Muwaththa Malik — Hadis #35148

Hadis #35148
حَدَّثَنِي يَحْيَى، عَنْ مَالِكٍ، أَنَّهُ بَلَغَهُ أَنَّ الْقَاسِمَ بْنَ مُحَمَّدٍ، وَنَافِعًا، مَوْلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالاَ لاَ اعْتِكَافَ إِلاَّ بِصِيَامٍ بِقَوْلِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى فِي كِتَابِهِ ‏{‏وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ وَلاَ تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ‏}‏ فَإِنَّمَا ذَكَرَ اللَّهُ الاِعْتِكَافَ مَعَ الصِّيَامِ ‏.‏ قَالَ مَالِكٌ وَعَلَى ذَلِكَ الأَمْرُ عِنْدَنَا أَنَّهُ لاَ اعْتِكَافَ إِلاَّ بِصِيَامٍ ‏.‏
Yahya meriwayatkan kepadaku dari Malik bahwa ia pernah mendengar bahwa al-Qasim ibn Muhammad dan Nafi, mawla Abdullah bin Umar berkata, “Kamu tidak dapat melakukan itikaf kecuali kamu sedang berpuasa, karena apa yang Allah SWT firmankan dalam Kitab-Nya, ‘Dan makanlah dan minumlah sampai jelas bagimu benang putih dari benang hitam fajar, lalu sempurnakan puasanya hingga malam hari, dan janganlah kamu bersetubuh dengan mereka saat kamu sedang itikaf di bulan Ramadhan. masjid,’ (QS 2 ayat 187). Allah hanya menyebut itikaf bersamaan dengan puasa.” Malik berkata, “Itulah yang kita lalui di sini
Sumber
Muwaththa Malik # 19/693
Tingkat
Maqtu Daif
Kategori
Bab 19: Itikaf di Ramadan
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait