Shahih Muslim — Hadis #7640
Hadis #7640
وَحَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، ح وَحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، كِلاَهُمَا عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم
" لاَ يُبْغِضُ الأَنْصَارَ رَجُلٌ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ " .
Diriwayatkan oleh Hasan al-Hulwānī: Dia berkata: “Aku mendengar Shabābah berkata: ‘Abd ul-Quddūs biasa memberi tahu kami, katanya: “Suwayd bin Aqalah berkata…” [padahal seharusnya ‘bin Ghafalah’].’ Shabābah berkata: ‘Dan aku mendengar Abd ul-Quddūs berkata: “Rasulullah ﷺ melarang mengambil Rawḥ secara tidak sengaja.”’ [Shabābah] berkata: ‘Dia ditanya: “Apa artinya itu?”’ [Abd ul-Quddūs] menjawab: “Artinya membuat lubang di dinding untuk membiarkan angin masuk secara tidak sengaja.”’ [Dia mengubah hadits aslinya, mengganti ‘Rūḥ’ (jiwa) dengan ‘Rawḥ’ (angin), dan ‘Gharaḍān’ (sebagai sasaran) dengan ‘Arḍān’ (secara tidak sengaja), hanya dengan mengubah beberapa huruf.] Muslim Ia berkata: “Aku mendengar Ubayd Allah bin Umar al-Qawārīrī berkata, aku mendengar Hammād bin Zayd berkata kepada seorang pria setelah ia bersama Mahdī bin Hilāl selama beberapa hari: ‘Apa sumur asin ini [yaitu, tidak berguna atau berbahaya] yang menyembur ke arahmu?’ Dia menjawab: ‘Ya, wahai Abā Ismā’īl [mengangguk setuju].’”
Diriwayatkan oleh
It is narrated on the authority of Abu Sa'id Khudri that the Messenger of Allah observed
Sumber
Shahih Muslim # 1/77
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 1: Iman