Bulughul Maram — Hadis #52721
Hadis #52721
وَعَنْ عَبْدِ اَللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ - رضى الله عنه - قَالَ: { كَانَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -]إِذَا [ 1 اسْتَوَى عَلَى الْمِنْبَرِ اسْتَقْبَلْنَاهُ بِوُجُوهِنَا } رَوَاهُ اَلتِّرْمِذِيُّ, بِإِسْنَادٍ ضَعِيفٍ . 2 .1 - سقط من"أ".2 - صحيح. رواه الترمذي (509) وهو وإن كان ضعيف السند، بل موضوع؛ فإنه من رواية محمد بن الفضل بن عطية، وهو كذاب، إلا أنه كما قال الترمذي: "والعمل على هذا عند أهل العلم من أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم وغيرهم، يستحبون استقبال الإمام إذا خطب". قلت: وما ذلك إلا من أجل كثرة الآثار الواردة عن الصحابة في ذلك، مع وجود أحدها في "صحيح البخاري"، وفي رسالتي "سنن مهجورة" بيان لهذه السنة، وما ورد فيها من آثار.
Atas wewenang Abdullah bin Masoud - radhiyallahu 'anhu - dia berkata: "Ketika Rasulullah - semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian - duduk di mimbar, kami menerimanya." Dengan wajah kita} Diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi, dengan rantai penularan yang lemah. 2.1 - Dihilangkan dari “A”. Hal ini dari riwayat Muhammad bin Al-Fadl bin Attiyah, Dia adalah seorang pembohong, hanya saja seperti yang dikatakan oleh Al-Tirmidzi: "Hal ini dilakukan oleh orang-orang yang berilmu di antara para sahabat Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan lain-lain. Mereka menganjurkan untuk menerima Imam ketika dia menyampaikan khotbah." Saya berkata: Hal ini disebabkan banyaknya riwayat yang diriwayatkan oleh para Sahabat mengenai hal tersebut, salah satunya terdapat dalam “Sahih Al-Bukhari,” dan dalam risalah saya, “Sunan al-Mahjur,” penjelasan tentang Sunnah ini dan riwayat yang diriwayatkan di dalamnya.
Diriwayatkan oleh
Ibnu Mas'ud (RA)
Sumber
Bulughul Maram # 2/472
Kategori
Bab 2: Bab 2