Sunan An-Nasa'i — Hadis #24368
Hadis #24368
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الأَنْصَارِيُّ، قَالَ أَنْبَأَنَا حُمَيْدٌ، قَالَ سَأَلَ مَيْمُونُ بْنُ سِيَاهٍ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ قَالَ يَا أَبَا حَمْزَةَ مَا يُحَرِّمُ دَمَ الْمُسْلِمِ وَمَالَهُ فَقَالَ مَنْ شَهِدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَاسْتَقْبَلَ قِبْلَتَنَا وَصَلَّى صَلاَتَنَا وَأَكَلَ ذَبِيحَتَنَا فَهُوَ مُسْلِمٌ لَهُ مَا لِلْمُسْلِمِينَ وَعَلَيْهِ مَا عَلَى الْمُسْلِمِينَ .
Maimun bin Siyah bertanya kepada Anas bin Malik: “Wahai Abu Hamzah, apa yang mengharamkan darah dan harta seorang muslim?” Beliau bersabda: “Barangsiapa yang bersaksi La ilaha illallah (tidak ada yang berhak disembah selain Allah) dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah SAW, menghadap kiblat kami, shalat sebagaimana kami shalat, dan memakan hewan sembelihan kami, maka dia adalah seorang Muslim, dan mempunyai hak dan kewajiban yang sama dengan kaum Muslimin.
Diriwayatkan oleh
Maimun bin Siyah (RA)
Sumber
Sunan An-Nasa'i # 37/3968
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 37: Larangan Pertumpahan Darah