Bulughul Maram — Hadis #52389
Hadis #52389
وَعَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اَللَّهِ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا: { أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -حَجَّ, فَخَرَجْنَا مَعَهُ, حَتَّى أَتَيْنَا ذَا الْحُلَيْفَةِ, فَوَلَدَتْ أَسْمَاءُ بِنْتُ عُمَيْسٍ, فَقَالَ: " اِغْتَسِلِي وَاسْتَثْفِرِي بِثَوْبٍ, وَأَحْرِمِي " وَصَلَّى رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -فِي اَلْمَسْجِدِ, ثُمَّ رَكِبَ اَلْقَصْوَاءَ 1 حَتَّى إِذَا اِسْتَوَتْ بِهِ عَلَى اَلْبَيْدَاءِ أَهَلَّ بِالتَّوْحِيدِ: " لَبَّيْكَ اَللَّهُمَّ لَبَّيْكَ, لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ, إِنَّ اَلْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ, لَا شَرِيكَ لَكَ ".
حَتَّى إِذَا أَتَيْنَا اَلْبَيْتَ اِسْتَلَمَ اَلرُّكْنَ, فَرَمَلَ ثَلَاثًا وَمَشَى أَرْبَعًا, ثُمَّ أَتَى مَقَامَ إِبْرَاهِيمَ فَصَلَّى, ثُمَّ رَجَعَ إِلَى اَلرُّكْنِ فَاسْتَلَمَهُ.
ثُمَّ خَرَجَ مِنَ اَلْبَابِ إِلَى اَلصَّفَا, فَلَمَّا دَنَا مِنَ اَلصَّفَا قَرَأَ: " إِنَّ اَلصَّفَا وَاَلْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اَللَّهِ " " أَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اَللَّهُ بِهِ " فَرَقِيَ اَلصَّفَا, حَتَّى رَأَى اَلْبَيْتَ, فَاسْتَقْبَلَ اَلْقِبْلَةَ 2 فَوَحَّدَ اَللَّهَ وَكَبَّرَهُ وَقَالَ: " لَا إِلَهَ إِلَّا اَللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ, لَهُ اَلْمُلْكُ, وَلَهُ اَلْحَمْدُ, وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ, لَا إِلَهَ إِلَّا اَللَّهُ [ وَحْدَهُ ] 3 أَنْجَزَ وَعْدَهُ, وَنَصَرَ عَبْدَهُ, وَهَزَمَ اَلْأَحْزَابَ وَحْدَهُ ". ثُمَّ دَعَا بَيْنَ ذَلِكَ 4 ثَلَاثَ مَرَّاتٍ, ثُمَّ نَزَلَ إِلَى اَلْمَرْوَةِ, حَتَّى 5 اِنْصَبَّتْ قَدَمَاهُ فِي بَطْنِ اَلْوَادِي [ سَعَى ] 6 حَتَّى إِذَا صَعَدَتَا 7 مَشَى إِلَى اَلْمَرْوَةِ 8 فَفَعَلَ عَلَى اَلْمَرْوَةِ, كَمَا فَعَلَ عَلَى اَلصَّفَا … - فَذَكَرَ اَلْحَدِيثَ. وَفِيهِ:
فَلَمَّا كَانَ يَوْمَ اَلتَّرْوِيَةِ تَوَجَّهُوا إِلَى مِنَى, وَرَكِبَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -فَصَلَّى بِهَا اَلظُّهْرَ, وَالْعَصْرَ, وَالْمَغْرِبَ, وَالْعِشَاءَ, وَالْفَجْرَ, ثُمَّ مَكَثَ قَلِيلاً حَتَّى طَلَعَتْ اَلشَّمْسُ، فَأَجَازَ حَتَّى أَتَى عَرَفَةَ, فَوَجَدَ اَلْقُبَّةَ قَدْ ضُرِبَتْ لَهُ بِنَمِرَةَ 9 فَنَزَلَ بِهَا.
حَتَّى إِذَا زَاغَتْ اَلشَّمْسُ أَمَرَ بِالْقَصْوَاءِ, فَرُحِلَتْ لَهُ, فَأَتَى بَطْنَ اَلْوَادِي, فَخَطَبَ اَلنَّاسَ.
ثُمَّ أَذَّنَ ثُمَّ أَقَامَ, فَصَلَّى اَلظُّهْرَ, ثُمَّ أَقَامَ فَصَلَّى اَلْعَصْرَ, وَلَمْ يُصَلِّ بَيْنَهُمَا شَيْئًا.
ثُمَّ رَكِبَ حَتَّى أَتَى اَلْمَوْقِفَ فَجَعَلَ بَطْنَ نَاقَتِهِ اَلْقَصْوَاءِ إِلَى الصَّخَرَاتِ, وَجَعَلَ حَبْلَ اَلْمُشَاةِ 10 بَيْنَ يَدَيْهِ وَاسْتَقْبَلَ اَلْقِبْلَةَ, فَلَمْ يَزَلْ وَاقِفاً حَتَّى غَرَبَتِ اَلشَّمْسُ, وَذَهَبَتْ اَلصُّفْرَةُ قَلِيلاً, حَتَّى غَابَ اَلْقُرْصُ, وَدَفَعَ, وَقَدْ شَنَقَ لِلْقَصْوَاءِ اَلزِّمَامَ حَتَّى إِنَّ رَأْسَهَا لَيُصِيبُ مَوْرِكَ رَحْلِهِ, وَيَقُولُ بِيَدِهِ اَلْيُمْنَى: " أَيُّهَا اَلنَّاسُ, اَلسَّكِينَةَ, اَلسَّكِينَةَ ", كُلَّمَا أَتَى حَبْلاً 11 أَرْخَى لَهَا قَلِيلاً حَتَّى تَصْعَدَ.
حَتَّى أَتَى اَلْمُزْدَلِفَةَ, فَصَلَّى بِهَا اَلْمَغْرِبَ وَالْعِشَاءَ, بِأَذَانٍ وَاحِدٍ وَإِقَامَتَيْنِ, وَلَمْ يُسَبِّحْ 12 بَيْنَهُمَا شَيْئًا, ثُمَّ اِضْطَجَعَ حَتَّى طَلَعَ اَلْفَجْرُ, فَصَلَّى 13 اَلْفَجْرَ, حِينَ 14 تَبَيَّنَ لَهُ اَلصُّبْحُ بِأَذَانٍ وَإِقَامَةٍ ثُمَّ رَكِبَ حَتَّى أَتَى اَلْمَشْعَرَ اَلْحَرَامَ, فَاسْتَقْبَلَ اَلْقِبْلَةَ, فَدَعَاهُ, وَكَبَّرَهُ, وَهَلَّلَهُ 15 فَلَمْ يَزَلْ وَاقِفًا حَتَّى أَسْفَرَ جِدًّا.
فَدَفَعَ قَبْلَ أَنْ تَطْلُعَ اَلشَّمْسُ, حَتَّى أَتَى بَطْنَ مُحَسِّرَ فَحَرَّكَ قَلِيلاً، ثُمَّ سَلَكَ اَلطَّرِيقَ اَلْوُسْطَى اَلَّتِي تَخْرُجُ عَلَى اَلْجَمْرَةِ اَلْكُبْرَى, حَتَّى أَتَى اَلْجَمْرَةَ اَلَّتِي عِنْدَ اَلشَّجَرَةِ, فَرَمَاهَا بِسَبْعِ حَصَيَاتٍ, يُكَبِّرُ مَعَ كُلِّ حَصَاةٍ مِنْهَا, مِثْلَ حَصَى اَلْخَذْفِ, رَمَى مِنْ بَطْنِ اَلْوَادِي، ثُمَّ اِنْصَرَفَ إِلَى اَلْمَنْحَرِ, فَنَحَرَ، ثُمَّ رَكِبَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -فَأَفَاضَ إِلَى اَلْبَيْتِ, فَصَلَّى بِمَكَّةَ اَلظُّهْرَ } رَوَاهُ مُسْلِمٌ مُطَوَّلاً 16 .1 - وهي ناقته صلى الله عليه وسلم.
2 - تحرف في " أ " إلى: " فاستقبله واستقبل القبلة ".3 - سقطت من الأصلين، واستدركتها من مسلم.4 - زاد مسلم: " قال مثل هذا ".
5 - زاد مسلم: " إذا ".
6 - سقطت من الأصلين، واستدركتها من مسلم.7 - في الأصلين: " صعد "، والتصويب من مسلم.8 - كذا بالأصلين، وفي مسلم: " مشى حتى أتى المروة ".
9 - موضع بجنب عرفات، وليس من عرفات.
10 - أي: طريقهم الذي يسلكونه.11 - زاد مسلم: " من الحبال ".
12 - أي: لم يصل نافلة.13 - كذا في الأصلين، وفي مسلم: " وصلى ".14 - تحرف في " أ " إلى: " حتى ".15 - كذا هو في مسلم، وفي الأصلين: " فدعا، وكبر، وهلل ".
16 - صحيح. رواه مسلم ( 1218 ) ولشيخنا العلامة محمد ناصر الدين الألباني -حفظه الله- كتاب: " حجة النبي صلى الله عليه وسلم " ساق فيها حديث جابر هذا وزياداته من كتب السنة ونسقها أحسن تنسيق، والكتاب مطبوع عدة طبعات.
Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah, semoga Allah meridai mereka berdua: {Rasulullah shalla Allahu alaihi wa sallam menunaikan ibadah haji, dan kami mengikutinya hingga sampai di Dzul-Hulayfah. Asma binti Umayyah melahirkan, lalu beliau bersabda: “Mandilah dan bungkus dirimu dengan kain, lalu masuklah ke dalam keadaan ihram.” Rasulullah shalla Allahu alaihi wa sallam kemudian shalat di masjid, lalu beliau menaiki Al-Qaswa’ hingga sejajar dengannya di padang pasir.} Beliau memulai dengan menyatakan keesaan Allah: “Ya Allah, aku di sini, aku di sini. Aku di sini, Engkau tidak mempunyai sekutu, aku di sini. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kekuasaan hanya milik-Mu. Engkau tidak mempunyai sekutu.”
Ketika kami sampai di Ka'bah, beliau menyentuh Batu Hitam, kemudian melaksanakan tiga rakaat dengan cepat dan empat rakaat dengan kecepatan normal. Kemudian beliau pergi ke Makam Ibrahim dan shalat. Kemudian ia kembali ke Batu Hitam dan menyentuhnya.
Lalu ia keluar melalui pintu menuju Safa. Ketika ia mendekati As-Safa, ia membaca: “Sesungguhnya As-Safa dan Al-Marwa adalah di antara simbol-simbol Allah.” “Aku memulai dengan apa yang telah Allah mulai.” Maka ia naik ke As-Safa hingga ia melihat Ka'bah, kemudian ia menghadap kiblat. Ia menyatakan keesaan Allah dan memuji-Nya, seraya berkata: “Tidak ada tuhan selain Allah, Yang Maha Esa, tanpa sekutu. Milik-Nya kekuasaan, milik-Nya pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada tuhan selain Allah [Yang Maha Esa].” Ia telah menyempurnakan janji-Nya, dan Ia telah menolong hamba-Nya, dan Ia telah mengalahkan sekutu-sekutu itu seorang diri.” Kemudian beliau shalat tiga kali di antara itu, lalu beliau turun ke al-Marwa, hingga kakinya tenggelam ke dasar lembah. [Beliau berlari] hingga kakinya naik. Kemudian beliau berjalan ke al-Marwa dan melakukan di al-Marwa seperti yang telah beliau lakukan di al-Safa… - dan beliau menyebutkan hadits. Dan di dalamnya:
Ketika hari itu tiba, pada Hari Tarwiyah, mereka pergi ke Mina, dan Rasulullah shalla Allahu alaihi wa sallam menunggang kuda ke sana dan melaksanakan shalat Zuhur, Ashar, Maghrib, Isya, dan Subuh. Kemudian beliau tinggal sebentar hingga matahari terbit, dan beliau melanjutkan perjalanan hingga sampai di Arafat. Beliau mendapati tenda telah didirikan untuknya di Namirah 9, maka beliau tinggal di sana.
Ketika matahari telah melewati puncaknya, beliau memerintahkan Al-Qaswa’ untuk dipasangi pelana. Beliau pergi ke dasar lembah dan berpidato kepada orang-orang.
Kemudian beliau mengumandangkan azan, kemudian iqamah, dan melaksanakan shalat Zuhur. Kemudian beliau mengumandangkan iqamah lagi dan melaksanakan shalat. Ia melaksanakan salat Ashar, dan tidak melakukan salat apa pun di antara keduanya.
Kemudian ia menunggang untanya hingga sampai di tempat berdiri (di Arafat), dan ia memposisikan perut untanya, Al-Qaswa, menghadap ke bebatuan, dan ia meletakkan tali para pengawal di depannya dan menghadap kiblat. Ia tetap berdiri hingga matahari terbenam. Warna kuning memudar sedikit, hingga matahari menghilang. Ia terus maju, setelah mengencangkan kendali untanya, Al-Qaswa, sehingga kepalanya hampir menyentuh pelana. Ia memberi isyarat dengan tangan kanannya, berkata, "Wahai manusia, tenanglah, tenanglah!" Setiap kali ia sampai di tali, ia sedikit melonggarkannya agar untanya bisa naik.
Ia melanjutkan perjalanan hingga sampai di Muzdalifah, di mana ia melaksanakan salat Maghrib. Dan salat Maghrib, dengan satu azan dan dua azan untuk memulai salat, dan ia tidak membaca doa apa pun di antara keduanya. Kemudian ia berbaring hingga fajar, dan ia melaksanakan salat Subuh ketika pagi sudah terang baginya, dengan satu azan dan satu azan untuk memulai salat. Seruan untuk memulai salat. Kemudian beliau menunggang unta hingga sampai di Monumen Suci, lalu menghadap kiblat, menyeru Allah, memuji-Nya, dan menyatakan keesaan-Nya. Beliau berdiri hingga hari sangat terang.
Kemudian sebelum matahari terbit, beliau pergi ke lembah Muhassar dan bergerak sedikit, lalu mengambil jalan tengah yang menuju Jamrah besar, hingga sampai di Jamrah yang dekat dengan pohon, dan melemparkan tujuh kerikil ke arahnya, mengucapkan “Allahu Akbar” setiap kali melempar kerikil, seperti kerikil yang digunakan untuk melempar. Beliau melempar dari lembah, lalu pergi ke tempat penyembelihan. Kemudian beliau menyembelih hewan kurban, dan Rasulullah shalla Allahu alaihi wa sallam menaiki untanya dan menuju Ka'bah. Kemudian beliau melaksanakan salat Zuhur di Mekah. (Diriwayatkan oleh Muslim secara panjang lebar, hlm. 16). 1 - Ini merujuk pada untanya (shalawat dan salam Allahu alaihi wa sallam).
2 - Dalam manuskrip "A" tertulis secara tidak benar. sebagai: "Maka dia menghadapinya dan menghadap kiblat." 3 - Ini dihilangkan dari kedua manuskrip asli dan ditambahkan dari Muslim. 4 - Muslim menambahkan: "Dia mengatakan sesuatu yang serupa."
5 - Muslim menambahkan: "Jika." 6 - Ini dihilangkan dari dua sumber asli, dan saya menambahkannya dari Muslim. 7 - Dalam dua sumber asli: "naik," dan koreksinya dari Muslim. 8 - Jadi dalam dua sumber asli, dan dalam Muslim: "berjalan sampai dia sampai di al-Marwa."
9 - Sebuah tempat di sebelah Arafat, tetapi bukan bagian dari Arafat.
10 - Yaitu, jalan yang mereka lalui. 11 - Muslim menambahkan: "dari tali."
12 - Yaitu, dia tidak melakukan salat sunnah. 13 - Jadi dalam dua sumber asli, dan dalam Muslim: "dan salat." 14 - Itu rusak dalam manuskrip "A" menjadi: "sampai." 15 - Jadi dalam Muslim, dan dalam dua sumber asli: "lalu dia berdoa, dan memuliakan Allah, dan menyatakan keesaan-Nya."
16 - Otentik. Diriwayatkan oleh Muslim (1218). Ulama terhormat kita, Muhammad Nasir al-Din al-Albani (semoga Allah melindunginya), memiliki sebuah buku berjudul "Haji Nabi (shalawat dan salam kepadanya)," di mana beliau memasukkan hadits Jabir ini dan tambahannya dari kitab-kitab Sunnah, dan beliau menyusunnya dengan cara terbaik. Formatnya bagus, dan buku tersebut telah dicetak dalam beberapa edisi.
Diriwayatkan oleh
Jabir bin 'Abdullah (RAA) narrated, ‘The Messenger of Allah (ﷺ) performed Hajj (on the 10th year of Hijrah), and we set out with him (to perform Hajj). When we reached Dhul-Hulaifah, Asma' bint 'Umais gave birth to Muhammad Ibn Abi Bakr. She sent a messag
Sumber
Bulughul Maram # 6/742
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 6: Bab 6