Bab 19
Kembali ke Bab
01
Adabul Mufrad # 0/1198
حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ قَالَ: حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ قَالَ: سَمِعْتُ الزُّهْرِيَّ يُحَدِّثُهُ، عَنْ عَبَّادِ بْنِ تَمِيمٍ، عَنْ عَمِّهِ قَالَ: رَأَيْتُهُ - قُلْتُ لِابْنِ عُيَيْنَةَ: النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ قَالَ: نَعَمْ مُسْتَلْقِيًا، وَاضِعًا إِحْدَى رِجْلَيْهِ عَلَى الْأُخْرَى
Malik bin Ismail menceritakan kepada kami, dia berkata: Ibnu Uyaynah menceritakan kepada kami, dia berkata: Saya mendengar Al-Zuhri berbicara dengannya, atas wewenang Abbad bin Tamim, atas wewenang pamannya, dia berkata: Saya melihatnya - Saya berkata kepada Ibnu Uyaynah: Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian? Beliau menjawab: Ya, sambil berbaring, salah satu kakinya ditumpangkan pada kaki yang lain.
02
Adabul Mufrad # 0/1199
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرٍ، عَنْ أُمِّ بَكْرٍ بِنْتِ الْمِسْوَرِ، عَنْ أَبِيهَا قَالَ: رَأَيْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ عَوْفٍ مُسْتَلْقِيًا، رَافِعًا إِحْدَى رِجْلَيْهِ عَلَى الْأُخْرَى\n---\n[قال الشيخ الألباني] : \nضعيف الإسناد موقوفا
Ishaq bin Muhammad meriwayatkan kepada kami, mengatakan: Abdullah bin Jafar meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Ummu Bakr binti Al-Miswar, atas wewenang ayahnya, dia berkata: Saya melihat Abd al-Rahman Ibn Awf berbaring, mengangkat salah satu kakinya di atas kaki yang lain\n---\n[Syekh Al-Albani berkata]:\nRantai penularan yang lemah, terhenti
03
Adabul Mufrad # 0/1200
أخبره والده أنه\nعضو في جماعة أصحاب صوفا. قال: كنت نائماً في المسجد الليلة. جاءني غريب وأنا مضطجع ومستغرق في النوم. فهزني برجله وقال: لقد سخط الله على هذا الكذب. فرفعت رأسي فإذا النبي صلى الله عليه وسلم قائم عند رأسي. -(أبو داود، النسائي، ابن ماجه، أحمد)
Ayahnya memberi tahu dia bahwa dia adalah anggota Ashab Sufa. Katanya, aku tidur di mesjid tadi malam. Seorang asing mendatangi saya ketika saya sedang berbaring dan tertidur lelap. Dia mengguncangku dengan kakinya dan berkata: Tuhan tidak senang dengan kebohongan ini. Aku mengangkat kepalaku dan melihat Nabi SAW berdiri di depan kepalaku. -(Abu Dawud, Nasa'i, Ibnu Majah, Ahmad)
04
Adabul Mufrad # 0/1202
قال: قال النبي صلى الله عليه وسلم: لا يأكل أحدكم ولا يشرب بشماله؟ لأن الشيطان يأكل ويشرب بشماله. قال الربيع: وزاد فيه نافع: أن لا يأخذ شيئا بشماله، ولا يعطي شيئا بشماله. -(مسلم وأبو داود والترمذي)
Beliau bersabda, Nabi SAW bersabda: Tidak bolehkah seseorang makan atau minum dengan tangan kirinya? Karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya. Rabi berkata, Nafe (RA) menambahkan di dalamnya bahwa dia tidak boleh mengambil apapun dengan tangan kiri dan tidak boleh memberikan apapun dengan tangan kiri. -(Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi)
05
Adabul Mufrad # 0/1203
وعندما يجلس الإنسان ينبغي أن يبقى حذاءه (مفتوحا) بجانبه. وهذا هو حكم السنة. (أبو داود)
Ketika seseorang duduk, sepatunya harus tetap (terbuka) di sebelahnya. Ini adalah aturan Sunnah. (Abu Dawud)
06
Adabul Mufrad # 0/1204
تلاعب
Manipulasi
07
Adabul Mufrad # 0/1205
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ: حَدَّثَنَا سَالِمُ بْنُ نُوحٍ قَالَ: أَخْبَرَنَا عُمَرُ - رَجُلٌ مِنْ بَنِي حَنِيفَةَ هُوَ ابْنُ جَابِرٍ - عَنْ وَعْلَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ وَثَّابٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَلِيٍّ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ بَاتَ عَلَى ظَهْرِ بَيْتٍ لَيْسَ عَلَيْهِ حِجَابٌ فَقَدْ بَرِئَتْ مِنْهُ الذِّمَّةُ» . قَالَ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ: فِي إِسْنَادِهِ نَظَرٌ
Muhammad ibn Al-Muthanna meriwayatkan kepada kami, mengatakan: Salim ibn Nuh meriwayatkan kepada kami, mengatakan: Umar - seorang laki-laki dari Bani Hanifa, yaitu Ibnu Jabir - meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Wa'alah ibn Abd al-Rahman ibn Wathhab, atas wewenang Abd al-Rahman ibn Ali, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Nabi, semoga doa Allah dan saw, yang bersabda: “Barangsiapa yang bermalam di belakang rumah yang tidak ada penutupnya, maka ia terbebas dari tanggung jawab.” Abu Abdullah berkata: Ada beberapa pertimbangan dalam rantai penularannya.
08
Adabul Mufrad # 0/1207
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ قَالَ: حَدَّثَنَا الْحَارِثُ بْنُ عُبَيْدٍ قَالَ: حَدَّثَنِي أَبُو عِمْرَانَ، عَنْ زُهَيْرٍ، عَنْ رَجُلٍ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: \" مَنْ بَاتَ عَلَى إِنْجَارٍ فَوَقَعَ مِنْهُ فَمَاتَ، بَرِئَتْ مِنْهُ الذِّمَّةُ، وَمَنْ رَكِبَ الْبَحْرَ حِينَ يَرْتَجُّ - يَعْنِي: يَغْتَلِمُ - فَهَلَكَ بَرِئَتْ مِنْهُ الذِّمَّةُ \"
Musa bin Ismail menceritakan kepada kami, dia berkata: Al-Harits bin Ubaid menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu Imran memberitahuku, atas wewenang Zuhair, atas wewenang seorang laki-laki dari para sahabat Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. damai dan berkah Allah besertanya, atas wewenang Nabi, semoga doa dan damai Allah besertanya, yang bersabda: “Barangsiapa yang bermalam dalam keadaan darurat lalu terjatuh darinya dan meninggal dunia, maka dia terbebas darinya.”
09
Adabul Mufrad # 0/1208
وجلس النبي صلى الله عليه وسلم في بئر في وسط الجدران الأربعة معلق رجليه على حافتها. -(البخاري ومسلم ومسند أبو عوا النسائي)
Nabi Muhammad SAW duduk di sebuah sumur di tengah-tengah keempat dinding sambil menggantungkan kakinya di tepi sumur. (Al-Bukhari, Muslim, dan Musnad Abu Awa al-Nasa'i)
10
Adabul Mufrad # 0/1209
وكان ابن عمر رضي الله عنه يقول إذا خرج من بيته: «اللهم سلمني وآمن مني».
Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu berkata ketika meninggalkan rumahnya, "Ya Allah! Jagalah aku dan jagalah (orang lain) dariku".
11
Adabul Mufrad # 0/1211
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّلْتِ أَبُو يَعْلَى قَالَ: حَدَّثَنَا حَاتِمُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُسَيْنِ بْنِ عَطَاءٍ، عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ إِذَا خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ قَالَ: «بِسْمِ اللَّهِ، التُّكْلَانُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ»
Muhammad bin Al-Salt Abu Ya’la menceritakan kepada kami: Hatim bin Ismail menceritakan kepada kami, atas wewenang Abdullah bin Hussein bin Ata, atas wewenang Suhail bin Abi Shalih, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Abu Hurairah, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bahwa ketika dia meninggalkan rumahnya dia akan berkata: “Dengan nama Tuhan,
12
Adabul Mufrad # 0/1213
وكان رسول الله صلى الله عليه وسلم لا يزال يقول هذا الدعاء في الصباح والمساء: "اللهم إني أسألك العافية في الدنيا والآخرة، اللهم إني أسألك ديني ودنياي وأهلي ومالي". أدعو الله من أجل السلامة. يا الله! أخفي خجلي وحوّل خوفي إلى أمان. يا الله! احفظني من أمامي ومن خلفي وعن يميني وعن شمالي ومن فوقي. أنا أكون
Rasulullah (SAW) tidak henti-hentinya mengucapkan doa ini di pagi dan sore hari: "Ya Allah! Aku memohon kepada-Mu kenyamanan dan keamanan dunia dan akhirat. Ya Allah! Aku memohon kepada-Mu agamaku, duniaku, keluargaku, dan hartaku." Saya berdoa untuk keselamatan. Ya Allah! Sembunyikan rasa maluku dan ubah ketakutanku menjadi rasa aman. Ya Allah! Lindungi aku dari depanku, dari belakangku, dari kananku, dari kiriku, dan dari atasku. saya
13
Adabul Mufrad # 0/1218
حَدَّثَنَا قَبِيصَةُ، وَأَبُو نُعَيْمٍ، قَالَا: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ، عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ، عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ قَالَ: «بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا» ، وَإِذَا اسْتَيْقَظَ مِنْ مَنَامِهِ قَالَ: «الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ»
Qabisah dan Abu Nu`aym meriwayatkan kepada kami, ia berkata: Sufyan meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Abd al-Malik bin Umayr, atas wewenang Rabi'i bin Harash, atas wewenang Hudhayfah, yang mengatakan: Ketika Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, ingin tidur, dia akan berkata: “Dengan namamu, ya Tuhan, aku mati dan hidup,” dan ketika dia bangun dari tidurnya, dia akan berkata:
14
Adabul Mufrad # 0/1220
وكان رسول الله صلى الله عليه وسلم لا ينام حتى يقرأ سورة "ألم تنخل" (سورة السجدة - 32) وتبارك الله باديهل الملك (سورة الملك - 67). (الترمذي)\nقال أبو الزبير (رضي الله عنه): هذه السورة أكثر من سائر سور القرآن بسبعين مرة. استحقاق الكرامة. ومن قرأ هذه السورة كتب له سبعون حسنة، وزادت درجاته سبعين درجة، وغفرت له سبعين ذنبا. -(النسائي، الدارمي، الحاكم، ابن أبي شيبة)
Rasulullah (SAW) tidak tidur hingga beliau membacakan Surah Alif-Lam-Meem Tankhil (Surah Sajda-32) dan Tabarakallaazi Bayadihil Mulk (Surah Mulk-67). (Tirmidzi)\nAbuz Zubair (RA) mengatakan, surah ini tujuh puluh kali lebih banyak dari surah Al-Qur'an lainnya. Layak mendapatkan martabat. Ketika seseorang membaca surah ini, maka dituliskan baginya tujuh puluh amal shaleh, tujuh puluh kali lipat statusnya, dan tujuh puluh dosanya diampuni. -(Nasa'i, Darimi, Hakim, Ibnu Abu Shaybah)
15
Adabul Mufrad # 0/1223
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: إذا آوى أحدكم إلى فراشه فلينزع إزاره وليهز به فراشه. لأنه لا يعلم ما وقع على فراشه في غيابه. ثم يرقد على جنبه الأيمن ويقول:
Rasulullah (damai dan berkah Allah besertanya) mengatakan: Jika salah satu dari kalian berlindung di tempat tidur untuk tidur, maka hendaknya ia menanggalkan pakaian dalamnya dan mengguncang tempat tidur itu dengannya. Karena dia tidak tahu apa yang jatuh ke tempat tidurnya saat dia tidak ada. Kemudian dia berbaring miring ke kanan dan berkata,
16
Adabul Mufrad # 0/1224
ليس هناك مكان آخر للفرار إليه والخلاص إلا أنت. آمنت بالكتاب الذي أنزلت وبالنبي الذي أرسلته». قال النبي صلى الله عليه وسلم: من دعا بهذا الدعاء في الليل ثم مات فقد مات على دين الإسلام. -(البخاري، مسلم، أبو داود، الترمذي)
Tidak ada tempat lain untuk melarikan diri dan diselamatkan kecuali kepada-Mu. Aku beriman kepada Kitab yang Engkau turunkan dan kepada Nabi yang Engkau utus.” Nabi SAW bersabda: Jika seseorang membaca doa ini di malam hari, lalu meninggal, maka dia telah mati dalam agama Islam. -(Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi)
17
Adabul Mufrad # 0/1228
حَدَّثَنَا قَبِيصَةُ بْنُ عُقْبَةَ قَالَ: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ وَضَعَ يَدَهُ تَحْتَ خَدِّهِ الْأَيْمَنِ، وَيَقُولُ: «اللَّهُمَّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ» .
Qabisa bin Uqba menceritakan kepada kami: Sufyan menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu Ishaq, atas wewenang Al-Bara', yang berkata: Setiap kali Nabi, semoga doa dan damai Allah besertanya, ingin Dia tidur dan meletakkan tangannya di bawah pipi kanannya dan berkata: “Ya Tuhan, lindungi aku dari siksa-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu.”
18
Adabul Mufrad # 0/1230
قال النبي صلى الله عليه وسلم: إذا جاء أحدكم إلى فراشه، فلينفض فراشه بإزار ثوبه، وليذكر اسم الله. لأنه لا يعلم ما وقع على فراشه في غيابه. وإذا نام على فراشه فليضطجع على أذنه اليمنى ويقول: قدوس ربي، باسمك وضعت جنبي وباسمك أرفعه، إن أبقيت نفسي فاغفر له، وإن أطلقته فاحفظه كما أنت لك. حفظ العباد الصالحين." (البخاري، مسلم، الدارمي، ابن حبان)
Nabi SAW bersabda: Apabila salah seorang di antara kalian tidur di tempat tidurnya, hendaknya ia mengguncang tempat tidurnya dengan bagian bawah pakaiannya dan mengingat nama Allah. Karena dia tidak tahu apa yang jatuh ke tempat tidurnya saat dia tidak ada. Apabila dia tertidur di tempat tidurnya, maka hendaklah dia berbaring tengkurap dan berkata, “Sucilah Tuhanku. Dengan nama-Mu aku meletakkan sisi tubuhku di tempat tidur dan dengan nama-Mu aku akan mengangkatnya. Lindungi hamba-hamba yang saleh.” (Bukhari, Muslim, Darimi, Ibnu Hibban)
19
Adabul Mufrad # 0/1232
قال النبي صلى الله عليه وسلم: إذا نام الرجل من الليل ولم يأخذ الدهن من طعامه، فإن كان به ضرر فليلوم نفسه.
Nabi (saw) bersabda: Jika seseorang tidur di malam hari tanpa menghilangkan lemak dari makanannya dan jika ada bahaya yang menimpanya, maka dia harus menyalahkan dirinya sendiri.
20
Adabul Mufrad # 0/1235
جاء فأر وسحب ساليتا شيراج بعيدًا. فلما لحقته فتاة قال النبي صلى الله عليه وسلم: اتركها. فجر الفأر السرير ووضعه على السجادة التي كان النبي صلى الله عليه وسلم يجلس عليها. فاحترق درهم من مساحة الحصير فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم: أطفئوا مصابيحكم قبل أن تناموا. لأن الشيطان سوف يفعل مثل هذه الأفعال السيئة ويحرقك. (أبو داود، الحاكم، ابن حبان)
Seekor tikus datang dan menyeret salita Cherag. Ketika seorang gadis mengejarnya, Nabi SAW bersabda: Tinggalkan dia. Tikus menyeret tempat tidur dan meletakkannya di atas tikar tempat Nabi (SAW) duduk. Akibatnya, satu dirham ruang matras terbakar. Maka Rasulullah (saw) bersabda: Matikan lampumu sebelum tidur. Karena Setan akan melakukan kejahatan serupa dan membakar Anda. (Abu Dawud, Hakim, Ibnu Hibban)
21
Adabul Mufrad # 0/1236
ذات ليلة استيقظ النبي صلى الله عليه وسلم. فأخذ فأراً فتيل المصباح وصعد معه إلى سطح البيت ليشعل النار في بيتهم، فلعنه النبي صلى الله عليه وسلم وأحل قتله ولو على المحرم. - (ابن ماجه، الحاكم، الطحاوي)
Suatu malam Nabi SAW terbangun. Kemudian seekor tikus mengambil sumbu lampu dan naik ke atap rumah dengan sumbu tersebut untuk membakar rumah mereka.\nMaka Nabi (SAW) melaknatnya dan menyatakan diperbolehkan untuk membunuhnya bahkan bagi orang yang mengenakan Ihram. - (Ibnu Majah, Hakim, Tahawi)
22
Adabul Mufrad # 0/1238
وقال عمر (رضي الله عنه): النار عدوك. لذا احذر من ذلك. فكان ابن عمر رضي الله عنه يطفئ نار أهله قبل أن ينام بالليل.
Umar RA berkata: Api adalah musuhmu. Jadi waspadalah terhadap hal itu. Maka Ibnu Umar (RA) biasa memadamkan api keluarganya sebelum tidur malam.
23
Adabul Mufrad # 0/1239
أنه سمع النبي صلى الله عليه وسلم يقول: لا تتركوا بيوتكم مشتعلة. لأنه عدو.
Dia mendengar Nabi Muhammad SAW bersabda: Jangan biarkan rumahmu terbakar. Karena dia adalah musuh.
24
Adabul Mufrad # 0/1243
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ قَالَ: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، عَنِ ابْنِ عَجْلَانَ قَالَ: حَدَّثَنَا الْقَعْقَاعُ بْنُ حَكِيمٍ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِيَّاكُمْ وَالسَّمَرَ بَعْدَ هُدُوءِ اللَّيْلِ، فَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَا يَدْرِي مَا يَبُثُّ اللَّهُ مِنْ خَلْقِهِ، غَلِّقُوا الْأَبْوَابَ، وَأَوْكُوا السِّقَاءَ، وَأَكْفِئُوا الْإِنَاءَ، وَأَطْفِئُوا الْمَصَابِيحَ»
Ciptaannya, menutup pintu, mengikat kantung air, mengisi bejana, dan mematikan lampu.”
25
Adabul Mufrad # 0/1244
حَدَّثَنَا عَارِمٌ قَالَ: حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ: حَدَّثَنَا حَبِيبٌ الْمُعَلِّمُ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ، عَنْ جَابِرٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «كُفُوًا صِبْيَانَكُمْ حَتَّى تَذْهَبَ فَحْمَةُ - أَوْ فَوْرَةُ - الْعِشَاءِ، سَاعَةَ تَهَبُّ الشَّيَاطِينُ»
‘Arim menceritakan kepada kami, dia berkata: Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami, dia berkata: Habib al-Mu’allim menceritakan kepada kami, atas wewenang Ata’ bin Abi Rabah, atas wewenang Jabir, atas wewenang Nabi, semoga Allah sholawat dan shalawat besertanya. Dan dia berkata: “Pegang anak-anakmu sampai arang – atau panci – makan malam disajikan, pada saat itulah setan akan menyerang.”
26
Adabul Mufrad # 0/1245
- كان يكره القتال بين الحيوانات. - (الترمذي، أبو داود)
- Dia benci pertarungan antar binatang. - (Tirmidzi, Abu Dawud)
27
Adabul Mufrad # 0/1246
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ قَالَ: حَدَّثَنِي اللَّيْثُ قَالَ: حَدَّثَنِي خَالِدُ بْنُ يَزِيدَ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي هِلَالٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ زِيَادٍ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «أَقِلُّوا الْخُرُوجَ بَعْدَ هُدُوءٍ، فَإِنَّ لِلَّهِ دَوَابَّ يَبُثُّهُنَّ، فَمَنْ سَمِعَ نُبَاحَ الْكَلْبِ، أَوْ نُهَاقَ حِمَارٍ، فَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ، فَإِنَّهُمْ يَرَوْنَ مَا لَا تَرَوْنَ»
Abdullah bin Saleh menceritakan kepada kami, dia berkata: Al-Layth memberitahuku, dia berkata: Khaled bin Yazid menceritakan kepadaku, atas wewenang Sa’id bin Abi Hilal, atas wewenang Sa’id bin Ziyad, Atas wewenang Jabir bin Abdullah, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda: “Kurangi keluar rumah setelah keadaan tenang di sana, karena Allah mempunyai hewan-hewan yang berserakan. Maka barangsiapa mendengar gonggongan anjing atau ringkikan keledai, hendaklah ia berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk, karena mereka melihat apa yang tidak kamu lihat.”
28
Adabul Mufrad # 0/1247
قال النبي صلى الله عليه وسلم: إذا سمعتم نباح الكلاب ونهيق الحمير، فاستعينوا بالله. لأنهم يرون (شيئا) لا تراه. (في الليل) اذكر اسم الله وأغلق أبواب البيت. لأن الشيطان لا يستطيع أن يفتح الباب المغلق بذكر اسم الله. وتغطي أفواه الأباريق، وتربط أفواه المشكاوى (أوعية الماء المصنوعة من الجلد) وتضع الأوعية رأسًا على عقب. (أبو داود)
Nabi SAW bersabda: Pada malam hari, jika kamu mendengar gonggongan anjing dan ringkikan keledai, maka carilah perlindungan kepada Allah. Karena mereka melihat (sesuatu) yang tidak kamu lihat. (di malam hari) mengingat nama Allah dan menutup pintu rumah. Karena setan tidak bisa membuka pintu yang tertutup dengan mengingat nama Allah. Anda menutup mulut kendi, mengikat mulut mashka (wadah air yang terbuat dari kulit) dan meletakkan bejana secara terbalik. (Abu Dawud)
29
Adabul Mufrad # 0/1248
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ، وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ، قَالَا: حَدَّثَنَا اللَّيْثُ قَالَ: حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ الْهَادِ، عَنْ عُمَرَ بْنِ عَلِيِّ بْنِ حُسَيْنٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. قَالَ ابْنُ الْهَادِ: وَحَدَّثَنِي شُرَحْبِيلُ، عَنْ جَابِرٍ، أَنَّهُ سَمِعَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «أَقِلُّوا الْخُرُوجَ بَعْدَ هُدُوءٍ، فَإِنَّ لِلَّهِ خَلْقًا يَبُثُّهُمْ، فَإِذَا سَمِعْتُمْ نُبَاحَ الْكِلَابِ أَوْ نُهَاقَ الْحَمِيرِ، فَاسْتَعِيذُوا بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ»
Abdullah bin Shalih dan Abdullah bin Yusuf meriwayatkan kepada kami, mengatakan: Al-Layth meriwayatkan kepada kami, mengatakan: Yazid bin Al-Had meriwayatkan kepada saya, atas wewenang Omar bin Ali bin Hussein, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Ibn al-Haad berkata: Shurahbil memberitahuku, atas wewenang Jabir, bahwa dia mendengar dari Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Allah SWT bersabda: "Kurangi keluar rumah setelah masa tenang, karena Allah mempunyai makhluk yang menyebarkannya. Maka bila kamu mendengar anjing menggonggong atau keledai meringkik, maka berlindunglah kepada Allah dari setan."
