Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah — Hadis #48051

Hadis #48051
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو، قَالَ‏:‏ انْكسفَتِ الشَّمْسُ يَوْمًا عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، فَقَامَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يُصَلِّي، حَتَّى لَمْ يَكَدْ يَرْكَعُ ثُمَّ رَكَعَ، فَلَمْ يَكَدْ يَرْفَعُ رَأْسَهُ، ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ، فَلَمْ يَكَدْ أَنْ يَسْجُدَ، ثُمَّ سَجَدَ فَلَمْ يَكَدْ أَنْ يَرْفَعَ رَأْسَهُ، ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ، فَلَمْ يَكَدْ أَنْ يَسْجُدَ، ثُمَّ سَجَدَ فَلَمْ يَكَدْ أَنْ يَرْفَعَ رَأْسَهُ، فَجَعَلَ يَنْفُخُ وَيَبْكِي، وَيَقُولُ‏:‏ رَبِّ أَلَمْ تَعِدْنِي أَنْ لا تُعَذِّبَهُمْ وَأَنَا فِيهِمْ‏؟‏ رَبِّ أَلَمْ تَعِدْنِي أَنْ لا تُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ‏؟‏ وَنَحْنُ نَسْتَغْفِرُكَ فَلَمَّا صَلَّى رَكْعَتَيْنِ انْجَلَتِ الشَّمْسُ، فَقَامَ فَحَمِدَ اللَّهَ تَعَالَى، وَأَثْنَى عَلَيْهِ، ثُمَّ قَالَ‏:‏ إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللهِ لا يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلا لِحَيَاتِهِ، فَإِذَا انْكَسَفَا، فَافْزَعُوا إِلَى ذِكْرِ اللهِ تَعَالَى‏.‏
Qutaibah menceritakan kepada kami, beliau berkata: Jarir menceritakan kepada kami, atas wewenang Ata’ bin al-Sa’ib, atas wewenang bapaknya, atas wewenang Abdullah bin Amr, dia berkata: Suatu hari terjadi gerhana matahari. Lalu dia membungkuk, tapi dia hampir tidak melakukannya kepalanya, lalu dia mengangkat kepalanya, tetapi sulit sujud, lalu dia sujud, tetapi hampir tidak dapat mengangkat kepalanya, kemudian dia mengangkat kepalanya, tetapi hampir tidak dapat sujud. Dia sujud, kemudian dia sujud dan hampir tidak bisa mengangkat kepalanya, maka dia mulai membuang ingus dan menangis, dan berkata: Ya Tuhanku, bukankah Engkau berjanji kepadaku bahwa kamu tidak akan menyiksa mereka saat aku berada di antara mereka? Yang mulia Bukankah Anda berjanji tidak akan menyiksa mereka saat mereka meminta maaf? Dan kami mohon maaf. Maka ketika dia shalat dua rakaat, matahari terbit, lalu dia bangun dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Beliau memujinya lalu berkata: Matahari dan bulan adalah dua tanda kebesaran Allah. Mereka tidak dikalahkan oleh kematian atau kehidupan siapa pun, jadi jika Mereka kesal, sehingga buru-buru mengingat Allah SWT.
Diriwayatkan oleh
Abdullah ibn Uamr (RA)
Sumber
Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah # 45/323
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 45: Bab 45
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait