Misykatul Mashabih — Hadis #48758
Hadis #48758
وَعَنْ سَعْدٍ قَالَ: سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَيُّ النَّاسِ أَشَدُّ بَلَاءً؟ قَالَ: «الْأَنْبِيَاء ثمَّ الْمثل فَالْأَمْثَلُ يُبْتَلَى الرَّجُلُ عَلَى حَسَبِ دِينِهِ فَإِنْ كَانَ صلبا فِي دينه اشْتَدَّ بَلَاؤُهُ وَإِنْ كَانَ فِي دِينِهِ رِقَّةٌ هُوِّنَ عَلَيْهِ فَمَا زَالَ كَذَلِكَ حَتَّى يَمْشِيَ على الأَرْض مَال ذَنْبٌ» . رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ وَابْنُ مَاجَهْ وَالدَّارِمِيُّ وَقَالَ التِّرْمِذِيُّ: هَذَا حَدِيثٌ حسن صَحِيح
Berdasarkan otoritas Saad, dia berkata: Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, ditanya: Orang manakah yang paling menderita? Beliau bersabda: "Para nabi, lalu perumpamaannya. Perumpamaannya adalah: Seseorang diuji menurut agamanya. Jika dia kokoh dalam agamanya, maka cobaannya akan berat, dan jika dia lembut dalam agamanya, maka akan mudah baginya." Dia terus seperti itu sampai dia berjalan di atas “Tanah adalah harta yang penuh dosa.” Diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Al-Darimi, dan Al-Tirmidzi berkata: Ini adalah hadits yang baik dan shahih.
Sumber
Misykatul Mashabih # 5/1562
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 5: Bab 5
Topik:
#Mother