Bulughul Maram — Hadis #53422
Hadis #53422
وَعَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ مَنْ عَيَّرَ أَخَاهُ بِذَنْبٍ, لَمْ يَمُتْ حَتَّى يَعْمَلَهُ } أَخْرَجَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ وَحَسَّنَهُ, وَسَنَدُهُ مُنْقَطِعٌ. 1 .1 - موضوع. رواه الترمذي (2505) من طريق خال بن معدان عن معاذ. وقال:" حديث حسن غريب، وليس إسناده بمتصل، وخالد بن معدان لم يدرك معاذ بن جبل". قلت: وفي سند محمد بن الحسن الهمداني وهو" كذاب".
Dari hadis Muadh bin Jabal radhiyallahu 'anhu - dia berkata: Rasulullah - semoga doa dan damai sejahtera Allah besertanya - bersabda: “Barangsiapa mencela saudaranya karena suatu dosa, maka dia tidak akan mati sampai dia melakukannya.” Dia memasukkannya. Al-Tirmidzi mengklasifikasikannya sebagai hasan, namun rantai penularannya terputus. 1 .1 - Dibuat. Diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi (2505) pada riwayat Khal bin Ma’dan pada riwayat Moaz. Beliau berkata: “Sebuah hadits Hasan Gharib, dan rantai penularannya tidak berkesinambungan, dan Khalid bin Ma’dan tidak Muadh bin Jabal menyusul.” Saya berkata: Dan yang termasuk dalam rantai penularan adalah Muhammad bin Al-Hasan Al-Hamdani, dan dia adalah seorang “pembohong”.
Diriwayatkan oleh
Mu'adh bin Jabal (RA)
Sumber
Bulughul Maram # 16/1515
Kategori
Bab 16: Bab 16