Keutamaan Salatul Tasbih
Subhanallahi wal hamdulillahi wa la ilaha illallahu wallahu akbar.
Maha Suci Allah, dan segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, Dialah Yang Maha Besar.
Keutamaan
Rasulullah (ﷺ) berkata kepada pamannya Sayyiduna Abbas (RA): Maukah aku memberitahumu tentang belas kasihan? Bolehkah saya memberi tahu Anda tentang hadiahnya? Bolehkah saya ceritakan tentang penerimaannya? Saya akan bercerita tentang kasih karunia Tuhan? Saya memberkati Anda dengan rahmat dan belas kasihan Tuhan bicara? Ketika Anda berdoa, Allah akan mengampuni semua dosa Anda yang lalu dan yang akan datang, baru dan lama, diketahui dan tidak diketahui, kecil dan besar, dosa-dosa yang tersembunyi dan terungkap. Kemudian Nabi (ﷺ) menunjukkan keseluruhan soal membaca Salatul Tasbih dan menambahkan, jika bisa Namun salat ini didoakan satu kali sehari, atau setiap hari Jum'at, jika tidak bisa, maka sebulan sekali, dan jika tidak memungkinkan, setahun sekali, dan jika tidak memungkinkan, maka sekali seumur hidup. Metode Pelafalan Empat Rakat Salat Tasbih Nafal Namaz dimaksudkan seperti Surah biasa Setelah membaca Surah/Qiraat, bacalah Tasbih 15 kali sambil berdiri, kemudian bacalah Tasbih 10 kali setelah rukuk dan bacalah Tasbih Ruku, lalu berdiri dari ruku dan ucapkan 'Rabbana Lakal Hamdu' dan bacalah Tasbih 10 kali, lalu lanjutkan ke Sajdah dan bacalah Tasbih Sijdar. Setelah mengucapkan tasbih tersebut sebanyak 10 kali, bangun dari sijda dan duduk di antara dua sijda dan membaca sebanyak 10 kali. Kemudian pada sijdah kedua, serupa sebanyak 10 kali, kemudian duduk dari sijdah kedua, membaca sebanyak 10 kali. Ini adalah 75 kali dalam 1 rakaat. Kemudian (tanpa mengucapkan Allahu Akbar) bangunlah rakaat kedua Demikianlah rakaat kedua dibacakan. Saat duduk membaca Attahiyyatu... pada rakaat kedua, pertama-tama membaca tasbih tersebut sebanyak 10 kali, lalu membaca Atyahiyyatu. Kemudian ucapkan Allahu Akbar dan bangun untuk rakaat ketiga. Kemudian pada rakaat ketiga dan rakat keempat juga sesuai aturan Akan membaca Tasbih.