30
Adabul Mufrad # 0/1250
ولما لعن رجل حشرة عند النبي صلى الله عليه وسلم قال: لا تلعنها. لأنه أيقظ نبيا من الأنبياء للصلاة. (مسند أبو يعلى، الطبراني، البيجار)
Ketika seseorang mengutuk seekor serangga (serangga kecil tak bersayap) di depan Nabi (SAW), dia berkata: Jangan mengutuknya. Karena dia membangunkan seorang nabi di antara para nabi untuk didoakan. (Musnad Abu Yala, Tabrani, Bayjar)
31
Adabul Mufrad # 0/1251
وكان ناس من قريش يجلسون على باب دار ابن مسعود. وكان إذا سقط الظل يقول قم. والآن ما تبقى من اليوم ينتمي إلى الشيطان. ثم يقوم من مر به. قال رافي قائلا في مثل هذه الحالة
Beberapa orang Quraisy biasa duduk di depan pintu rumah Ibnu Mas'ud. Saat bayangan jatuh, dia sering berkata, bangunlah. Sekarang, apa yang tersisa pada hari itu adalah milik Setan. Kemudian dia akan membuat siapa pun yang dia lewati berdiri (dari duduk). Kata Ravi dalam situasi seperti itu
32
Adabul Mufrad # 0/1252
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ: أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْجَحْشِيِّ، عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ، عَنِ السَّائِبِ بْنِ يَزِيدَ قَالَ: كَانَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَمُرُّ بِنَا نِصْفَ النَّهَارِ - أَوْ قَرِيبًا مِنْهُ - فَيَقُولُ: قُومُوا فَقِيلُوا، فَمَا بَقِيَ فَلِلشَّيْطَانِ
Ali bin Abdullah menceritakan kepada kami, dia berkata: Abd al-Razzaq menceritakan kepada kami, dia berkata: Muammar menceritakan kepada kami, atas wewenang Sa’id bin Abdul Rahman al-Jahshi, atas wewenang Abu Bakr bin Muhammad bin Amr bin Hazm, atas wewenang Al-Sa’ib bin Yazid, yang berkata: Omar, radhiyallahu 'anhu, biasa melewati kami pada tengah hari - atau segera. Dari dia - dan dia berkata: Bangunlah dan makanlah, dan apa pun yang tersisa adalah milik iblis.
33
Adabul Mufrad # 0/1254
قال أنس رضي الله عنه: قبل تحريم الخمر كان الشراب المصنوع من التمر والشعير مشروب أهل المدينة. كنت أسقي أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم الخمر في بيت أبي طلحة رضي الله عنه. فجاء رجل فقال: قد حرمت الخمر، فلم يقل أحد منهم: متى أو نستفسر؟ قالوا: يا أنس! اسكب النبيذ. ثم انطلقوا إلى أم سليم رضي الله عنهم فبردوا واغتسلوا. ثم دهنتهم أم سليم رضي الله عنها بالطيب
Anas (ra) mengatakan, sebelum miras menjadi haram, minuman yang terbuat dari kurma dan jelai merupakan minuman yang diminati masyarakat Madinah. Aku sedang menghidangkan minuman anggur kepada para sahabat Nabi (SAW) di rumah Abu Thalhah (RA). Kemudian seseorang datang dan berkata, Alkohol telah dinyatakan haram. Tak satu pun dari mereka (mendengar ini) berkata, Kapan atau haruskah kita bertanya? Mereka berkata, hai Anas! Tuangkan anggurnya. Kemudian mereka pergi menemui Ummu Sulaim radhiyallahu 'anhu, mendinginkan diri dan mandi. Kemudian Ummu Sulaim (ra dengan dia) mengurapi mereka dengan minyak wangi
34
Adabul Mufrad # 0/1255
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُقَاتِلٍ قَالَ: أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ: حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ، عَنْ ثَابِتِ بْنِ عُبَيْدٍ، عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنْ خَوَّاتِ بْنِ جُبَيْرٍ قَالَ: نَوْمُ أَوَّلِ النَّهَارِ خُرْقٌ، وَأَوْسَطُهُ خُلْقٌ، وَآخِرُهُ حُمْقٌ
Muhammad bin Muqatil meriwayatkan kepada kami, ia berkata: Abdullah meriwayatkan kepada kami, ia berkata: Mis'ar meriwayatkan kepada kami, berdasarkan wewenang Tsabit bin Ubaid, berdasarkan wewenang Ibnu Abi Laila, berdasarkan wewenang Khawwat bin Jubayr, ia berkata: Tidur di awal hari adalah kain compang-camping, di tengah hari adalah adab yang baik, dan di akhir hari adalah kebodohan.