Riyadhus Shalihin — Hadis #46539

Hadis #46539
وعَنْ أسْمَاءَ رَضِيَ اللَّه عنْهَا: أنَّ امْرأَةً سألتِ النبيَّ ﷺ فَقَالتْ: يا رَسُولَ اللَّه، إنَّ ابْنَتِي أصَابَتْهَا الْحَصْبةُ، فتَمَرَّقَ شَعْرُهَا، وإنِّي زَوَّجْتُها، أفَأَصِلُ فِيهِ؟ فقالَ: لَعَنَ اللَّه الْواصِلةَ والْمَوصولة متفقٌ عليه. وفي روايةٍ: الواصِلَةَ والمُسْتوصِلَةَ. قَوْلَهَا:"فَتَمرَّقَ"هو بالرَّاءِ، ومعناهُ: انْتثر وَسَقَطَ،"والْوَاصِلة": التي تَصِلُ شَعْرهَا، أو شَعْر غَيْرِهَا بشَعْرٍ آخَرَ."والمَوْصُولة": التي يُوصَلُ شَعْرُهَا. "والمُستَوصِلَةُ": التي تَسْأَلُ منْ يَفْعَلُ ذلكَ لَهَا.
Atas wewenang Asmaa, semoga Tuhan meridhoinya: Seorang wanita bertanya kepada Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan berkata: Ya Rasulullah, putriku terkena campak, dan rambutnya terbelah, dan aku menikahkannya. Haruskah aku berpisah di dalamnya? Dia berkata: Semoga Tuhan melaknat wanita yang diberi tanda hubung dan wanita yang terhubung. Disepakati. Dalam salah satu riwayatnya: Al-Wasila dan Al-Mustasila. Ucapannya: “Demikianlah ia dipenuhi air mata” adalah dengan huruf Ra’, dan maknanya adalah: Itu tersebar dan jatuh. “Dan wasla”: orang yang menyambungkan rambutnya, atau rambut orang lain, ke rambut yang lain. “Yang terhubung”: orang yang rambutnya disambung. “Al-Mustasila”: orang yang meminta seseorang melakukan itu untuknya.
Diriwayatkan oleh
Asma binti Abubakr (RA)
Sumber
Riyadhus Shalihin # 17/1642
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 17: Bab 17
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya
Topik: #Mother

Hadis Terkait