Mishkatul Mashabih — Hadis #39681
Hadis #39681
وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللّهُ عَنْهَا قَالَتْ: كَانَ النَّبِيُّ ﷺ إِذَا اشْتَكى نَفَثَ عَلى نَفْسِه بِالْمُعَوِّذَاتِ وَمَسَحَ عَنْهُ بِيَدِه فَلَمَّا اشْتَكى وَجَعَهُ الَّذِىْ تُوُفِّيَ فِيهِ كُنْتُ أَنْفِثُ عَلَيْهِ بِالْمُعَوِّذَاتِ الَّتِىْ كَانَ يَنْفِثُ وَأَمْسَحُ بِيَدِ النَّبِيِّ ﷺ. (مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ)\nوَفِىْ رِوَايَةٍ لِمُسْلِمٍ قَالَتْ: كَانَ إِذَا مَرِضَ أَحَدٌ مِنْ أَهْلِ بَيْتِه نَفَثَ عَلَيْهِ بِالْمُعَوِّذَاتِ
Atas wewenang Aisha radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Setiap kali Nabi SAW mengeluh, dia akan meledakkan dirinya dengan pengusir setan dan menyekanya dengan tangannya. Ketika dia mengeluh, Dia kesakitan hingga meninggal. Aku meniupkan padanya obat pengusiran setan yang biasa dia hirup, dan aku mengusap tangan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. (Setuju)\nDan dalam sebuah riwayat Kepada seorang Muslim, dia berkata: Jika salah satu anggota keluarganya jatuh sakit, dia akan meledakkannya dengan pengusir setan.
Diriwayatkan oleh
Aisyah (RA)
Sumber
Mishkatul Mashabih # 1533
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab : Bab 5
Topik:
#Death