Bulughul Maram — Hadis #53200
Hadis #53200
وَعَنْ أَبِي سَعِيدٍ - رضى الله عنه - أَنَّ اَلنَّبِيَّ - صلى الله عليه وسلم -قَالَ فِي سَبَايَا أَوْطَاسٍ: { لَا تُوطَأُ حَامِلٌ حَتَّى تَضَعَ, وَلَا غَيْرُ ذَاتِ حَمْلٍ حَتَّى تَحِيضَ حَيْضَةً } أَخْرَجَهُ أَبُو دَاوُدَ, وَصَحَّحَهُ اَلْحَاكِمُ 1 .1 - صحيح. رواه أبو داود (2157)، والحاكم (295) وهو وإن كان في سنده شريك، وهو سيء الحفظ، إلا أن له شواهد تدل على صحته، وعلى أنه قد حفظه. من هذه الشواهد حديث ابن عباس التالي، وحديث رويفع السابق (1116)، وبقية الشواهد مخرجة في "الأصل".
Dari hadis Abu Saeed radhiyallahu 'anhu bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda mengenai tawanan wanita: "Seorang wanita hamil tidak boleh melakukan hubungan intim sampai dia melahirkan, dan wanita tanpa anak sampai dia menstruasi untuk satu siklus menstruasi. Diriwayatkan oleh Abu Dawud, dan dikuatkan oleh Al-Hakim 1.1 - Sahih. Diriwayatkan oleh Abu Dawud (2157) dan Al-Hakim (295). Meskipun ada adalah mitra dalam rantai penularannya, dan penyakit ini masih kurang terpelihara Bukti menunjukkan keasliannya, dan bahwa dia menghafalkannya. Di antara dalil-dalil tersebut adalah hadis Ibnu Abbas berikut ini, dan hadis Ruwaifa sebelumnya (1116), dan dalil-dalil selebihnya terdapat dalam “Al-Osul.”
Diriwayatkan oleh
Ibnu Mas'ud (RA)
Sumber
Bulughul Maram # 8/1121
Kategori
Bab 8: Bab 8
Topik:
#Mother