan orang yang memberi tahu dia berangkat bersamanya sampai dia datang. Kemudian Rafi' menceritakan kepadanya bahwa Rasulullah SAW melarang menyewakan tanah. Jadi Abdullah tidak lagi menyewa tanah itu.
17
Sunan An-Nasa'i # 36/3914
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ الْمُقْرِئُ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ، حَدَّثَنَا جُوَيْرِيَةُ، عَنْ نَافِعٍ، أَنَّ رَافِعَ بْنَ خَدِيجٍ، حَدَّثَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنْ كِرَاءِ الْمَزَارِعِ‏.‏‏
Muhammad ibn Abdullah ibn Yazid al-Muqri memberitahu kami, katanya, Ubiyy memberi tahu kami, katanya, Juwayriyah memberi tahu kami, atas wewenang Nafi', bahwa Rafi' ibn Khadij, Abdullah bin Omar meriwayatkan bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, melarang penyewaan tanah pertanian.
18
Sunan An-Nasa'i # 36/3915
Nafi' bin Umar (RA)
أَخْبَرَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ، قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ، قَالَ حَدَّثَنَا الأَوْزَاعِيُّ، قَالَ حَدَّثَنِي حَفْصُ بْنُ عِنَانٍ، عَنْ نَافِعٍ، أَنَّهُ حَدَّثَهُ قَالَ كَانَ ابْنُ عُمَرَ يُكْرِي أَرْضَهُ بِبَعْضِ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا فَبَلَغَهُ أَنَّ رَافِعَ بْنَ خَدِيجٍ يَزْجُرُ عَنْ ذَلِكَ وَقَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنْ ذَلِكَ قَالَ كُنَّا نُكْرِي الأَرْضَ قَبْلَ أَنْ نَعْرِفَ رَافِعًا ثُمَّ وَجَدَ فِي نَفْسِهِ فَوَضَعَ يَدَهُ عَلَى مَنْكِبِي حَتَّى دُفِعْنَا إِلَى رَافِعٍ فَقَالَ لَهُ عَبْدُ اللَّهِ أَسَمِعْتَ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنْ كِرَاءِ الأَرْضِ فَقَالَ رَافِعٌ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ ‏‏
"‏‏ لاَ تُكْرُوا الأَرْضَ بِشَىْءٍ ‏‏"‏‏‏.‏‏
Hisyam bin Ammar menceritakan kepada kami, ia berkata, Yahya bin Hamzah menceritakan kepada kami, ia berkata, Al-Awza’i menceritakan kepada kami, ia berkata, Hafs bin Anan menceritakan kepadaku, atas wewenang Nafi’, Ia menceritakan kepadanya bahwa Ibnu Umar menyewakan tanahnya dengan sebagian dari apa yang ia rampas darinya, maka ia mendengar bahwa Rafi’ ibn Khadij melarang hal itu, dan ia berkata bahwa ia melarangnya. Kurir Allah SWT bersabda tentang hal itu: "Kami menutupi bumi sebelum kami mengenal Rafi'. Kemudian dia menemukannya di dalam dirinya dan meletakkan tangannya di bahu saya sampai kami didorong ke Rafi', dan Abdullah berkata kepadanya: Pernahkah Anda mendengar bahwa Nabi Muhammad SAW melarang menyewa tanah? Rafi' berkata: Saya mendengar Nabi Muhammad SAW. Beliau bersabda, “Jangan paksakan bumi dengan apapun.”
19
Sunan An-Nasa'i # 36/3916
أَخْبَرَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ، عَنْ عَبْدِ الْوَهَّابِ، قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ، عَنْ مُحَمَّدٍ، وَنَافِعٍ، أَخْبَرَاهُ عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنْ كِرَاءِ الأَرْضِ‏.‏‏ رَوَاهُ ابْنُ عُمَرَ عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ‏.‏‏ وَاخْتُلِفَ عَلَى عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ‏.‏‏
Humayd ibn Masada memberi tahu kami, atas wewenang Abd al-Wahhab. Dia berkata, Hisham meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Muhammad, dan Nafi', mereka memberitahunya atas wewenang Rafi' ibn Khadij, bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, melarang penyewaan tanah. Diriwayatkan oleh Ibnu Omar atas wewenang Rafi’ Ibnu Khadij. Terjadi perbedaan pendapat mengenai Amr Ibnu Dinar.
20
Sunan An-Nasa'i # 36/3917
Amr bin Dinar (RA)
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ، قَالَ أَنْبَأَنَا وَكِيعٌ، قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ، يَقُولُ كُنَّا نُخَابِرُ وَلاَ نَرَى بِذَلِكَ بَأْسًا حَتَّى زَعَمَ رَافِعُ بْنُ خَدِيجٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنِ الْمُخَابَرَةِ‏.‏‏
Muhammad bin Abdullah bin Al-Mubarak menceritakan kepada kami, katanya, Waki’ menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, atas wewenang Amr bin Dinar, ia berkata, Saya mendengar Ibnu Omar mengatakan bahwa kami biasa berkomunikasi dan tidak melihat ada yang salah dengan itu, sampai Rafi’ bin Khadij mengklaim bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, melarang berkomunikasi.
21
Sunan An-Nasa'i # 36/3918
Amr bin Dinar (RA)
أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ خَالِدٍ، قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ، قَالَ قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ دِينَارٍ، يَقُولُ أَشْهَدُ لَسَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ وَهُوَ يُسْأَلُ عَنِ الْخِبْرِ، فَيَقُولُ مَا كُنَّا نَرَى بِذَلِكَ بَأْسًا حَتَّى أَخْبَرَنَا عَامَ الأَوَّلِ ابْنُ خَدِيجٍ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنِ الْخِبْرِ‏.‏‏ وَافَقَهُمَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ‏.‏‏
Abdul Rahman bin Khalid menceritakan kepada kami, katanya, Hajjaj memberitahu kami, katanya, Ibnu Jurayj berkata, aku mendengar Amr bin Dinar berkata, Aku bersaksi bahwa aku mendengar Ibnu Omar. Dan dia ditanya tentang berita itu, dan dia berkata: Kami tidak melihat ada yang salah dengan hal itu sampai Ibnu Khadij memberi tahu kami pada tahun awal tahun bahwa dia telah mendengar Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Dia, damai dan berkah besertanya, melarang pelaporan. Hammad bin Zayd setuju dengan mereka.
22
Sunan An-Nasa'i # 36/3919
Amr bin Dinar (RA)
أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ حَبِيبِ بْنِ عَرَبِيٍّ، عَنْ حَمَّادِ بْنِ زَيْدٍ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ، يَقُولُ كُنَّا لاَ نَرَى بِالْخِبْرِ بَأْسًا حَتَّى كَانَ عَامَ الأَوَّلِ فَزَعَمَ رَافِعٌ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنْهُ‏.‏‏ خَالَفَهُ عَارِمٌ فَقَالَ عَنْ حَمَّادٍ عَنْ عَمْرٍو عَنْ جَابِرٍ‏.‏‏
Yahya bin Habib bin Arabi menceritakan kepada kami, atas wewenang Hammad bin Zayd, atas wewenang Amr bin Dinar, dia berkata, Saya mendengar Ibnu Umar berkata, "Kami tidak melihat Laporan tersebut diberitakan dengan kuat sampai tahun pertama, dan Rafi' mengklaim bahwa Nabi Allah, semoga doa dan damai sejahtera Allah besertanya, telah melarangnya. A'im tidak setuju dengannya dan berkata, atas wewenang Hammad, atas wewenang Amr. Atas wewenang Jabir
23
Sunan An-Nasa'i # 36/3920
Jabir (RA)
أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَامِرٍ، قَالَ حَدَّثَنَا سُرَيْجٌ، قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُسْلِمٍ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ جَابِرٍ، قَالَ نَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنِ الْمُخَابَرَةِ وَالْمُحَاقَلَةِ وَالْمُزَابَنَةِ‏.‏‏ جَمَعَ سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ الْحَدِيثَيْنِ فَقَالَ عَنِ ابْنِ عُمَرَ وَجَابِرٍ‏.‏‏
Muhammad bin Amir memberitahuku, katanya, Surayj memberitahu kami, katanya, Muhammad bin Muslim memberitahu kami, atas otoritas Amr bin Dinar, atas otoritas Jabir, dia berkata bahwa Rasulullah melarangku Semoga doa dan salam Allah besertanya, atas otoritas mukhtabīrah, muhaqālīth, dan muzabānah. Sufyan bin Uyaynah menggabungkan kedua hadis tersebut dan berkata, berdasarkan otoritas Ibnu Umar: Dan tirani
24
Sunan An-Nasa'i # 36/3921
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْمِسْوَرِ، قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، وَجَابِرٍ، نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنْ بَيْعِ الثَّمَرِ حَتَّى يَبْدُوَ صَلاَحُهُ وَنَهَى عَنِ الْمُخَابَرَةِ كِرَاءِ الأَرْضِ بِالثُّلُثِ وَالرُّبُعِ‏.‏‏ رَوَاهُ أَبُو النَّجَاشِيِّ عَطَاءُ بْنُ صُهَيْبٍ وَاخْتُلِفَ عَلَيْهِ فِيهِ‏.‏‏
Abdullah bin Muhammad bin Abdul Rahman bin Al-Miswar memberitahukan kami, katanya, Sufyan bin Uyaynah memberitahu kami, atas wewenang Amr bin Dinar, atas wewenang Ibnu Omar dan Jabir. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam melarang penjualan buah-buahan sampai tampak dalam keadaan baik, dan beliau melarang memberikan nasehat untuk menyewakan tanah untuk sepertiganya. Dan seperempat. Diriwayatkan oleh Abu Al-Najashi, Ata bin Suhaib, namun terjadi perselisihan pendapat mengenainya.
25
Sunan An-Nasa'i # 36/3922
Rafi' bin Khadij narrated that the Messenger of Allah said to Rafi'
أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرٍ، مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الطَّبَرَانِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ بَحْرٍ، قَالَ حَدَّثَنَا مُبَارَكُ بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ، قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو النَّجَاشِيِّ، قَالَ حَدَّثَنِي رَافِعُ بْنُ خَدِيجٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ لِرَافِعٍ ‏‏"‏‏ أَتُؤَاجِرُونَ مَحَاقِلَكُمْ ‏‏"‏‏‏.‏‏ قُلْتُ نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ نُؤَاجِرُهَا عَلَى الرُّبُعِ وَعَلَى الأَوْسَاقِ مِنَ الشَّعِيرِ‏.‏‏ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏‏"‏‏ لاَ تَفْعَلُوا ازْرَعُوهَا أَوْ أَعِيرُوهَا أَوْ أَمْسِكُوهَا ‏‏"‏‏‏.‏‏ خَالَفَهُ الأَوْزَاعِيُّ فَقَالَ عَنْ رَافِعٍ عَنْ ظُهَيْرِ بْنِ رَافِعٍ‏.‏‏
Abu Bakar menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ismail al-Tabarani menceritakan kepada kami, ia berkata, Abd al-Rahman bin Bahr menceritakan kepada kami, ia berkata, Mubarak bin Saeed menceritakan kepada kami, ia berkata Yahya bin Abi Katsir menceritakan kepada kami, ia berkata: Abu Al-Najashi menceritakan kepadaku, ia berkata: Rafi’ bin Khadij menceritakan kepadaku, bahwa Rasulullah SAW, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata: Kepada Rafi’, “Apakah kamu menyewakan ladangmu?” Aku berkata, “Iya, wahai Rasulullah, kami menyewakannya seharga seperempat dan satu inci jelai.” Maka Rasulullah bersabda: Ya Allah, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, “Jangan lakukan itu. Tanam, pinjamkan, atau simpan.” Al-Awza'i tidak setuju dengannya dan berkata tentang Rafi’ dari Zuhair bin Rafi’.
26
Sunan An-Nasa'i # 36/3923
Rafi (RA)
أَخْبَرَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ، قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ، قَالَ حَدَّثَنِي الأَوْزَاعِيُّ، عَنْ أَبِي النَّجَاشِيِّ، عَنْ رَافِعٍ، قَالَ أَتَانَا ظُهَيْرُ بْنُ رَافِعٍ فَقَالَ نَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنْ أَمْرٍ كَانَ لَنَا رَافِقًا‏.‏‏ قُلْتُ وَمَا ذَاكَ قَالَ أَمْرُ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَهُوَ حَقٌّ سَأَلَنِي ‏‏"‏‏ كَيْفَ تَصْنَعُونَ فِي مَحَاقِلِكُمْ ‏‏"‏‏‏.‏‏ قُلْتُ نُؤَاجِرُهَا عَلَى الرُّبُعِ وَالأَوْسَاقِ مِنَ التَّمْرِ أَوِ الشَّعِيرِ‏.‏‏ قَالَ ‏‏"‏‏ فَلاَ تَفْعَلُوا ازْرَعُوهَا أَوْ أَزْرِعُوهَا أَوْ أَمْسِكُوهَا ‏‏"‏‏‏.‏‏ رَوَاهُ بُكَيْرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الأَشَجِّ عَنْ أُسَيْدِ بْنِ رَافِعٍ فَجَعَلَ الرِّوَايَةَ لأَخِي رَافِعٍ‏.‏‏
Hisyam bin Ammar menceritakan kepada kami, dia berkata, Yahya bin Hamzah memberitahu kami, dia berkata, Al-Awza’i memberitahuku, atas wewenang Abu Al-Najashi, atas wewenang Rafi’, dia berkata, “Dia datang kepada kami.” Zuhair bin Rafi’ lalu dia berkata: Rasulullah SAW, melarangku tentang perkara Rafiq milik kami. Saya berkata: Apa itu? Dia mengatakan hal itu kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dia berkata, "Dan itu benar. Dia bertanya padaku, 'Bagaimana caramu memproduksinya di ladangmu?' Aku berkata, 'Kami menyewakannya untuk seperempat inci kurma atau jelai.'" Katanya. "Tapi jangan lakukan itu. Tanam, tanam, atau pertahankan." Diriwayatkan oleh Bukayr bin Abdullah bin Al-Ashjaj pada wewenang Usayd bin Rafi’, maka dia menyerahkan narasi tersebut kepada saudaraku Rafi’.
27
Sunan An-Nasa'i # 36/3924
It was narrated from Usaid bin Rafi' bin Khadij that the brother of Rafi' said to his people
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ، قَالَ حَدَّثَنَا حِبَّانُ، قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ، عَنْ لَيْثٍ، قَالَ حَدَّثَنِي بُكَيْرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الأَشَجِّ، عَنْ أُسَيْدِ بْنِ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ، أَنَّ أَخَا، رَافِعٍ قَالَ لِقَوْمِهِ قَدْ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم الْيَوْمَ عَنْ شَىْءٍ كَانَ لَكُمْ رَافِقًا وَأَمْرُهُ طَاعَةٌ وَخَيْرٌ نَهَى عَنِ الْحَقْلِ‏.‏‏
Muhammad bin Hatim memberitahu kami, katanya, Hibban memberitahu kami, katanya, Abdullah bin Al-Mubarak memberitahu kami, atas wewenang Laith, katanya, Bukayr bin Abdullah memberitahuku. Ibnu Al-Ashjaj, atas wewenang Usayd Ibnu Rafi’ Ibnu Khadij, bahwa saudaranya, Rafi’, berkata kepada kaumnya: Hari ini Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, telah mengharamkan apa pun. Dia baik kepadamu, perintahnya adalah ketaatan dan kebaikan, dan dia melarang bidang itu.
28
Sunan An-Nasa'i # 36/3925
Abd al-Rahman bin Hurmuz (RA)
أَخْبَرَنَا الرَّبِيعُ بْنُ سُلَيْمَانَ، قَالَ حَدَّثَنَا شُعَيْبُ بْنُ اللَّيْثِ، عَنِ اللَّيْثِ، عَنْ جَعْفَرِ بْنِ رَبِيعَةَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ هُرْمُزَ، قَالَ سَمِعْتُ أُسَيْدَ بْنَ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ الأَنْصَارِيَّ، يَذْكُرُ أَنَّهُمْ مَنَعُوا الْمُحَاقَلَةَ وَهِيَ أَرْضٌ تُزْرَعُ عَلَى بَعْضِ مَا فِيهَا‏.‏‏ رَوَاهُ عِيسَى بْنُ سَهْلِ بْنِ رَافِعٍ‏.‏‏
Al-Rabi’ bin Sulaiman menceritakan kepada kami, dia berkata: Shu’ayb bin Al-Layth menceritakan kepada kami, atas wewenang Al-Layth, atas wewenang Ja’far bin Rabi’ah, atas wewenang Abd al-Rahman bin Hurmuz, Dia berkata: Saya mendengar Usayd bin Rafi’ bin Khadij Al-Ansari menyebutkan bahwa mereka mengharamkan Muhaqilah, yaitu tanah yang ditanami pada sebagiannya. Diriwayatkan oleh Issa bin Sahl bin Rafi’.
29
Sunan An-Nasa'i # 36/3926
Eisa Bin Sahl Bin Rafi Bin Khadij
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ، قَالَ أَنْبَأَنَا حِبَّانُ، قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ يَزِيدَ أَبِي شُجَاعٍ، قَالَ حَدَّثَنِي عِيسَى بْنُ سَهْلِ بْنِ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ، قَالَ إِنِّي لَيَتِيمٌ فِي حَجْرِ جَدِّي رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ وَبَلَغْتُ رَجُلاً وَحَجَجْتُ مَعَهُ فَجَاءَ أَخِي عِمْرَانُ بْنُ سَهْلِ بْنِ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ فَقَالَ يَا أَبَتَاهُ إِنَّهُ قَدْ أَكْرَيْنَا أَرْضَنَا فُلاَنَةَ بِمِائَتَىْ دِرْهَمٍ‏.‏‏ فَقَالَ يَا بُنَىَّ دَعْ ذَاكَ فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ سَيَجْعَلُ لَكُمْ رِزْقًا غَيْرَهُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَدْ نَهَى عَنْ كِرَاءِ الأَرْضِ‏.‏‏
Muhammad ibn Hatim memberitahu kami, katanya, Hibban memberitahu kami, katanya, Abdullah memberitahu kami, atas wewenang Sa`id ibn Yazid Abi Shuja`, katanya, Isa memberitahuku. Ibnu Sahl Ibnu Rafi’ Ibnu Khadij, beliau berkata, “Aku seorang yatim piatu yang diasuh oleh kakekku Rafi’ Ibnu Khadij. Aku menemui seorang laki-laki dan menunaikan ibadah haji bersamanya, maka datanglah saudaraku Imran Ibnu Khadij.” Sahl bin Rafi’ bin Khadij berkata, “Wahai ayahku, kami telah menghibahkan tanah ini kepada kami dengan harga dua ratus dirham.” Maka dia berkata, “Wahai anakku, tinggalkan yang itu.” Tuhan Yang Maha Esa akan memberi Anda penghidupan selain itu. Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, melarang penyewaan tanah.
30
Sunan An-Nasa'i # 36/3927
Urwah bin al-Zubair (RA)
أَخْبَرَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِسْحَاقَ، عَنْ أَبِي عُبَيْدَةَ بْنِ مُحَمَّدٍ، عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ أَبِي الْوَلِيدِ، عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ، قَالَ قَالَ زَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ يَغْفِرُ اللَّهُ لِرَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ أَنَا وَاللَّهِ، أَعْلَمُ بِالْحَدِيثِ مِنْهُ إِنَّمَا كَانَا رَجُلَيْنِ اقْتَتَلاَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏‏"‏‏ إِنْ كَانَ هَذَا شَأْنُكُمْ فَلاَ تُكْرُوا الْمَزَارِعَ ‏‏"‏‏‏.‏‏ فَسَمِعَ قَوْلَهُ ‏‏"‏‏ لاَ تُكْرُوا الْمَزَارِعَ ‏‏"‏‏‏.‏‏ قَالَ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ كِتَابَةُ مُزَارَعَةٍ عَلَى أَنَّ الْبَذْرَ وَالنَّفَقَةَ عَلَى صَاحِبِ الأَرْضِ وَلِلْمُزَارِعِ رُبُعُ مَا يُخْرِجُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مِنْهَا هَذَا كِتَابٌ كَتَبَهُ فُلاَنُ بْنُ فُلاَنِ بْنِ فُلاَنٍ فِي صِحَّةٍ مِنْهُ وَجَوَازِ أَمْرٍ لِفُلاَنِ بْنِ فُلاَنٍ إِنَّكَ دَفَعْتَ إِلَىَّ جَمِيعَ أَرْضِكَ الَّتِي بِمَوْضِعِ كَذَا فى مَدِينَةِ كَذَا مُزَارَعَةً وَهِيَ الأَرْضُ الَّتِي تُعْرَفُ بِكَذَا وَتَجْمَعُهَا حُدُودٌ أَرْبَعَةٌ يُحِيطُ بِهَا كُلِّهَا وَأَحَدُ تِلْكَ الْحُدُودِ بِأَسْرِهِ لَزِيقُ كَذَا وَالثَّانِي وَالثَّالِثُ وَالرَّابِعُ دَفَعْتَ إِلَىَّ جَمِيعَ أَرْضِكَ هَذِهِ الْمَحْدُودَةِ فِي هَذَا الْكِتَابِ بِحُدُودِهَا الْمُحِيطَةِ بِهَا وَجَمِيعِ حُقُوقِهَا وَشِرْبِهَا وَأَنْهَارِهَا وَسَوَاقِيهَا أَرْضًا بَيْضَاءَ فَارِغَةً لاَ شَىْءَ فِيهَا مِنْ غَرْسٍ وَ لاَ زَرْعٍ سَنَةً تَامَّةً أَوَّلُهَا مُسْتَهَلَّ شَهْرِ كَذَا مِنْ سَنَةِ كَذَا وَآخِرُهَا انْسِلاَخُ شَهْرِ كَذَا مِنْ سَنَةِ كَذَا عَلَى أَنْ أَزْرَعَ جَمِيعَ هَذِهِ الأَرْضِ الْمَحْدُودَةِ فِي هَذَا الْكِتَابِ الْمَوْصُوفُ مَوْضِعُهَا فِيهِ هَذِهِ السَّنَةَ الْمُؤَقَّتَةَ فِيهَا مِنْ أَوَّلِهَا إِلَى آخِرِهَا كُلَّ مَا أَرَدْتُ وَبَدَا لِي أَنْ أَزْرَعَ فِيهَا مِنْ حِنْطَةٍ وَشَعِيرٍ وَسَمَاسِمَ وَأُرْزٍ وَأَقْطَانٍ وَرِطَابٍ وَبَاقِلاَّ وَحِمَّصٍ وَلُوبِيَا وَعَدَسٍ وَمَقَاثِي وَمَبَاطِيخَ وَجَزَرٍ وَشَلْجَمٍ وَفِجْلٍ وَبَصَلٍ وَثُومٍ وَبُقُولٍ وَرَيَاحِينَ وَغَيْرِ ذَلِكَ مِنْ جَمِيعِ الْغَلاَّتِ شِتَاءً وَصَيْفًا بِبُذُورِكَ وَبَذْرِكَ وَجَمِيعُهُ عَلَيْكَ دُونِي عَلَى أَنْ أَتَوَلَّى ذَلِكَ بِيَدِي وَبِمَنْ أَرَدْتُ مِنْ أَعْوَانِي وَأُجَرَائِي وَبَقَرِي وَأَدَوَاتِي وَإِلَى زِرَاعَةِ ذَلِكَ وَعِمَارَتِهِ وَالْعَمَلِ بِمَا فِيهِ نَمَاؤُهُ وَمَصْلَحَتُهُ وَكِرَابُ أَرْضِهِ وَتَنْقِيَةُ حَشِيشِهَا وَسَقْىِ مَا يُحْتَاجُ إِلَى سَقْيِهِ مِمَّا زُرِعَ وَتَسْمِيدِ مَا يُحْتَاجُ إِلَى تَسْمِيدِهِ وَحَفْرِ سَوَاقِيهِ وَأَنْهَارِهِ وَاجْتِنَاءِ مَا يُجْتَنَى مِنْهُ وَالْقِيَامِ بِحَصَادِ مَا يُحْصَدُ مِنْهُ وَجَمْعِهِ وَدِيَاسَةِ مَا يُدَاسُ مِنْهُ وَتَذْرِيَتِهِ بِنَفَقَتِكَ عَلَى ذَلِكَ كُلِّهِ دُونِي وَأَعْمَلَ فِيهِ كُلِّهِ بِيَدِي وَأَعْوَانِي دُونَكَ عَلَى أَنَّ لَكَ مِنْ جَمِيعِ مَا يُخْرِجُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ ذَلِكَ كُلِّهِ فِي هَذِهِ الْمُدَّةِ الْمَوْصُوفَةِ فِي هَذَا الْكِتَابِ مِنْ أَوَّلِهَا إِلَى آخِرِهَا فَلَكَ ثَلاَثَةُ أَرْبَاعِهِ بِحَظِّ أَرْضِكَ وَشِرْبِكَ وَبَذْرِكَ وَنَفَقَاتِكَ وَلِيَ الرُّبُعُ الْبَاقِي مِنْ جَمِيعِ ذَلِكَ بِزِرَاعَتِي وَعَمَلِي وَقِيَامِي عَلَى ذَلِكَ بِيَدِي وَأَعْوَانِي وَدَفَعْتَ إِلَىَّ جَمِيعَ أَرْضِكَ هَذِهِ الْمَحْدُودَةِ فِي هَذَا الْكِتَابِ بِجَمِيعِ حُقُوقِهَا وَمَرَافِقِهَا وَقَبَضْتُ ذَلِكَ كُلَّهُ مِنْكَ يَوْمَ كَذَا مِنْ شَهْرِ كَذَا مِنْ سَنَةِ كَذَا فَصَارَ جَمِيعُ ذَلِكَ فِي يَدِي لَكَ لاَ مِلْكَ لِي فِي شَىْءٍ مِنْهُ وَلاَ دَعْوَى وَلاَ طَلِبَةَ إِلاَّ هَذِهِ الْمُزَارَعَةَ الْمَوْصُوفَةَ فِي هَذَا الْكِتَابِ فِي هَذِهِ السَّنَةِ الْمُسَمَّاةِ فِيهِ فَإِذَا انْقَضَتْ فَذَلِكَ كُلُّهُ مَرْدُودٌ إِلَيْكَ وَإِلَى يَدِكَ وَلَكَ أَنْ تُخْرِجَنِي بَعْدَ انْقِضَائِهَا مِنْهَا وَتُخْرِجَهَا مِنْ يَدِي وَيَدِ كُلِّ مَنْ صَارَتْ لَهُ فِيهَا يَدٌ بِسَبَبِي أَقَرَّ فُلاَنٌ وَفُلاَنٌ وَكُتِبَ هَذَا الْكِتَابُ نُسْخَتَيْنِ‏.‏‏
Al-Hussein bin Muhammad menceritakan kepada kami, katanya, Ismail bin Ibrahim menceritakan kepada kami, katanya, Abdul Rahman bin Ishaq menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu Ubaidah bin Muhammad, atas wewenang Al-Walid bin Abi Al-Walid, atas wewenang Urwa bin Al-Zubayr, ia berkata: Zaid bin Tsabit berkata: Semoga Tuhan mengampuni Rafi’ bin Khadij I Demi Allah, saya lebih mengetahui hadis dibandingkan beliau. Hanya dua orang laki-laki yang berperang, dan Rasulullah SAW bersabda, “Jika ini urusanmu, janganlah segan.” “Pertanian.” Kemudian dia mendengar perkataannya, “Jangan paksa lahan pertanian.” Abu Abd al-Rahman berkata, “Pertanian ditulis dengan syarat demikian Benih dan biayanya ditanggung oleh pemilik tanah, dan petani berhak atas seperempat dari apa yang Tuhan Yang Maha Kuasa hasilkan dari tanah itu. Ini adalah buku yang ditulis oleh Anu, putra Anu, putra Anu. Si fulan dalam keadaan sehat, dan si fulan, putra si fulan, dibolehkan melakukannya. Engkau telah memberikan kepadaku seluruh tanahmu, yang ada di tempat ini dan itu, di kota ini dan itu, untuk ditanami, dan itu adalah Tanah yang disebut ini-itu dan disatukan oleh empat batas yang mengelilingi semuanya, dan salah satu batas itu seluruhnya berbatasan dengan ini-itu, batas kedua, dan batas ketiga. Dan keempat: Engkau telah memberikan kepadaku seluruh tanahmu yang dibatasi dalam kitab ini, beserta batas-batasnya yang mengelilinginya, dan segala hak serta harta bendanya. Sungai-sungainya berwarna putih, tanah kosong, tidak ada yang ditanami atau diolah, selama setahun penuh, yang permulaannya adalah awal bulan ini dan itu dalam setahun. Ini-itu, dan yang terakhir adalah akhir bulan ini-itu pada tahun ini-itu, dengan syarat saya mengolah seluruh tanah terbatas yang dijelaskan dalam buku ini. Tempatnya di dalamnya Ini adalah tahun sementara di mana, dari awal hingga akhir, saya dapat menanam apa pun yang saya inginkan, dan menurut saya, gandum, jelai, wijen, dan beras. Dan kapas, dan kurma, dan kacang-kacangan, dan buncis, dan kacang tunggak, dan lentil, dan sayuran, dan semangka, dan wortel, dan lobak, dan lobak, dan bawang merah, dan bawang putih, dan kacang-kacangan, dan kismis. Dan selain itu, dari semua hasil panen, musim dingin dan musim panas, dengan benihmu dan benihmu, dan semuanya adalah milikmu bagiku, tapi aku harus menanganinya dengan tanganku sendiri dan dengan siapa pun yang aku mau. Hamba-hamba-Ku, pekerja-pekerjaku, ternak-ternakku, dan peralatan-peralatanku, dan untuk mengolahnya, membangunnya, dan mengerjakan apa yang untuk pertumbuhannya, kepentingannya, dan tanah dari tanahnya. Memurnikan rumputnya, menyirami apa yang ditanam, memupuk apa yang perlu dipupuk, dan menggali aliran sungai. Dan menuai apa yang dituainya, dan menuai apa yang dituainya, dan mengumpulkannya, dan menginjak-injak apa yang diinjaknya, dan mencerai-beraikannya, atas biayamu semua itu. Tuliskan aku Dan saya mengerjakan semuanya dengan tangan saya sendiri, dan saya membantu Anda daripada Anda, sehingga Anda akan mendapatkan semua yang Tuhan Yang Maha Kuasa dan Maha Agung akan sediakan semua itu selama periode ini. Sebagaimana dijelaskan dalam buku ini, dari awal sampai akhir, kamu mempunyai tiga perempatnya sesuai dengan bagian tanahmu, minumanmu, benihmu, dan pengeluaranmu, dan akulah yang mempunyai seperempatnya. Sisanya adalah hasil penggarapanku dan pekerjaanku serta pemeliharaannya dengan tanganku dan hamba-hambaku, dan engkau telah memberikan kepadaku seluruh tanah milikmu yang dibatasi dalam Kitab ini dengan segala hak dan keterikatannya, dan semuanya itu aku terima darimu pada hari ini dan itu di bulan ini dan itu di tahun ini dan itu, dan semua itu ada di tanganku untukmu. Saya tidak mempunyai kepemilikan apapun atas lahan tersebut, ataupun klaim atau permintaan apa pun, kecuali lahan pertanian yang dijelaskan dalam buku ini, pada tahun ini yang disebutkan di dalamnya. Maka ketika itu berakhir, semua itu akan dikembalikan kepadamu dan ke tanganmu, dan setelah selesai, kamu boleh mengeluarkanku darinya dan melepaskannya dari tanganku dan tangan semua orang. Dia punya andil di dalamnya karena aku. Si Anu dan Si Anu mengaku, dan buku ini ditulis dalam dua rangkap.
31
Sunan An-Nasa'i # 36/3928
Ibnu Awn (RA)
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ زُرَارَةَ، قَالَ أَنْبَأَنَا إِسْمَاعِيلُ، قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ، قَالَ كَانَ مُحَمَّدٌ يَقُولُ الأَرْضُ عِنْدِي مِثْلُ مَالِ الْمُضَارَبَةِ فَمَا صَلُحَ فِي مَالِ الْمُضَارَبَةِ صَلُحَ فِي الأَرْضِ وَمَا لَمْ يَصْلُحْ فِي مَالِ الْمُضَارَبَةِ لَمْ يَصْلُحْ فِي الأَرْضِ‏.‏‏ قَالَ وَكَانَ لاَ يَرَى بَأْسًا أَنْ يَدْفَعَ أَرْضَهُ إِلَى الأَكَّارِ عَلَى أَنْ يَعْمَلَ فِيهَا بِنَفْسِهِ وَوَلَدِهِ وَأَعْوَانِهِ وَبَقَرِهِ وَلاَ يُنْفِقَ شَيْئًا وَتَكُونَ النَّفَقَةُ كُلُّهَا مِنْ رَبِّ الأَرْضِ‏.‏‏
Amr bin Zurarah memberitahu kami, katanya Ismail memberitahu kami, katanya Ibnu Aoun memberitahu kami, dia mengatakan Muhammad biasa mengatakan bahwa tanah itu seperti properti bagiku. Mudharabah, maka yang sah dalam uang spekulasi, sah atas tanahnya, dan apa yang tidak sah dalam uang spekulasi, maka tidak sah atas tanahnya. Dia berkata, dan dia tidak melihat Sungguh malang baginya menyerahkan tanahnya berhektar-hektar, asal ia menggarapnya sendiri, anak-anaknya, para pembantunya, dan sapi-sapinya, dan tidak mengeluarkan sedikitpun, dan biayanya semua dari Tuhan Bumi.
32
Sunan An-Nasa'i # 36/3929
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، رضى الله عَنْهُمَا أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم دَفَعَ إِلَى يَهُودِ خَيْبَرَ نَخْلَ خَيْبَرَ وَأَرْضَهَا عَلَى أَنْ يَعْمَلُوهَا مِنْ أَمْوَالِهِمْ وَأَنَّ لِرَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم شَطْرَ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا‏.‏‏
Qutaibah menceritakan kepada kami, katanya, Al-Layth menceritakan kepada kami, atas wewenang Muhammad bin Abdul Rahman, atas wewenang Nafi', atas wewenang Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu kepada mereka berdua, bahwa Nabi Muhammad SAW, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, dibayar. Bagi orang-orang Yahudi di Khaybar adalah pohon palem Khaybar dan tanahnya, dengan syarat mereka menggarapnya dari kekayaan mereka sendiri, dan setengahnya adalah milik Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dia keluar dari sana...
33
Sunan An-Nasa'i # 36/3930
أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الْحَكَمِ، قَالَ حَدَّثَنَا شُعَيْبُ بْنُ اللَّيْثِ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم دَفَعَ إِلَى يَهُودِ خَيْبَرَ نَخْلَ خَيْبَرَ وَأَرْضَهَا عَلَى أَنْ يَعْمَلُوهَا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنَّ لِرَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم شَطْرَ ثَمَرَتِهَا‏.‏‏
Abd al-Rahman ibn Abd Allah ibn Abd al-Hakam mengabarkan kepada kami, katanya, Shuaib ibn al-Layth yang mengabarkan kepada kami, katanya, ayahku mengabarkan kepada kami, atas wewenang Muhammad ibn Abd Al-Rahman, atas wewenang Nafi', atas wewenang Ibnu Umar, bahwa Nabi Muhammad SAW, memberikan kepada orang-orang Yahudi di Khaybar pohon palem Khaybar dan tanahnya di syarat mereka mengerjakannya Dengan kekayaan mereka, dan bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, memiliki setengah dari buahnya.
34
Sunan An-Nasa'i # 36/3931
Nafi' bin Umar (RA)
أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الْحَكَمِ، قَالَ حَدَّثَنَا شُعَيْبُ بْنُ اللَّيْثِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ نَافِعٍ، أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ، كَانَ يَقُولُ كَانَتِ الْمَزَارِعُ تُكْرَى عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَلَى أَنَّ لِرَبِّ الأَرْضِ مَا عَلَى رَبِيعِ السَّاقِي مِنَ الزَّرْعِ وَطَائِفَةً مِنَ التِّبْنِ لاَ أَدْرِي كَمْ هُوَ‏.‏‏
Abd al-Rahman ibn Abd Allah ibn Abd al-Hakam memberitahukan kami, dia berkata: Shuaib ibn al-Layth memberitahukan kami, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Muhammad ibn Abd Al-Rahman, atas wewenang Nafi', bahwa Abdullah bin Omar biasa mengatakan bahwa tanah-tanah itu disewakan pada masa Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, atas dasar bahwa Tuhan Lahan tersebut memiliki tanaman di mata air dan lapisan jerami. Saya tidak tahu berapa jumlahnya.
35
Sunan An-Nasa'i # 36/3932
Abd al-Rahman bin al-Aswad (RA)
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، قَالَ أَنْبَأَنَا شَرِيكٌ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الأَسْوَدِ، قَالَ كَانَ عَمَّاىَ يَزْرَعَانِ بِالثُّلُثِ وَالرُّبُعِ وَأَبِي شَرِيكَهُمَا وَعَلْقَمَةُ وَالأَسْوَدُ يَعْلَمَانِ فَلاَ يُغَيِّرَانِ‏.‏‏
Ali ibn Hajar memberi tahu kami, katanya, Sharik memberi tahu kami, atas wewenang Abu Ishaq, atas wewenang Abd al-Rahman ibn al-Aswad, dia berkata: Kedua pamanku sedang bertani Sepertiga dan seperempatnya, dan ayah pasangannya, Alqamah, dan Al-Aswad mengetahuinya, jadi mereka tidak berubah.
36
Sunan An-Nasa'i # 36/3933
Sa'eed bin Jubair (RA)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الأَعْلَى، قَالَ حَدَّثَنَا الْمُعْتَمِرُ، قَالَ سَمِعْتُ مَعْمَرًا، عَنْ عَبْدِ الْكَرِيمِ الْجَزَرِيِّ، قَالَ قَالَ سَعِيدُ بْنُ جُبَيْرٍ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ إِنَّ خَيْرَ مَا أَنْتُمْ صَانِعُونَ أَنْ يُؤَاجِرَ أَحَدُكُمْ أَرْضَهُ بِالذَّهَبِ وَالْوَرِقِ‏.‏‏
Muhammad ibn Abd al-Ala meriwayatkan kepada kami, dia berkata, al-Mu`tamir meriwayatkan kepada kami, dia berkata, Saya mendengar Muammar, atas wewenang Abd al-Karim al-Jazari, dia berkata, Sa`id ibn Jubayr berkata: Ibnu Abbas berkata: Hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah menyewakan tanah Anda untuk mendapatkan emas dan kertas.
37
Sunan An-Nasa'i # 36/3934
أُبلغنا أن [قتيبة] أخبرتنا [جرير] من [منصور] من [إبراهيم] و[سعيد بن جبير] أنهما كلاهما يرى أنه لا حرج في تأجير الأرض الخالية.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Manshur] dari [Ibrahim] dan [Sa'id bin Jubair] bahwa keduanya berpendapat tidak mengapa menyewa tanah kosong
38
Sunan An-Nasa'i # 36/3935
أخبرنا عمرو بن زرارة، وأخبرنا إسماعيل عن أيوب عن محمد، فقال: «ما أعلم أن الشورى يحكم في المضارب إلا بحكمين، أحدهما يقول للمضارب: «أعطني برهانًا على المصيبة التي تُعفى عنها»، والآخر يقول لصاحب المال: «أعطني برهانًا على أن ثقتك خائنة، وإلا أقسم بالله أنه لم يخنك».
Telah mengabarkan kepada kami ['Amru bin Zurarah] telah menceritakan kepada kami [Isma'il] dari [Ayyub] dari [Muhammad], dia berkata; "Aku tidak tahu bahwa [Syuraih] memutuskan mengenai seseorang yang melakukan mudharabah kecuali dengan dua keputusan, suatu ketika dia mengatakan kepada pelaksana mudharabah; "Berikanlah buktimu terhadap musibah yang dengannya engkau mendapatkan udzur", atau suatu ketika dia mengatakan kepada pemilik harta; "Berikan buktimu bahwa orang kepercayaanmu adalah orang yang berkhianat, jika tidak maka dia bersumpah dengan nama Allah bahwa dia tidak mengkhianatimu
39
Sunan An-Nasa'i # 36/3936
أخبرنا [علي بن حجر] أخبرنا [شريك] عن [طارق] عن [سعيد بن المسيب]، وقال: "لا حرج في تأجير الأرض الخالية للذهب أو الفضة". وقال أيضاً: إذا دفع شخصٌ مالاً لآخر بقرود (أي رأس مال للتجارة مع حصة من الأرباح)، وأراد أن يكتب ذلك في رسالة، فإنه يكتب: هذه رسالة من فلان بن فلان برضاه وبصحة جيدة، وبإذنه إلى فلين بن فلان، الذي سلمته إليّ في بداية هذا الشهر من هذا العام، عشرة آلاف درهم صافية ودقيقة، وزنها سبعة قراد، على أساس التقوى لله سراً أو علانية، وأداء الأمانة لأشتري بها ما أشاء، وأرتبها كما أشاء، وأنظمها من مختلف أنواع التجارة، وأخرج ما أشاء أينما أشاء، وأبيع ما أشاء من البضائع التي اشتريتها، نقداً أو بالتقسيط، بالمال أو بالبضائع، على أساس أنني أفعل كل شيء وفقاً لرأيي، وأعرضها على من يشاء، وكل ما رزقه الله منها هو من فائض الربح خارج رأس المال. لقد سلمتني المبلغ المذكور في هذه الرسالة، وهو مقسم بيني وبينك إلى قسمين، نصفه لك حسب رأس مالك، ونصفه لي حسب عملي، فإن نقص شيء فهو من مسؤولية رأس المال. استلمت عشرة آلاف درهم كاملة ودقيقة في بداية هذا الشهر من هذا العام، وأصبح قضائك الذي بحوزتي بالشروط المذكورة في هذه الرسالة. وقد ذكرت كذا وكذا. فإن أراد أن يسمح لي بالبيع والشراء بالتقسيط، فليكتب؛ وأنت قد منعتني من البيع والشراء بالتقسيط.
