Misykatul Mashabih — Hadis #49917

Hadis #49917
وَعَنْ رَجُلٍ مِنْ آلِ الْخَطَّابِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ زَارَنِي مُتَعَمِّدًا كَانَ فِي جِوَارِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَمَنْ سَكَنَ الْمَدِينَةَ وَصَبَرَ عَلَى بَلَائِهَا كُنْتُ لَهُ شَهِيدًا وَشَفِيعًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَمَنْ مَاتَ فِي أَحَدِ الْحَرَمَيْنِ بَعَثَهُ اللَّهُ مِنَ الْآمِنِينَ يَوْمَ الْقِيَامَة» وَعَنِ ابْنِ عُمَرَ مَرْفُوعًا: «مَنْ حَجَّ فَزَارَ قَبْرِي بَعْدَ مَوْتِي كَانَ كَمَنْ زَارَنِي فِي حَياتِي» . رَوَاهُمَا الْبَيْهَقِيّ فِي شعب الْإِيمَان
Atas wewenang seorang laki-laki dari keluarga Al-Khattab, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda: “Barangsiapa yang sengaja menjengukku, maka dia akan berada di lingkunganku pada hari kiamat, dan siapa pun yang tinggal di Madinah.” Dan dia bersabar dalam penderitaannya. Aku akan menjadi saksi dan pemberi syafaatnya pada hari kiamat. Dan barang siapa yang meninggal di salah satu dari dua masjid suci tersebut, maka Allah akan membangkitkannya dari “Selamat di Hari Kebangkitan”. Berdasarkan riwayat Ibnu Umar, dengan rantai penularan yang dapat ditelusuri hingga Nabi Muhammad SAW: “Barangsiapa yang menunaikan haji dan berziarah ke kuburku setelah aku meninggal, maka seolah-olah dia pernah menjengukku semasa hidupku.” Al-Bayhaqi meriwayatkannya dalam Shu’ab al-Iman
Sumber
Misykatul Mashabih # 10/2756
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 10: Bab 10
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait