Shahih Muslim — Hadis #9356
Hadis #9356
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ، عَنْ هَمَّامِ بْنِ مُنَبِّهٍ، قَالَ هَذَا مَا حَدَّثَنَا أَبُو هُرَيْرَةَ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَذَكَرَ أَحَادِيثَ مِنْهَا وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " اشْتَدَّ غَضَبُ اللَّهِ عَلَى قَوْمٍ فَعَلُوا هَذَا بِرَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " . وَهُوَ حِينَئِذٍ يُشِيرُ إِلَى رَبَاعِيَتِهِ وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " اشْتَدَّ غَضَبُ اللَّهِ عَلَى رَجُلٍ يَقْتُلُهُ رَسُولُ اللَّهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ " .
Ibnu Abbas meriwayatkan bahwa ia bermalam di rumah bibinya dari pihak ibu, Maimuna. Rasulullah ﷺ bangun di malam hari dan berwudhu singkat (mengambil air) dari kantung air yang tergantung di sana. (Menggambarkan wudhu tersebut, Ibnu Abbas berkata: Wudhu itu singkat dan dilakukan dengan sedikit air.) Aku pun bangun dan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Rasulullah ﷺ. Kemudian aku menghampirinya dan berdiri di sebelah kirinya. Beliau kemudian menyuruhku berjalan ke sisi kanannya. Beliau kemudian melaksanakan salat dan tertidur hingga mendengkur. Bilal datang kepadanya dan memberitahukan tentang salat tersebut. Beliau (Nabi Muhammad ﷺ) kemudian keluar dan melaksanakan salat subuh tanpa berwudhu. Sufyan berkata: Itu adalah hak istimewa Rasulullah ﷺ karena telah disampaikan kepada kita bahwa mata Rasulullah ﷺ tidur, tetapi hatinya tidak tidur.
Diriwayatkan oleh
It has been narrated by Hammam b. Munabbih who said
Sumber
Shahih Muslim # 6/1793
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 6: Salat Musafir dan Qasar