Bab 6
Kembali ke Bab
01
Adabul Mufrad # 0/1
قَالَ عِيَاضٌ: وَكُنْتُ حَرْبًا لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَهْدَيْتُ إِلَيْهِ نَاقَةً، قَبْلَ أَنْ أُسْلِمَ، فَلَمْ يَقْبَلْهَا وَقَالَ: «إِنِّي أَكْرَهُ زَبْدَ الْمُشْرِكِينَ»
Iyaad berkata: Saya berperang untuk Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan saya menghadiahkan seekor unta betina kepadanya, sebelum saya masuk Islam, tetapi dia tidak menerimanya dan berkata: “Saya benci "Busa orang musyrik"
02
Adabul Mufrad # 0/7
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ أَبِي هَاشِمٍ قَالَ: حَدَّثَنِي نُصَيْرُ بْنُ عُمَرَ بْنِ يَزِيدَ بْنِ قَبِيصَةَ بْنِ يَزِيدَ الْأَسَدِيُّ، عَنْ فُلَانٍ قَالَ: سَمِعْتُ بُرْمَةَ بْنَ لَيْثِ بْنِ بُرْمَةَ، أَنَّهُ سَمِعَ قَبِيصَةَ بْنَ بُرْمَةَ الْأَسَدِيَّ قَالَ: كُنْتُ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ: «أَهْلُ الْمَعْرُوفِ فِي الدُّنْيَا هُمْ أَهْلُ الْمَعْرُوفِ فِي الْآخِرَةِ، وَأَهْلُ الْمُنْكَرِ فِي الدُّنْيَا هُمْ أَهْلُ الْمُنْكَرِ فِي الْآخِرَةِ» \n---\n[قال الشيخ الألباني] : \nصحيح لغيره
Ali bin Abi Hasyim menceritakan kepada kami: Nusayr bin Omar bin Yazid bin Qabisa bin Yazid Al-Asadi menceritakan kepadaku, atas wewenang si fulan yang berkata: Aku mendengar sebuah rumor. Ibnu Laith Ibn Burmah, bahwa dia mendengar Qubaysah Ibn Burmah Al-Asadi berkata: Aku bersama Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan aku mendengar dia berkata: “Orang-orang baik di dunia adalah orang-orang baik di akhirat, dan orang-orang jahat di dunia adalah orang-orang jahat di akhirat.” \n---\n[Syekh Al-Albani berkata]: \nHal ini berlaku untuk orang lain
03
Adabul Mufrad # 0/8
جاء أبو أمية عبد الكريم (على اليمين) للقاء أبا العالية وعليه ثوب صوف غليظ. فقال له أبو العالية (رضي الله عنه): هي ثياب رهبان النصارى. كان المسلمون يلبسون ملابس جيدة للقاء بعضهم البعض.
Abu Umayyah Abdul Karim (kanan) datang menemui Abul Aliya dengan mengenakan kain wol tebal. Abul Alia (RA) memberitahunya, itu adalah pakaian para biksu Nasrani. Umat Islam biasa mengenakan pakaian yang bagus untuk bertemu satu sama lain.
04
Adabul Mufrad # 0/9
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ قَالَ: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَطَاءٍ، عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ: إِذَا عَطَسَ أَحَدُكُمْ فَلْيَقُلِ: الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَلْيَقُلْ مَنْ يَرُدُّ: يَرْحَمُكَ اللَّهُ، وَلْيَقُلْ هُوَ: يَغْفِرُ اللَّهُ لِي وَلَكُمْ\n---\n[قال الشيخ الألباني] : \nصحيح الإسناد موقوفا
Abu Nu’aym menceritakan kepada kami, dia berkata: Sufyan menceritakan kepada kami, atas wewenang Ata’, atas wewenang Abu Abdul Rahman, atas wewenang Abdullah, yang berkata: Jika ada di antara kalian yang bersin, hendaklah dia mengucapkan: Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, dan hendaklah siapa pun yang menjawab berkata: Semoga Allah merahmatimu, dan biarlah dia berkata: Semoga Allah mengampuni aku dan kamu\n---\n[Syekh Al-Albani berkata]:\nSahih rangkaian narasi Ditangguhkan
05
Adabul Mufrad # 0/12
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بِشْرٍ قَالَ: حَدَّثَنَا قَبِيصَةُ قَالَ: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ رَبَاحٍ، عَنْ أَبِي عُبَيْدِ اللَّهِ، عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ: لَقِيَنِي رَجُلٌ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخَذَ بِمَنْكِبِي مِنْ وَرَائِي، قَالَ: أَمَا إِنِّي أُحِبُّكَ، قَالَ: أَحَبَّكَ الَّذِي أَحْبَبْتَنِي لَهُ، فَقَالَ: لَوْلَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا أَحَبَّ الرَّجُلُ الرَّجُلَ فَلْيُخْبِرْهُ أَنَّهُ أَحَبَّهُ» مَا أَخْبَرْتُكَ، قَالَ: ثُمَّ أَخَذَ يَعْرِضُ عَلَيَّ الْخِطْبَةَ قَالَ: أَمَا إِنَّ عِنْدَنَا جَارِيَةً، أَمَا إِنَّهَا عَوْرَاءُ
Yahya bin Bishr meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Qabisah meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Sufyan meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Rabah, atas wewenang Abu Ubayd Allah, atas wewenang Mujahid, dia berkata: Dia bertemu denganku. Seorang laki-laki dari para sahabat Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, memegang bahuku dari belakangku dan berkata: Sedangkan aku, aku mencintaimu. Dia berkata: Aku mencintaimu sebagaimana kamu mencintaiku. Kepadanya, dan dia berkata: Seandainya Rasulullah SAW tidak bersabda: “Jika seorang laki-laki mencintai laki-laki lain, hendaklah dia mengatakan kepadanya bahwa dia mencintainya,” tentu aku tidak akan memberitahumu. Dia berkata: Lalu dia mulai melamarku. Dia berkata: Kami mempunyai seorang budak perempuan, dan dia bermata satu.
06
Adabul Mufrad # 0/15
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ قَالَ: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ، أَنَّهُ سَمِعَ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْخُلُ عَلَى أُمِّ حَرَامِ ابْنَةِ مِلْحَانَ، فَتُطْعِمُهُ، وَكَانَتْ تَحْتَ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ، فَأَطْعَمَتْهُ وَجَعَلَتْ تَفْلِي رَأْسَهُ، فَنَامَ ثُمَّ اسْتَيْقَظَ يَضْحَكُ
Abdullah bin Yusuf menceritakan kepada kami: Malik menceritakan kepada kami, atas wewenang Ishaq bin Abi Talha, bahwa dia mendengar Anas bin Malik berkata: Nabi, semoga doa dan salam Allah besertanya, terbiasa dengan Dia, damai dan berkah besertanya, akan pergi ke Ummu Haram, putri Milhan, dan dia akan memberinya makan. Dia berada di bawah pemujaan Ibn al-Samit, jadi dia memberinya makan dan membuat Kepalanya menggeleng, dia tertidur dan kemudian bangun sambil tertawa.