Jami At-Tirmizi — Hadis #26862
Hadis #26862
حَدَّثَنَا هَنَّادٌ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنْ هِشَامٍ، بِنَحْوِهِ إِلاَّ أَنَّهُ قَالَ قَدْرُ قِرَاءَةِ خَمْسِينَ آيَةً . قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنْ حُذَيْفَةَ . قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَبِهِ يَقُولُ الشَّافِعِيُّ وَأَحْمَدُ وَإِسْحَاقُ اسْتَحَبُّوا تَأْخِيرَ السُّحُورِ .
Hanad menceritakan kepada kami, Waki’ menceritakan kepada kami, dari Hisyam, sesuatu yang serupa, kecuali dia mengatakan jumlah membaca lima puluh ayat. Dia berkata, dan dalam bab itu, mengenai kuasa Hudzaifah. Abu Issa berkata hadith Zayd ibn Thabit adalah hadith yang baik dan sahih. Asy-Syafi’i, Ahmad, dan Ishaq mengatakan bahwa mereka menganjurkan untuk menunda sahur.
Diriwayatkan oleh
Anas bin Malik (RA)
Sumber
Jami At-Tirmizi # 8/704
Gred
Hasan Sahih
Kategori
Bab 8: Puasa
Topik:
#Mother