Telah mengabarkan kepada kami ['Ali bin Hujr] telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Thariq] dari [Sa'id bin Al Musayyab], dia berkata; "Tidak mengapa menyewakan tanah kosong dengan upah emas atau perak." Dia juga berkata; "Jika seseorang membayar harta kepada orang lain dengan qirod (pemberian modal untuk berdagang dengan memperoleh bagian laba) dan dia ingin menuliskannya dalam surat lalu dia menulis; Ini adalah surat yang ditulis oleh fulan bin fulan dengan kerelaan darinya dalam keadaan sehat dan lisensinya untuk Fulan bin Fulan, bahwa engkau telah menyerahkan kepadaku pada permulaan bulan dari tahun ini, sebanyak sepuluh ribu dirham secara jelas dan baik dengan berat tujuh qiradh atas dasar ketakwaan kepada Allah baik dalam keadaan tersembunyi ataupun terang-terangan, serta menunaikan amanah agar saya membeli dengannya menurut kehendakku segala apa yang ingin saya beli, dan aku akan mengaturnya sekiranya saya pandang perlu untuk mengaturnya dari berbagai jenis perdagangan, dan akan aku keluarkan apa yang saya kehendaki kemana saja yang saya kehendaki dan menjual apa yang ingin saya jual dari barang yang telah saya beli, baik secara kontan atau kredit, baik dengan uang atau dengan barang dengan dasar saya mengerjakan semua itu sesuai pendapatku, dan saya akan mewakilkan dalam itu kepada orang yang kehendaki, dan setiap apa yang dirizqikan Allah dalam hal itu berupa kelebihan dan keuntungan diluar modal tersebut yang telah engkau serahkan kepadaku yang tertera banyaknya, didalam surat ini, maka hal itu dibagi antara saya dan engkau menjadi dua bagian, untukmu setengah sesuai dengan bagian modalmu, dan untukku setengah sesuai dengan pekerjaanku secara penuh, jika ada sesuatu yang hilang maka hal itu menjadi tanggungan modal. Saya terima sebanyak sepuluh ribu dirham secara jelas dan baik pada permulaan bulan ini pada tahun ini, dan menjadi qiradh milikmu yang ada padaku dengan persyaratan yang tercantum dalam surat ini. Telah menyatakan Fulan dan Fulan. Jika ia ingin membebaskannya untuk membeli dan menjual secara kredit, maka ia menulis; dan engkau telah melarangku untuk membeli dan menjualnya dengan kredit
40
Sunan An-Nasa'i # 36/3937
Abdullah (RA)
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ، قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، عَنْ سُفْيَانَ، قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو إِسْحَاقَ، عَنْ أَبِي عُبَيْدَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ اشْتَرَكْتُ أَنَا وَعَمَّارٌ، وَسَعْدٌ، يَوْمَ بَدْرٍ فَجَاءَ سَعْدٌ بِأَسِيرَيْنِ وَلَمْ أَجِئْ أَنَا وَلاَ عَمَّارٌ بِشَىْءٍ‏.‏‏
Amr bin Ali menceritakan kepada kami, katanya, Yahya bin Saeed menceritakan kepada kami, atas wewenang Sufyan, katanya, Abu Ishaq memberitahuku, atas wewenang Abu Ubaidah, atas wewenang Abd Allah berkata, Ammar, Saad, dan aku bergabung pada hari Badar, dan Saad membawa dua orang tawanan, tetapi baik aku maupun Ammar tidak membawa apa-apa.
41
Sunan An-Nasa'i # 36/3938
It was narrated from Az-Zuhri concerning two slaves who were partners, and one of them quit, that he said
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ، عَنْ يُونُسَ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، فِي عَبْدَيْنِ مُتَفَاوِضَيْنِ كَاتَبَ أَحَدُهُمَا قَالَ جَائِزٌ إِذَا كَانَا مُتَفَاوِضَيْنِ يَقْضِي أَحَدُهُمَا عَنِ الآخَرِ‏.‏‏
Ali Ibnu Hajar memberitahu kami, katanya Ibnu Al-Mubarak memberitahu kami, atas wewenang Yunus, atas wewenang Al-Zuhri, dalam dua budak yang sedang bernegosiasi, salah satu dari mereka menulis, katanya diperbolehkan. Jika mereka adalah perunding, salah satu dari mereka akan menyelesaikan masalah untuk yang lain.
42
Sunan An-Nasa'i # 36/3939
Anas bin Malik (RA)
حَدَّثَنِي الشَّيْخُ الإِمَامُ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ النَّسَائِيُّ، قَالَ أَخْبَرَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ عِيسَى الْقُومَسِيُّ، قَالَ حَدَّثَنَا عَفَّانُ بْنُ مُسْلِمٍ، قَالَ حَدَّثَنَا سَلاَّمٌ أَبُو الْمُنْذِرِ، عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏
"‏ حُبِّبَ إِلَىَّ مِنَ الدُّنْيَا النِّسَاءُ وَالطِّيبُ وَجُعِلَ قُرَّةُ عَيْنِي فِي الصَّلاَةِ ‏"‏ ‏.‏
Telah mengabarkan kepada kami Syekh Imam Abu Abdur Rahman An Nasai telah mengabarkan kepada kami [Al Husain bin Isa Al Qumasi] telah menceritakan kepada kami ['Affan bin Muslim] telah menceritakan kepada kami [Sallam Abu Al Mundzir] dari [Tsabit] dari [Anas], dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Dijadikan kesenanganku dari dunia ada pada wanita dan minyak wangi, dan dijadikan penyejuk hatiku ada dalam shalat
43
Sunan An-Nasa'i # 36/3940
Anas bin Malik (RA)
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْلِمٍ الطُّوسِيُّ، قَالَ حَدَّثَنَا سَيَّارٌ، قَالَ حَدَّثَنَا جَعْفَرٌ، قَالَ حَدَّثَنَا ثَابِتٌ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏
"‏ حُبِّبَ إِلَىَّ النِّسَاءُ وَالطِّيبُ وَجُعِلَتْ قُرَّةُ عَيْنِي فِي الصَّلاَةِ ‏"‏ ‏.‏
Telah mengabarkan kepada kami [Ali bin Muslim Ath Thusi] telah menceritakan kepada kami [Sayyar] telah menceritakan kepada kami [Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Tsabit] dari [Anas], dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Dijadikan kesenanganku dari dunia ada pada wanita dan minyak wangi, dan dijadikan penyejuk hatiku ada dalam shalat
44
Sunan An-Nasa'i # 36/3941
Anas bin Malik (RA)
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَفْصِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ، حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ طَهْمَانَ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي عَرُوبَةَ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ لَمْ يَكُنْ شَىْءٌ أَحَبَّ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بَعْدَ النِّسَاءِ مِنَ الْخَيْلِ ‏.‏
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Hafsh bin Abdullah] telah menceritakan kepadaku [ayahku] telah menceritakan kepadaku [Ibarahim bin Thahman] dari [Sa'id bin Abi 'Arubah] dari [Qatadah] dari [Anas bin Malik], dia berkata; "Tidak ada sesuatu yang lebih disukai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam setelah para isteri daripada kuda perang
45
Sunan An-Nasa'i # 36/3942
Abu Hurairah (RA)
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ، قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ، قَالَ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنِ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ، عَنْ بَشِيرِ بْنِ نَهِيكٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏
"‏ مَنْ كَانَ لَهُ امْرَأَتَانِ يَمِيلُ لإِحْدَاهُمَا عَلَى الأُخْرَى جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَحَدُ شِقَّيْهِ مَائِلٌ ‏"‏ ‏.‏
Telah mengabarkan kepada kami ['Amru bin Ali] telah menceritakan kepada kami [Abdur Rahman] telah menceritakan kepada kami [Hammam] dari [Qatadah] dari [An Nadhr bin Anas] dari [Basyir bin Nahik] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barang siapa yang memiliki dua orang isteri dan dia lebih condong kepada salah seorang di antara mereka maka dia akan datang pada Hari Kiamat dalam keadaan salah satu sisinya miring
46
Sunan An-Nasa'i # 36/3943
Aisyah (RA)
أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ، قَالَ أَنْبَأَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، عَنْ أَيُّوبَ، عَنْ أَبِي قِلاَبَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقْسِمُ بَيْنَ نِسَائِهِ ثُمَّ يَعْدِلُ ثُمَّ يَقُولُ ‏
"‏ اللَّهُمَّ هَذَا فِعْلِي فِيمَا أَمْلِكُ فَلاَ تَلُمْنِي فِيمَا تَمْلِكُ وَلاَ أَمْلِكُ ‏"‏ ‏.‏ أَرْسَلَهُ حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ ‏.‏
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Isma'il bin Ibrahim] telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah memberitakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Abdullah bin Yazid] dari ['Aisyah], dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membagi di antara isteri-isteri beliau kemudian beliau berbuat adil dan bersabda: "Ya Allah, inilah yang bisa saya lakukan dalam perkara yang saya mampu dan janganlah Engkau cela diriku dalam perkara yang Engkau mampu dan tidak saya mampu." Hadits tersebut dimursalkan oleh Hammad bin Zaid
47
Sunan An-Nasa'i # 36/3944
Aisyah (RA)
أَخْبَرَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ بْنِ سَعْدٍ، قَالَ حَدَّثَنَا عَمِّي، قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي، عَنْ صَالِحٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، قَالَ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ هِشَامٍ، أَنَّ عَائِشَةَ، قَالَتْ أَرْسَلَ أَزْوَاجُ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَاطِمَةَ بِنْتَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَاسْتَأْذَنَتْ عَلَيْهِ وَهُوَ مُضْطَجِعٌ مَعِي فِي مِرْطِي فَأَذِنَ لَهَا فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أَزْوَاجَكَ أَرْسَلْنَنِي إِلَيْكَ يَسْأَلْنَكَ الْعَدْلَ فِي ابْنَةِ أَبِي قُحَافَةَ ‏.‏ وَأَنَا سَاكِتَةٌ فَقَالَ لَهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ أَىْ بُنَيَّةُ أَلَسْتِ تُحِبِّينَ مَنْ أُحِبُّ ‏"‏ ‏.‏ قَالَتْ بَلَى ‏.‏ قَالَ ‏"‏ فَأَحِبِّي هَذِهِ ‏"‏ ‏.‏ فَقَامَتْ فَاطِمَةُ حِينَ سَمِعَتْ ذَلِكَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَرَجَعَتْ إِلَى أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَأَخْبَرَتْهُنَّ بِالَّذِي قَالَتْ وَالَّذِي قَالَ لَهَا فَقُلْنَ لَهَا مَا نَرَاكِ أَغْنَيْتِ عَنَّا مِنْ شَىْءٍ فَارْجِعِي إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقُولِي لَهُ إِنَّ أَزْوَاجَكَ يَنْشُدْنَكَ الْعَدْلَ فِي ابْنَةِ أَبِي قُحَافَةَ ‏.‏ قَالَتْ فَاطِمَةُ لاَ وَاللَّهِ لاَ أُكَلِّمُهُ فِيهَا أَبَدًا ‏.‏ قَالَتْ عَائِشَةُ فَأَرْسَلَ أَزْوَاجُ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم زَيْنَبَ بِنْتَ جَحْشٍ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَهِيَ الَّتِي كَانَتْ تُسَامِينِي مِنْ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فِي الْمَنْزِلَةِ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَلَمْ أَرَ امْرَأَةً قَطُّ خَيْرًا فِي الدِّينِ مِنْ زَيْنَبَ وَأَتْقَى لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَأَصْدَقَ حَدِيثًا وَأَوْصَلَ لِلرَّحِمِ وَأَعْظَمَ صَدَقَةً وَأَشَدَّ ابْتِذَالاً لِنَفْسِهَا فِي الْعَمَلِ الَّذِي تَصَدَّقُ بِهِ وَتَقَرَّبُ بِهِ مَا عَدَا سَوْرَةً مِنْ حِدَّةٍ كَانَتْ فِيهَا تُسْرِعُ مِنْهَا الْفَيْأَةَ فَاسْتَأْذَنَتْ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَرَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مَعَ عَائِشَةَ فِي مِرْطِهَا عَلَى الْحَالِ الَّتِي كَانَتْ دَخَلَتْ فَاطِمَةُ عَلَيْهَا فَأَذِنَ لَهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أَزْوَاجَكَ أَرْسَلْنَنِي يَسْأَلْنَكَ الْعَدْلَ فِي ابْنَةِ أَبِي قُحَافَةَ وَوَقَعَتْ بِي فَاسْتَطَالَتْ وَأَنَا أَرْقُبُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَأَرْقُبُ طَرْفَهُ هَلْ أَذِنَ لِي فِيهَا فَلَمْ تَبْرَحْ زَيْنَبُ حَتَّى عَرَفْتُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لاَ يَكْرَهُ أَنْ أَنْتَصِرَ فَلَمَّا وَقَعْتُ بِهَا لَمْ أَنْشَبْهَا بِشَىْءٍ حَتَّى أَنْحَيْتُ عَلَيْهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ إِنَّهَا ابْنَةُ أَبِي بَكْرٍ ‏"‏ ‏.‏
Telah mengabarkan kepada kami ['Ubaidullah bin Sa'd bin Ibrahim bin Sa'd] telah menceritakan kepada kami [pamanku] telah menceritakan kepada kami [ayahku] dari [Shalih] dari [Ibnu Syihab] telah mengabarkan kepadaku [Muhammad bin Abdur Rahman bin Al Harits bin Hisyam] bahwa [Aisyah] berkata; "Para isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengirim Fathimah binti Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian dia meminta izin kepada beiau sedang beliau dalam keadaan berbaring bersamaku dalam pakaian buluku. Kemudian beliau memberikan izin kepadanya, lalu Fatimah berkata; "Wahai Rasulullah, sesungguhnya para isteri Tuan mengirimku kepada Tuan, mereka meminta keadilan mengenai anak Abu Quhafah. Dan saya dalam keadaan diam, kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadanya: "Wahai anakku, bukankah engkau mencintai orang yang saya cintai?" Dia berkata; "Ya.' Beliau bersabda: "Maka cintailah orang ini." Kemudian Fathimah bangkit ketika dia mendengar hal tersebut dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Kemudian dia kembali kepada para isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan mengabarkan kepada mereka apa yang telah dia katakan dan apa yang beliau sabdakan kepadanya. Kemudian mereka berkata; kami tidak melihat dirimu memuaskan kami sedikitpun, maka kembalilah kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan katakan kepada beliau; sesungguhnya isteri-isteri Tuan menuntut keadilan mengenai anak Abu Quhafah." Fathimah berkata; "Tidak. Demi Allah saya tidak akan berbicara dengan beliau mengenainya selamanya. 'Aisyah berkata; "Kemudian isteri-isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengirim Zainab binti Jahsy kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan dia adalah orang yang menjadi sainganku di antara isteri-isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di dalam kedudukan di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, saya tidak melihat seorang wanita yang paling baik dalam agama lebih baik daripada Zainab dan lebih bertakwa kepada Allah 'azza wajalla, lebih jujur perkataannya, lebih sering menyambung ikatan kekerabatan, lebih besar sedekahnya, dan lebih rendah diri dalam hal amalan yang dia sedekahkan dan dia gunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah selain cepat marah karena keras budi pekertinya, namun dia cepat menarik diri dari kemarahan. Dia meminta izin kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, sedang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tengah bersama Aisyah dalam baju bulunya sebagaimana ketika Fathimah menemui beliau. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan izin kepadanya, kemudian dia berkata; "Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, sesungguhnya isteri-isteri Tuan mengirimku, mereka meminta keadilan mengenai anak Abu Quhafah." Dan dia mencelaku, dia berbicara lama sedang saya memperhatikan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan memperhatikan ujung matanya, apakah beliau mengizinkan saya (membalas) ucapannya. Zainab tidak kunjung pergi hingga saya mengetahui bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak membenci saya jika saya membalasnya Kemudian tatkala saya mencelanya saya tidak diam begitu saja (mendengar celaannya) hingga (kemudian) saya menyerangnya. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya dia adalah anak Abu Bakar." [Imran bin Bakkar Al Himshi] telah mengabarkan kepadaku, dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Al Yaman] telah memberitakan kepada kami [Syu'aib] dari [Az Zuhri] telah mengabarkan kepadaku [Muhammad bin Abdur Rahman bin Al Harits bin Hisyam] bahwa [Aisyah] berkata;...(dia menyebutkan seperti di atas). Dan dia berkata; "Para isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengirim Zainab kemudian dia meminta izin dan beliau mengizinkannya kemudian dia masuk dan berkata seperti itu. Ma'mar menyelisihi keduanya, dia meriwayatkannya dari Az Zuhri dari 'Urwah dari 'Aisyah
48
Sunan An-Nasa'i # 36/3945
Aisyah (RA)
أَخْبَرَنِي عِمْرَانُ بْنُ بَكَّارٍ الْحِمْصِيُّ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ، قَالَ أَنْبَأَنَا شُعَيْبٌ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، قَالَ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ هِشَامٍ، أَنَّ عَائِشَةَ، قَالَتْ فَذَكَرَتْ نَحْوَهُ وَقَالَتْ أَرْسَلَ أَزْوَاجُ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم زَيْنَبَ فَاسْتَأْذَنَتْ فَأَذِنَ لَهَا فَدَخَلَتْ فَقَالَتْ نَحْوَهُ ‏.‏ خَالَفَهُمَا مَعْمَرٌ رَوَاهُ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ ‏.‏
Diriwayatkan bahwa 'Aisyah menyebutkan laporan serupa dan berkata:"Istri Nabi mengutus Zainab dan dia meminta izin kepadanya untuk masuk dan dia masuk." Dan dia mengatakan hal serupa. Ma'mar membantah keduanya; dia meriwayatkan dari Az-Zuhri, dari 'Urwah, dari 'Aisyah
49
Sunan An-Nasa'i # 36/3946
Aisyah (RA)
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ النَّيْسَابُورِيُّ الثِّقَةُ الْمَأْمُونُ، قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، عَنْ مَعْمَرٍ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتِ اجْتَمَعْنَ أَزْوَاجُ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَأَرْسَلْنَ فَاطِمَةَ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقُلْنَ لَهَا إِنَّ نِسَاءَكَ وَذَكَرَ كَلِمَةً مَعْنَاهَا يَنْشُدْنَكَ الْعَدْلَ فِي ابْنَةِ أَبِي قُحَافَةَ ‏.‏ قَالَتْ فَدَخَلَتْ عَلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَهُوَ مَعَ عَائِشَةَ فِي مِرْطِهَا فَقَالَتْ لَهُ إِنَّ نِسَاءَكَ أَرْسَلْنَنِي وَهُنَّ يَنْشُدْنَكَ الْعَدْلَ فِي ابْنَةِ أَبِي قُحَافَةَ ‏.‏ فَقَالَ لَهَا النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ أَتُحِبِّينِي ‏"‏ ‏.‏ قَالَتْ نَعَمْ قَالَ ‏"‏ فَأَحِبِّيهَا ‏"‏ ‏.‏ قَالَتْ فَرَجَعَتْ إِلَيْهِنَّ فَأَخْبَرَتْهُنَّ مَا قَالَ فَقُلْنَ لَهَا إِنَّكِ لَمْ تَصْنَعِي شَيْئًا فَارْجِعِي إِلَيْهِ ‏.‏ فَقَالَتْ وَاللَّهِ لاَ أَرْجِعُ إِلَيْهِ فِيهَا أَبَدًا ‏.‏ وَكَانَتِ ابْنَةَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم حَقًّا فَأَرْسَلْنَ زَيْنَبَ بِنْتَ جَحْشٍ قَالَتْ عَائِشَةُ وَهِيَ الَّتِي كَانَتْ تُسَامِينِي مِنْ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَتْ أَزْوَاجُكَ أَرْسَلْنَنِي وَهُنَّ يَنْشُدْنَكَ الْعَدْلَ فِي ابْنَةِ أَبِي قُحَافَةَ ‏.‏ ثُمَّ أَقْبَلَتْ عَلَىَّ تَشْتِمُنِي فَجَعَلْتُ أُرَاقِبُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم وَأَنْظُرُ طَرْفَهُ هَلْ يَأْذَنُ لِي مِنْ أَنْ أَنْتَصِرَ مِنْهَا - قَالَتْ - فَشَتَمَتْنِي حَتَّى ظَنَنْتُ أَنَّهُ لاَ يَكْرَهُ أَنْ أَنْتَصِرَ مِنْهَا فَاسْتَقْبَلْتُهَا فَلَمْ أَلْبَثْ أَنْ أَفْحَمْتُهَا فَقَالَ لَهَا النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ إِنَّهَا ابْنَةُ أَبِي بَكْرٍ ‏"‏ ‏.‏ قَالَتْ عَائِشَةُ فَلَمْ أَرَ امْرَأَةً خَيْرًا وَلاَ أَكْثَرَ صَدَقَةً وَلاَ أَوْصَلَ لِلرَّحِمِ وَأَبْذَلَ لِنَفْسِهَا فِي كُلِّ شَىْءٍ يُتَقَرَّبُ بِهِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى مِنْ زَيْنَبَ مَا عَدَا سَوْرَةً مِنْ حِدَّةٍ كَانَتْ فِيهَا تُوشِكُ مِنْهَا الْفَيأَةَ ‏.‏ قَالَ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ هَذَا خَطَأٌ وَالصَّوَابُ الَّذِي قَبْلَهُ ‏.‏
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Rafi' An Naisaburi Ats Tsiqqah Al Makmun] telah menceritakan kepada kami [Abdur Razzaq] dari [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari ['Urwah] dari [Aisyah], dia berkata; "Isteri-isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkumpul dan mengirim Fathimah kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Mereka berkata; "Sesungguhnya isteri-isterimu..dan Az Zuhri menyebutkan suatu kalimat yang maknanya adalah; meminta keadilan mengenai anak Abi Quhafah. Aisyah berkata; kemudian Fathimah menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ketika beliau tengah bersama Aisyah dalam pakaian bulunya, kemudian dia berkata; "Sesungguhnya para isteri Tuan mengirimku kepada Tuan, mereka meminta keadilan mengenai anak Abu Quhafah." Kemudian beliau bersabda kepadanya: "Apakah engkau mencintaiku?" Dia berkata; "Ya." Beliau bersabda: "Maka cintailah dia." Aisyah berkata; "Kemudian Fathimah kembali kepada para isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan mengabarkan kepada mereka apa yang beliau sabdakan. Kemudian mereka berkata; "Sesungguhnya engkau belum melakukan apa-apa, maka kembalilah kepadanya." Fathimah berkata; "Demi Allah, saya tidak akan kembali kepada beliau mengadukan tentang hal ini selamanya." dia adalah benar-benar puteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang sejati. Kemudian mereka mengirim Zainab binti Jahsy. Aisyah berkata; "Dia adalah orang yang menjadi sainganku di antara isteri-isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Kemudian dia berkata; "Sesungguhnya isteri-isteri Tuan mengirimku, mereka meminta keadilan mengenai anak Abu Quhafah. Kemudian dia menghadap kepadaku dan mencelaku, saya memperhatikan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan memperhatikan sudut matanya, apakah beliau mengizinkan saya untuk menanggapinya? Aisyah berkata; kemudian dia mencelaku hingga saya yakin bahwa beliau tidak membenci saya ketika saya menanggapinya. Kemudian saya menghadapinya dan tidak lama sayapun membuatnya tak berkutik. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya dia adalah anak Abu Bakar." Aisyah berkata; "Saya belum melihat wanita yang lebih baik dan lebih banyak bersedekah, lebih sering menyambung hubungan kekerabatan, dan merendahkan diri dalam segala sesuatu untuk mendekatkan diri kepada Allah ta'ala dari Zainab selain sikap cepat marah karena kerasnya budi pekertinya, dan dia bersegera menarik diri darinya. Abu Abdur Rahman berkata; "Ini adalah suatu kesalahan dan yang benar adalah yang sebelumnya
50
Sunan An-Nasa'i # 36/3947
Abu Musa Al-Asy'ari (RA)
أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ، قَالَ حَدَّثَنَا بِشْرٌ، - يَعْنِي ابْنَ الْمُفَضَّلِ - قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ، ‏{‏ عَنْ مُرَّةَ، ‏}‏ عَنْ أَبِي مُوسَى، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏
"‏ فَضْلُ عَائِشَةَ عَلَى النِّسَاءِ كَفَضْلِ الثَّرِيدِ عَلَى سَائِرِ الطَّعَامِ ‏"‏ ‏.‏
Telah mengabarkan kepada kami [Isma'il bin Mas'ud] telah menceritakan kepada kami [Bisyr yaitu Ibnu Al Mufadhdhal] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari ['Amru bin Murrah] dari [Murrah Al Juhani] dari [Abu Musa] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: " Keutamaan Aisyah atas wanita yang lain seperti keutamaan bubur atas makanan yang lain