Riyadhus Shalihin — Hadis #45894

Hadis #45894
وعن ابن شماسة قال‏:‏ حضرنا عمرو بن العاص رضي الله عنه ، وهو في سياقة الموت فبكى طويلاً، وحول وجهه إلى الجدار، فجعل ابنه يقول‏:‏ يا أبتاه، أما بشرك رسول الله صلى الله عليه وسلم بكذا‏؟‏ أما بشرك رسول الله صلى الله عليه وسلم بكذا‏؟‏ فأقبل بوجهه فقال‏:‏ إن أفضل ما نعد شهادة أن لا إله إلا الله، وأن محمداً رسول الله ، إني قد كنت على أطباق ثلاث‏:‏ لقد رأيتني وما أحد أشداً بغضاً لرسول الله صلى الله عليه وسلم مني ، ولا أحب إلي من أن أكون قد استمكنت منه فقتلته، فلو مت على تلك الحال لكنت من أهل النار، فلما جعل الله الإسلام في قلبي أتيت النبي صلى الله عليه وسلمى الله عليه وسلم فقلت‏:‏ أبسط يمينك فلأبايعك، فبسط يمينه فقبضت يدي، فقال‏:‏”مالك يا عمرو‏؟‏‏"‏ قلت‏:‏ أردت أن أشترط قال‏:‏ ‏"‏تشترط ماذا‏؟‏‏"‏ قلت ‏:‏ أن يغفر لي، قال‏:‏ ‏"‏أماعلمت أن الإسلام يهدم ما كان قبله، وأن الهجرة تهدم ما كان قبلها، وأن الحج يهدم ما كان قبله” وما كان أحد أحب إلي من رسول الله صلى الله عليه وسلم ، ولا أجل في عيني منه، وما كنت أطيق أن املأ عيني منه إجلالاً له؛ ولو سئلت أن أصفه ما أطقت؛ لأني لم أكن أملاً عيني منه، ولو مت على تلك الحال لرجوت أن أكون من أهل الجنة، ثم ولينا أشياء ما أدري مال حالي فيها‏؟‏ فإذا أنا مت فلا تصحبني نائحة ولا نار، فإذا دفنتموني، فشنوا على التراب شناً، ثم أقيموا حول قبري قدر ما تنحر جزور، ويقسم لحمها، حتى أستأنس بكم، وأنظر ما أراجع به رسل ربي ‏(‏‏(‏رواه مسلم‏)‏‏)‏‏.‏
Dari Ibnu Shamasa, dia berkata: Kami mengunjungi Amr bin Al-Aas radhiyallahu 'anhu, dan dia berada di ambang kematian. Ia menangis lama sekali, dan memalingkan wajahnya ke dinding, maka putranya mulai berkata: Wahai ayah, apakah Rasulullah SAW mengajarkan kemusyrikan ini dan itu? Adapun Rasulullah SAW yang mengajarkan kemusyrikan ini dan itu? Kemudian beliau memalingkan wajahnya dan berkata: Yang terbaik yang kami anggap adalah kesaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan bahwa Muhammad adalah Utusan Allah. Saya telah melakukan ini. Tiga hidangan: Anda melihat saya Tidak ada yang membenci Utusan Tuhan, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, lebih dari saya, dan saya tidak menyukai apa pun selain kenyataan bahwa saya menguasai dia dan membunuhnya. Seandainya aku mati dalam keadaan seperti itu, niscaya aku termasuk penghuni neraka. Ketika Tuhan menempatkan Islam di hatiku, aku mendatangi Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan berkata: Ulurkan tangan kananmu agar aku dapat berjanji setia kepadamu. Dia mengulurkan tangan kanannya dan aku meraih tanganku, lalu dia berkata: “Ada apa denganmu, Amr?” Saya berkata: Saya ingin membuat syarat. Dia berkata: “Apa yang kamu perlukan?” Saya berkata, Untuk memaafkan saya, dia berkata: “Tidak tahukah kamu bahwa Islam menghancurkan apa yang ada sebelumnya, dan bahwa migrasi menghancurkan apa yang ada sebelumnya, dan bahwa haji menghancurkan apa yang ada sebelumnya?” Dan tidak ada seorang pun yang lebih aku sayangi selain Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan tidak ada waktu yang lebih lama di mataku selain dia, dan aku tidak sanggup menatap mataku padanya karena rasa hormat padanya. Jika saya diminta untuk mendeskripsikannya, saya tidak akan melakukannya mampu melakukannya. Karena aku tidak mempunyai harapan sedikit pun dari-Nya, dan andaikata aku mati dalam keadaan itu, niscaya aku termasuk penghuni surga. Kemudian Dia menetapkan kami untuk melakukan hal-hal yang saya tidak tahu. Bagaimana kondisi saya di dalamnya? Jika aku mati, duka dan api tidak akan menemaniku. Dan jika kamu menguburkanku, maka seranglah aku di tanah, lalu letakkan di sekitar kuburanku sebanyak-banyaknya unta yang bisa disembelih dan dagingnya dibagi-bagi, sampai aku menemukan kedamaian denganmu dan melihat dengan apa aku akan kembali kepada rasul Tuhanku ((HR. Muslim)).
Diriwayatkan oleh
Ibn Shumasah (RA)
Sumber
Riyadhus Shalihin # 1/710
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 1: Bab 1
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait