Riyadhus Shalihin — Hadis #46561
Hadis #46561
عن أنس رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم :
"البصاق في المسجد خطيئة، وكفارتها دفنها" ((متفق عليه)). والمرادُ بِدَفْنِهَا إذَا كَانَ المَسْجِدُ تُرَابًا أوْ رَمْلًا ونَحْوَهُ فَيُوَارِيهَا تَحْتَ تُرَابِهِ. قالَ أبُو المحاسِنِ الرُّويَانِي مِنْ أصحابِنا في كِتَابِهِ (البحر) وقِيلَ: المُرَادُ بِدَفْنِهَا إخْراجُهَا مِنَ المَسْجِدِ، أمَّا إِذَا كَانَ المَسْجِدُ مُبَلَّطًا أَوْ مُجَصَّصًا، فَدَلَكَهَا عَلَيْهِ بِمَدَاسِهِ أَوْ بِغَيْرِهِ كَمَا يَفْعَلُهُ كَثيرٌ مِنَ الجُهَّالِ، فَلَيْسَ ذَلِكَ بِدَفْنٍ، بَلْ زِيَادَةٌ فِي الخَطِيئَةِ وَتَكْثِيرٌ لِلقَذَرِ في المَسْجِدِ، وَعَلَى مَنْ فَعَلَ ذَلِكَ أنْ يَمْسَحَهُ بَعْدَ ذَلِكَ بِثَوْبِهِ أَوْ بِيَدِهِ أَوْ غَيرِهِ أَوْ يَغْسِلَهُ.
Dari riwayat Anas radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Meludah di dalam masjid adalah dosa, dan penebusnya adalah dengan menguburnya” ((Setuju)). Yang dimaksud adalah menguburnya jika masjid tersebut tanah atau pasir dan sejenisnya. Jadi dia menyembunyikannya di bawah tanahnya. Abu Al-Mahasin Al-Ruwani, salah satu sahabat kami, berkata dalam kitabnya (Al-Bahr), dan dikatakan: Yang dimaksud adalah menguburkannya. Mengeluarkannya dari masjid, tetapi jika masjid itu beraspal atau diplester, maka digosokkannya dengan tapak atau yang lainnya, seperti yang dilakukan banyak orang jahil. Ini bukanlah penguburan, melainkan menambah dosa dan menambah kekotoran di masjid, dan barangsiapa yang melakukannya maka wajib menghapusnya setelah itu. Dengan pakaiannya, tangannya, sesuatu yang lain, atau dengan mencucinya.
Diriwayatkan oleh
Anas bin Malik (RA)
Sumber
Riyadhus Shalihin # 17/1693
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 17: Bab 17