Riyadhus Shalihin — Hadis #46625

Hadis #46625
وعن همام بن الحارث، عن المقداد، رضي الله عنه أم رجلا جعل يمدح عثمان رضي الله عنه ، فعمد المقداد، فجثا على ركبتيه، فجعل يحثو في وجهه الحصباء، فقال له عثمان‏:‏ ما شأنك‏؟‏ فقال‏:‏ إن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال‏:‏ “إذا رأيتم المادحين، فاحثوا في وجوههم التراب‏"‏ ‏(‏‏(‏رواه مسلم‏)‏‏)‏‏.‏ فهذه الأحاديث في النهي، وجاء في الإباحة أحاديث كثيرة صحيحة‏.‏ قال العلماء‏:‏ وطريق الجمع بين الأحاديث أن يقال‏:‏ إن كان الممدوح عنده كمال إيمان ويقين، ورياضة نفس، ومعرفة تامة بحيث لا يفتن، ولا يغتر بذلك، ولا تلعب به نفسه، فليس بحرام ولا مكروه، وإن خيف عليه شيء من هذه الأمور، كره مدحه في وجهه كراهة شديدة، وعلى هذا التفصيل تنزل الأحاديث المختلفة في ذلك‏.‏ ومما جاء في الإباحة قوله صلى الله عليه وسلم لأبي بكر رضي الله عنه‏:‏ “أرجو أن تكون منهم‏"‏ أي من الذين يُدعون من جميع أبواب الجنة لدخولها، وفي الحديث الآخر‏:‏ ‏"‏لست منهم‏"‏ أي‏:‏ لست من الذين يُسبلون أُزرهم خيلاء‏.‏ وقال صلى الله عليه وسلم لعمر رضي الله عنه‏:‏ “ما رآك الشيطان سالكًا فجًا إلا سلك فجًا غير فجك” والأحاديث في الإباحة كثيرة، وقد ذكرت جملة من أطرافها في كتاب‏:‏ ‏"‏الأذكار‏"‏‏.‏
Atas wewenang Hammam bin Al-Harits, atas wewenang Al-Miqdad radhiyallahu 'anhu, ibu dari seorang laki-laki yang mulai memuji Utsman radhiyallahu 'anhu. Maka Al-Miqdad membaptis, dan dia berlutut dan mulai menggosokkan kerikil ke wajahnya. Utsman berkata kepadanya: Apa urusanmu? Dia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Jika kamu melihat orang-orang yang memuji, lemparkan debu ke wajah mereka.” (HR.Muslim). Hadits-hadits ini mengandung larangan, dan banyak pula hadits yang memperbolehkannya Benar. Para ulama berkata: Cara menggabungkan hadits-hadits tersebut adalah dengan mengatakan: Jika orang yang dipuji itu beriman, yakin, menguasai diri, dan ilmunya sempurna sehingga dia tidak tergoda, tidak tertipu, dan tidak mempermainkan dirinya sendiri, maka hal itu tidak haram dan tidak tercela, dan jika salah satu dari hal-hal tersebut dikhawatirkan, maka dia sangat enggan memujinya secara langsung, dan berdasarkan rincian tersebut diturunkan berbagai hadits mengenai hal itu. Di antara yang diperbolehkan adalah pernyataannya, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, kepada Ubayy. Bakr radhiyallahu 'anhu berkata: “Aku harap kamu termasuk salah satu dari mereka”, yaitu salah satu orang yang dipanggil dari semua pintu surga untuk memasukinya, dan dalam hadits yang lain: “Aku bukan salah satu dari mereka”, artinya: Saya tidak termasuk orang-orang yang merendahkan diri karena kesombongan. Dan dia, semoga doa dan damai Allah besertanya, berkata kepada Umar, semoga Tuhan meridhoi dia: “Setan tidak pernah melihatmu berjalan dengan cara yang kasar kecuali dia berjalan di jalan yang berbeda dari jalanmu.” Hadits tentang kebolehan itu banyak sekali, dan ada satu kalimat yang disebutkan. Dari tepinya di dalam buku: "Salam".
Diriwayatkan oleh
Hammam bin Al Harith (RA)
Sumber
Riyadhus Shalihin # 17/1790
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 17: Bab 17
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait