Riyadhus Shalihin — Hadis #45893
Hadis #45893
وعن أبي هريرة رضي الله عنه قال: كنا قعوداً حول رسول الله صلى الله عليه وسلم ، ومعنا أبو بكر وعمر رضي الله عنهما في نفر، فقام رسول الله صلى الله عليه وسلم من بين أظهرنا فأبطأ علينا، وخشينا أن يقتطع دوننا وفزعنا فقمنا، فكنت أول من فزع، فخرجت أبتغي رسول الله صلى الله عليه وسلم ، حتى أتيت حائطاً للأنصار لبني النجار، فدرت به هل أجد له باب، فلم أجد، فإذا ربيع يدخل في جوف حائط من بئر خارجه -والربيع: الجدول الصغير -فاحتفزت، فدخلت على رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال: “أبو هريرة؟” فقلت: نعم يا رسول الله ، قال: “ما شأنك” قلت: كنت بين أظهرنا فقمت فأبطأت علينا، فخشينا أن تقتطع دوننا، ففزعنا، فكنت أول من فزع، فأتيت هذا الحائط فاحتفرت كما يحتفر الثعلب، وهؤلاء الناس ورائي. فقال: "يا أبا هريرة" وأعطاني نعليه فقال: "اذهب بنعلي هاتين، فمن لقيت من وراء هذا الحائط يشهد أن لا إله إلا الله مستيقنا بها قلبه، فبشره بالجنة" وذكر الحديث بطوله، ((رواه مسلم)).
Atas wewenang Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Kami sedang duduk mengelilingi Rasulullah SAW, dan bersama kami ada Abu Bakar dan Umar radhiyallahu 'anhu dalam satu kelompok. Kemudian Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bangkit dari belakang kami dan melambat di belakang kami. Kami takut dia akan memotong kami, dan kami ketakutan, jadi kami berdiri. Aku adalah orang pertama yang merasa takut, jadi aku pergi mencari Rasulullah SAW, sampai aku tiba di tembok Ansar Banu al-Najjar. Aku berkeliling untuk melihat apakah aku bisa menemukan pintu untuk itu, tapi aku tidak menemukannya, dan kemudian aku menemukan sebuah mata air. Ia masuk ke dalam lubang dinding dari sebuah sumur di luarnya - dan mata air: sungai kecil - maka aku menjadi bersemangat, maka aku masuk menemui Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan dia berkata: "Abu Hurairah?" Maka aku berkata: Ya, wahai Rasulullah. Dia berkata: “Ada apa denganmu?” Saya berkata: Anda berada di antara kami, jadi Anda bangun dan memperlambat kecepatan untuk kami. Kami takut Anda akan memotong barisan kami, jadi kami ketakutan. Saya yang pertama merasa takut, jadi saya datang ke tembok ini. Jadi saya menggali seperti rubah menggali, dan orang-orang ini berada di belakang saya. Dia berkata: "Wahai Abu! Anak kucing." Beliau memberikan sandalnya padaku dan bersabda: “Pergilah pakai sandal ini, barangsiapa yang kamu jumpai dari balik tembok ini, maka dialah yang bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dengan yakin akan hal itu di dalam hatinya, maka sampaikan kepadanya kabar gembira tentang surga.” Beliau menyebutkan hadits tersebut secara keseluruhan, ((HR Muslim)).
Diriwayatkan oleh
Abu Hurairah (RA)
Sumber
Riyadhus Shalihin # 1/709
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 1: Bab 1