Misykatul Mashabih — Hadis #52205
Hadis #52205
وَعَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ سُحِرَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى إِنَّهُ لَيُخَيَّلُ إِلَيْهِ أَنَّهُ فَعَلَ الشَّيْءَ وَمَا فَعَلَهُ حَتَّى إِذا كَانَ ذَات يَوْم وَهُوَ عِنْدِي دَعَا اللَّهَ وَدَعَاهُ ثُمَّ قَالَ أَشَعَرْتِ يَا عَائِشَةُ أَنَّ اللَّهَ قَدْ أَفْتَانِي فِيمَا استفتيته جَاءَنِي رجلَانِ فَجَلَسَ أَحَدُهُمَا عِنْدَ رَأْسِي وَالْآخَرُ عِنْدَ رِجْلِي ثُمَّ قَالَ أَحَدُهُمَا لِصَاحِبِهِ مَا وَجَعُ الرَّجُلِ قَالَ مَطْبُوبٌ قَالَ وَمَنْ طَبَّهُ قَالَ لَبِيدُ بْنُ الْأَعْصَمِ الْيَهُودِيُّ قَالَ فِي مَاذَا قَالَ فِي مُشْطٍ وَمُشَاطَةٍ وَجُفِّ طَلْعَةِ ذَكَرٍ قَالَ فَأَيْنَ هُوَ قَالَ فِي بِئْرِ ذَرْوَانَ فَذَهَبَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي أُنَاسٍ مِنْ أَصْحَابِهِ إِلَى الْبِئْرِ فَقَالَ هَذِهِ الْبِئْرُ الَّتِي أُريتها وَكَأن ماءَها نُقاعةُ الْحِنَّاء ولكأن نخلها رُءُوس الشَّيَاطِين فاستخرجه مُتَّفق عَلَيْهِ
Atas wewenang Aisha, dia berkata: Rasulullah SAW, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, tersihir sampai-sampai dia merasa telah melakukan sesuatu, tetapi dia tidak melakukannya, meskipun itu hanya satu hari. Saat dia bersamaku, dia berseru kepada Allah dan menyeru-Nya, lalu dia berkata, “Wahai Aisyah, pernahkah kamu mendengar bahwa Allah telah memberiku fatwa tentang apa yang aku minta padanya?” Dua pria mendatangi saya dan duduk. Salah satunya ada di kepalaku dan yang lainnya di kakiku. Kemudian salah satu dari mereka berkata kepada temannya: Apa sakitnya orang itu? Dia berkata: Dia sudah sembuh. Dia berkata: Siapa yang menyembuhkannya? Labid bin Orang Yahudi yang paling sempurna mengatakan tentang apa yang dia katakan tentang menyisir dan menyisir serta mengeringkan rambut laki-laki. Dia berkata, “Di mana dia?” dia berkata tentang Bir Dharwan, maka Nabi pergi dan berdoa. Semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Beberapa sahabatnya pergi ke sumur itu dan berkata, “Inilah sumur yang diperlihatkan kepadaku, seolah-olah airnya mengandung pacar, dan pohon palemnya adalah kepala setan.” Jadi dia mengekstraknya dengan persetujuan. Pada dia
Diriwayatkan oleh
Aisyah (RA)
Sumber
Misykatul Mashabih # 29/5893
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 29: Bab 29