Doa

Haji

24 doa
1

Doa meninggalkan rumah

۞ اَللّٰهُمَّ إنيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ ، أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ ، أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ ، أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَيَّ
Cara baca

Allaahumma innee a'oozu bika an adilla, aw udalla, aw azilla, aw uzalla, aw azlima, aw uzlama, aw ajhala, aw yujhala 'alaiyya.

Artinya

Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu agar tidak menyesatkan diriku sendiri atau orang lain, atau disesatkan oleh orang lain; Tidak menyebabkan diri sendiri atau orang lain tersandung, atau dibuat tersandung; Saya tidak boleh menindas diri sendiri atau orang lain atau menindas diri sendiri tidak dilakukan; Jangan biarkan aku membodohi diriku sendiri, atau membodohi diriku sendiri.

Sunan Abu Dawud, Hadis No: 5094; Sunan Tirmidzi, Hadis No: 3427; Sunan Ibnu Majah, Hadis No: 3884
2

Doa Perjalanan

۞ اَللهُ أَكْبَرْ ، اَللهُ أَكْبَرْ ، اَللهُ أَكْبَرْ،
سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهٗ مُقْرِنِيْنَ ، وَإِنَّا إِلٰى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ ،
اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى ، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى ،
اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهٗ ، اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ ، وَالْخَلِيْفَةُ فِي الْأَهْلِ
اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ ، وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوْءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ
Cara baca

Allahu akbar, allahu akbar, allahu akbar. Subhanallazee sakhkhara lana haaza wama kunna lahu mukrineen. Wainna ila rabibna lamunkaliboon. Allahumma inna nasaluka fee safarina haazal birra wattakwa, waminal amali maatarda. Allahumma hawwin alaina safarana haaza wa atwi anna bu'dah. Allahumma antas saahibu fis safari walkhaleefatu fil ahli. Allahumma innee aoozubika min wa saais safari, wakaabatil manzari, wasooil munkkalabi fil maali wal ahli.

Artinya

Allah Maha Kuasa, Allah Maha Kuasa, Allah Maha Kuasa. Maha Suci dan Agung Dia yang telah menyerahkannya kepada kita. Meski kami tidak mampu menundukkannya. Sesungguhnya kita kembali kepada Tuhan kita. Ya Tuhan! Tentu Kami memohon kepada-Mu kebajikan, ketenangan hati, dan aktivitas-Mu yang memuaskan dalam perjalanan kami ini. Ya Allah! Permudahlah perjalanan kami. Tutup jaraknya dari kami. Ya Allah! Anda adalah teman perjalanan. Dan Perwakilan (kami) untuk keluarga. Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu dari kesusahan dan keletihan perjalanan, dari pemandangan yang mengerikan, dan dari segala pemandangan yang tidak menyenangkan dalam harta, keluarga, dan anak-anak sekembalinya ke rumah.

Keutamaan

Diriwayatkan oleh Hazrat Ibnu Umar (Radi), ketika Nabi (ﷺ) melakukan perjalanan dan duduk dengan kokoh di punggung unta, dia biasa membaca doa di atas sebanyak tiga kali sambil mengucapkan Allahu Akbar.

Rujukan: Sahih Muslim, Hadits No: 1342; Sunan Tirmidzi, Hadis No: 3447; Sunan Abu Dawud, Hadis No: 2599; Musnad Ahmad, Hadis No: 6086; Sunan Daremi, Hadis No: 2673

3

Doa Naik Kendaraan-1

۞ بِسْمِ اللهِ اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ ، سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهٗ مُقْرِنِيْنَ ، وَإِنَّا إِلٰى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ ، اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ ، اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ ، اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ ، اَللهُ أَكْبَرُ ، اَللهُ أَكْبَرُ ، اَللهُ أَكْبَرُ ، سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْ لِيْ ، فَإِنَّهٗ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ
Cara baca

Bismillah alhamdulillahi, subhanallazi sakhkhara lana haza wama kunna lahu mukrineen, wa inna ila rbbina lamunklibun. Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah. Allahu akbar, allahu akbar, allahu akbar. Subhanakallahumma innee zalamtu nafsee fagfirlee, faainnahu la yagfiruz zunooba illa anta.

Artinya

Saya memulai dengan nama Allah. Segala puji bagi Allah, Maha Suci Yang Maha Esa yang telah mengendalikan kita semua. Sesungguhnya kita akan kembali kepada Tuhan kita. Segala puji bagi Allah, segala puji bagi Allah Sebab, segala puji hanya milik Allah. Allah Maha Kuasa, Allah Maha Kuasa, Allah Maha Kuasa.

Keutamaan

Atas wewenang Hazrat Ali Ibn Rabi'ah (RA), beliau berkata, Saya hadir kepada Ali Ibnu Abu Thalib (RA). Ketika kendaraan itu dibawa kepadanya untuk dipasang dan ketika ia menginjakkan kakinya di atas kaki kendaraan itu ia mengucapkan 'Bismillah'. Kemudian ketika difiksasi pada punggungnya Dia duduk tegak lalu membaca doa di atas.

Rujukan: Sunan Abu Dawud, Hadis No: 2602; Sunan Tirmidzi, Hadis No: 3446

4

Dua untuk memasuki kota

۞ اَللّٰهُمَّ رَبَّ السَّمَوَاتِ السَّبْعِ وَمَا أَظْلَلْنَ ، وَرَبَّ الأَرَاضِيْنَ السَّبْعِ وَمَا أَقْلَلْنَ ، وَرَبّْ الشَّيَاطِيْنِ وَمَا أَضْلَلْنَ ، وَرَبَّ الرِّيَاحِ وَمَا ذَرَيْنَ ،
أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذِهِ الْقَرْيَةِ وَخَيْرَ أَهْلِهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ أَهْلِهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا
Cara baca

Allahumma rbbas samawatis sabyi oma adlalna, orbbal aradinaas-sabyee wama aklalna, orbbash-shayatini wama adlalna o rbbar-riyahi wama zaraina. Asaluka khaira haazihil-kryati okhaira ahliha okhaira ma fiha o aujubika min sharriha waasharri ahliha waasharri ma fiha.

Artinya

Ya Allah, Engkaulah Tuhan langit yang tujuh dan semua yang ada di bawahnya. Tujuh Lingkaran dan Suara dari Apa yang Dikandungnya. Tuhan dari semua setan dan orang - orang yang mereka sesatkan. Suara angin dan apa yang ditiup angin. Aku datang kepadamu dengan desa ini dan Berdoa memohon perlindungan dari kesejahteraan warga.

Sunan Bahaki, Hadis No.: 10325; Mujamul Awsat’ Hadis No.: 7516;
5

Doa yang dibaca saat bepergian

۞ سَمِعَ سَامِعٌ بِحَمْدِ اللهِ وَحُسْنِ بَلَائِهٖ عَلَيْنَا
۞ رَبَّـنَا صَاحِبْنَا وَأَفْضِلْ عَلَيْنَا عَائِذًا بِاللهِ مِنَ النَّارِ
Cara baca

Samiya samiyun bihamdillaahi wa husni baalaihi alaina rbbana sahibna wa afdil alaina aaizan billahi minannar.

Artinya

Dengarkan para pendengar, puji Tuhan atas karunia, karunia, dan berkahnya yang baik. Ya Tuhan kami! Anda adalah mitra kami. Memberkati dan memberkati kami. Aku berlindung kepada Allah dari neraka.

Keutamaan

Diriwayatkan oleh Hazrat Abu Huraira (RA). Katanya, ketika Rasulullah (ﷺ) sedang dalam perjalanan, beliau biasa membacakan doa ini.

Rujukan: Sahih Muslim, Hadits No: 2718; Sunan Abu Dawud, Hadis No: 5086

6

Doa Warga untuk Wisatawan-1

۞ أَسْتَوْدِعُ اللهَ دِيْنَكَ وَأَمَانَـتَكَ ، وَخَوَاتِيْمَ عَمَلِكَ
۞ أَسْتَوْدِعُ اللهَ دِيْنَكِ وَأَمَانَـتَكِ ، وَخَوَاتِيْمَ عَمَلِكِ
۞ أَسْتَوْدِعُ اللهَ دِينَكُمْ وَأَمَانَـتَكُمْ ، وَخَوَاتِيْمَ عَمَلِكُمْ
Cara baca

Ekjn purusher jny, uchcharn: astawdiullaha dinaka oamanataka, okhawatima amalik ekjn mhilar jny, uchcharn: astawdiullaha dinaki oamanataki, okhawatima amaliki ekadhik purush/mhilar jny, uchcharn: astawdiullaha dinakum oamanatakum, okhawatima amalikum

Artinya

Aku telah menyerahkan kepada Allah agamamu, kesetiaanmu dan akhir yang baik.

Sunan Abu Dawud, Hadis No: 2600; Sunan Tirmidzi, Hadis No: 3442, 3443; Sunan Ibnu Majah, Hadis No: 2826
7

Dua AA -2 untuk Wisatawan

۞ زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ ، وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ
Cara baca

Zauwadakallaahut takwa, wagafara zambaka, wa yassara lakal khaira haisuma kunt.

Artinya

Semoga Allah memberimu ketakwaan, mengampuni dosa - dosamu, dan mempermudahmu di mana pun kamu berada.

Keutamaan

Diriwayatkan Anas (RA): Seorang pria datang kepada Nabi (saw) dan berkata, "Ya Rasulullah! Aku akan tur, jadi bawa aku ke jalan. Dia memberi duadoa ini sebagai balasan.

Rujukan: Sunan Tirmizi, Hadis No.: 3444

8

Doa-3 Warga untuk Wisatawan

۞ اَللّٰهُمَّ اطْوِ لَهُ الْبُعْدَ، وَهَوِّنْ عَلَيْهِ السَّفَرَ
Cara baca

Allahummatbi lahul bu'da wahawbin alaihis safar.

Artinya

Ya Allah! Anda memperpendek jalannya dan membuat perjalanannya mudah.

Keutamaan

Atas otoritas Hazrat Abu Huraira (ra), seseorang berdoa, 'Ya Rasulullah! Saya ingin melakukan perjalanan. Sarankan saya.' Dia berkata, 'Kamu bertakwa kepada Allah dan membaca 'Allahu Akbar' secara teratur di setiap tempat tinggi." Ketika laki-laki itu berbalik Ketika dia mulai pergi, dia mengucapkan doa ini untuknya.

Rujukan: Sunan Tirmidzi, Hadis No: 3445

9

Doa musafir untuk warga

۞ أَسْتَوْدِعُكَ اللهَ الَّذِيْ لَا تَضِيْعُ وَدَائِعُهٗ
۞ أَسْتَوْدِعُكِ اللهَ الَّذِيْ لَا تَضِيْعُ وَدَائِعُهٗ
۞ أَسْتَوْدِعُكُمُ اللهَ الَّذِيْ لَا تَضِيْعُ وَدَائِعُهٗ
Cara baca

Ekjn purusher jny, uchcharn: astawdiukallahallaji la tadiyu wa daaiyuh. Ekjn mhilar jny, uchcharn: astawdiukillahallaji la tadiyu wa daaiyuh. Goshtheer lokeder jny, uchcharn: astawdiukumullahallaji la tadiyu wa daaiyuh

Artinya

Percaya pada Allah, aku menjagamu. Jika Anda mengandalkannya, Anda tidak akan pernah gagal.

Sunan Ibnu Majah, Hadis No: 2825
10

Thalbia

ইহরাম অবস্থায় ‘তালবিয়া’ পাঠ করতে হয়।
তালবিয়ার বাক্যগুলো এরূপ:-
۞ لَبَّيْكَ اَللّٰهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لاَ شَرِيْكَ لَكَ
Cara baca

Labbaik allahumma labbaik, labbaika laashareeka laka labbaik, innal hamda wanni'mata laka wal mulk laashareeka lak.

Artinya

Aku hadir, ya Allah! saya hadir; Saya hadir, Anda tidak mempunyai pasangan, saya hadir; Sesungguhnya milik-Mu segala puji-pujian, rahmat dan kekuasaan yang tak terhingga, Engkau tidak mempunyai sekutu.

Keutamaan

Pembacaan Talbiyah sangat penting untuk Ihram, Haji dan Umrah. Ini adalah salah satu dari 3 kewajiban dalam haji.
Catatan: Sebelum memasuki Masjid Haram, hendaknya berhenti mengucapkan Talbiya.

Rujukan: Sahih Bukhari, Hadits No: 1549, 1550; Sahih Muslim, Hadits No: 1184, 1218; Sunan Abu Dawud, Hadis No: 1812; Sunan Tirmidzi, Hadis No: 825; 826

11

Doa memulai Tawaf dengan mencium atau menunjuk Hazrat Aswad

۞ اَللّٰهُ أَكْبَرْ
Cara baca

Allahu akbar.

Artinya

Allah lebih besar dari semuanya.

Keutamaan

Saat mengelilingi Ka'bah, Rasulullah (ﷺ) biasa mengucapkan doa ini setiap kali dia mencapai Batu Hazret Aswad bersama para Sahabatnya (RA) di atas punggung unta.

Rujukan: Shahih Bukhari, Hadis No: 1612-1613, 1632

12

Doa untuk kesejahteraan kedua dunia atau Doa untuk tempat antara Rokne Yamani dan Hajre Aswad

۞ رَبَّـنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Cara baca

Rabbana atina fidduniya hasanatano wa fil akhirati hasanatano wa kkina azabannar.

Artinya

Ya Tuhan kami! Berilah kami kebaikan dunia dan kebaikan akhirat serta peliharalah kami dari siksa Neraka.

13

Doa mendaki gunung Safa dan Marwa

۞ إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللهِ
أَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللهُ بِه
اَللّٰهُ أَكْبَرْ ، اَللّٰهُ أَكْبَرْ ، اَللّٰهُ أَكْبَرْ ،
لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهٗ لَا شَرِيْكَ لَهٗ ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهٗ ، أَنْجَزَ وَعْدَهٗ ، وَنَصَرَ عَبْدَهٗ ، وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهٗ
Cara baca

Innas safa wal marwata min sha'airillah. Abdau bima badaallahu bihee. Allahu akbar, allahu akbar, allahu akbar. La ilaha illallahu, wahdahu la shreekalahu, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huya ala kulli shain kadir. La ilaha illallahu wahdahu anjaza wadahu, wa nasara abdahu, wa hazamal ahzaba wahdahu.

Artinya

Sesungguhnya pegunungan Safa-Marwa termasuk di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Sebagaimana Allah telah memulai, maka saya pun memulai. Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar. Tidak ada Tuhan selain Allah. Dia lajang. salah satu miliknya tidak ada sekutu Segala kekuasaan adalah milik-Nya dan Dialah yang berhak menerima segala puji. Dia mempunyai kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada Tuhan selain Allah, Dia sendiri, Dia menepati janji-janji-Nya, membantu hamba-hamba-Nya dan sendirian mengalahkan kekuatan gabungan musuh.

Keutamaan

Diriwayatkan dari Hazrat Jabir (RA) bahwa ketika Rasulullah (ﷺ) biasa mendaki Gunung Safa, beliau biasa mengatakan: عَلّّهُ أَكْبَرْ, اَللّٰهُ أَكْبَرْ, اَللّٰهُ أَكْبَرْ, kemudian dia mendaki gunung Safa menghadap Ka'bah dan membaca doa berikut sebanyak 3 kali - وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ, لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحدَهٗ, أَنْجَزَ وَعْدَهٗ, وَنَصَرَ عَبْدَهٗ, وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهٗ

Rujukan: Shahih Muslim, Hadits No: 1218; Sunan Abu Dawud, Hadis No: 1905;
Sunan Tirmidzi, Hadis No: 862; Sunan Ibnu Majah, Hadits No.3074

14

Doa meminum air Yam Yam

اَللّٰهُمَّ اِنِّيْ اَسْئَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَّرِزْقًا وَّاسِعًا وَّشِفَاءً مِّنْ كُلِّ دَاءٍ ۞
Cara baca

Allahumma innee asaluka 'ilman nafi'aw, wa rizkn wasi'aw, wa shifaam min kulli dain.

Artinya

Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat dan rezeki yang melimpah serta kesembuhan segala macam penyakit.

Keutamaan

Diriwayatkan oleh Muhammad Ibnu Abdur Rahman Ibnu Abu Bakar (RA). Dia berkata, Saya sedang duduk di dekat Hazrat Ibnu Abbas (RA). Seorang pria mendatanginya. Lalu dia bertanya, dari mana asalmu? Katanya, dari dekat Yamam. Dia bertanya, apa kamu? Apakah Anda minum sesuai kebutuhan? Dia berkata, bagaimana caranya? Beliau bersabda, Jika kamu meminumnya, menghadaplah kiblat, ucapkanlah nama Allah, tarik napas tiga kali dan minumlah sepuasnya. Dengan meminum air, Anda akan memuji Allah SWT. Karena Rasulullah (ﷺ) berkata, Tanda-tanda antara kami dan orang-orang munafik adalah mereka tidak meminum air Jamam dengan puas.

Rujukan: Mustadrake Hakeem, Hadits No.1739; Darakutani, Hadis No: 2712; Musannaf Abdur Razaq, Hadis No: 9112

15

Doa hari Arafah

۞ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهٗ لَا شَرِيْكَ لَهٗ ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Cara baca

La ilaha illallahu wahdahu la sharika lah. Lahul mulku, wa lahul hamdu wa huya ala kulli shaiyin kadir.

Artinya

Tidak ada Tuhan selain Allah. Dia lajang. Dia tidak punya pasangan. Segala kekuasaan adalah milik-Nya dan Dia layak menerima segala puji. Dia mempunyai kuasa atas segala sesuatu.

Sunan Tirmidzi, Hadis No: 3585
16

Doa Muzdalifar

۞ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهٗ لَا شَرِيْكَ لَهٗ ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهٗ ، أَنْجَزَ وَعْدَهٗ ، وَنَصَرَ عَبْدَهٗ ، وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهٗ
Cara baca

La ilaha illallahu wahdahu la sharika lah. Lahul mulku, wa lahul hamdu wa huya ala kulli shaiyin kadir. La ilaha illallahu wahdahu, anjaza wadahu, wa nasara abdahu, wa hazamal ahzaba wahdah.

Keutamaan

Ada hadits panjang yang diriwayatkan oleh Jabir (RA) yang menggambarkan bagaimana Nabi (ﷺ) menunaikan haji - beliau memulainya dari Gunung Safa. Safa naik ke puncak gunung untuk melihat Ka'bah. Lalu ia menjadi kiblamukhi dan tauhid Allah Ucapkan doa ini setelah menyatakan kebesaran.

Rujukan: Shahih Muslim, Hadis No: 1218

17

Doa melempar kerikil di Jamra

۞ اَللّٰهُ أَكْبَرْ
Cara baca

Allahu akbr.

Artinya

Allah adalah yang terbesar.

Keutamaan

Setiap kali Rasulullah (ﷺ) biasa melempar kerikil atau batu ke salah satu dari tiga jamarat, dia akan mengucapkan - اَللّهُ أَكْبَرْ Setelah jamarat pertama selesai, dia akan berdiri sedikit lebih tinggi menghadap kiblat dan mengangkat tangannya dan berdoa. Dia melakukan hal yang sama Beliau juga biasa melempar kerikil pada Jamra kedua. Tapi dia tidak akan melakukannya untuk ketiga kalinya. Catatan: Jamrat adalah tempat yang ditunjuk untuk rajam di Mina. Di sini, para Hajid dilempari batu sesuai aturan. Ketika Hazrat Ibrahim (a.) mengambil Hazrat Ismail (a.) untuk dikorbankan Ketika dia pergi, iblis ingin membuat penghalang untuk menghentikannya di tempat ini dengan berbisik. Batu dilempar ke sini untuk mengenang kejadian itu.

Rujukan: Shahih Bukhari, Hadis No: 1751

18

Doa untuk disembelih

۞ بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرْ ، اَللّٰهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ
Cara baca

Bismillahi wallahu akbar, allahumma haaja minka waalak.

Artinya

Dimulai dengan nama Allah, dan Allah lebih besar dari segalanya. Ya Allah, itu dariMu dan untukMu.

Sunan Darimi, Hadis No: 1988
19

Doa tanggal 9 Zil-Hajj (Takbir Tashreek)

۞ اَللهُ أَكْبَرْ اَللهُ أَكْبَرْ. لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا اللهُ . وَللهُ أَكْبَرْ اَللهُ أَكْبَرْ. وَ لِلّٰهِ الْحَمْدُ
Cara baca

Allahu akbar allahu akbar, la ilaha illallahu, wallahu akbar allahu akbar wa lillahil hamd.

Artinya

Tuhan itu hebat! Tuhan itu hebat! Tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Dan segala puji bagi Allah.

Sunan Dara Qutani, Hadis No: 1719; Addurrul Mukhtar : 2/177.180
20

Doa antara Hazrat Aswad dan Maqam Ibrahim

۞ اَللّٰهُمَّ قَنِّعْنِيْ بِمَا رَزَقْتَنِيْ، وَبَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَاخْلُفْ عَلَيَّ كُلَّ غَائِبَةٍ لِّيْ بِخَيْرٍ
Cara baca

Allahumma kanni'nee bima razaktanee, wabariklee feehi, wakhluf alaiya kulla gaaibatin lee bikhairin.

Artinya

Ya Tuhan! Puaskan aku dengan rezeki yang Engkau anugerahkan kepadaku. Dan memberkatinya. Dan setiap kekuranganku kau pelihara dengan kebaikan.

Al-Adabul Mufarad, Hadis No: 686; Musannaf Ibnu Abi Shaiba, Hadis No: 30248
Keutamaan

Dalam doa yang diberkati ini, Allah memohon kepada Allah sesuatu yang lebih baik dari itu, sebagai pengganti kebaikan yang hilang dari hambanya. Diantaranya adalah ajaran menyerahkan urusan kepada Allah, agar manusia mendapati dirinya dalam duka, penyesalan, dan penyesalan. Jangan terus sibuk.

Rujukan: Tuhfatuz Zakirin, halaman 242; Awraduz Zakirin, halaman 210.

21

Berdiri di depan orang yang berpuasa Nabi (ﷺ) dan mengucapkan salam

۞ اَلسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا رَسُوْلَ اللهِ
۞ اَلسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا حَبِيْبَ اللهِ
۞ اَلسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا نَبِىَّ اللهِ
Cara baca

Assalamu 'alaika ya rasoolallah. Assalamu 'alaika ya habeeballah. Assalamu 'alaika ya nabiyyallah.

Artinya

Wahai Utusan Tuhan! Salam sejahtera.
Wahai Habib Tuhan! Salam sejahtera.
Wahai Nabi Allah! Salam sejahtera.
Catatan: Lebih banyak kalimat seperti ini dapat ditambahkan jika memungkinkan. Jika tidak bisa atau tidak punya banyak waktu, ucapkanlah sebanyak-banyaknya, minimal ucapkan kalimat pertama.

Irshadus Sari Ila Manasikil Mulla Ali Kari, hal.338
22

Doa saat meninggalkan Baitullah

۞ اَللّٰهُمَّ لَا تَجْعَلْ هٰذَا اَۤخِرَ الْعَهْدِ بِبَيْتِكَ
Cara baca

Allahumma la taj'al haza aakhiral ahdi bibaitik.

Artinya

Ya Allah, janganlah (perjalanan) rumahMu ini menjadi perpisahan yang terakhir.

Ithafus Sadatil Mutkin Sharehe Ihayu Ulumuddin : 4/414
23

Dua untuk perjalanan tanpa beban

۞ رَبِّ اَدْخِـلْـنِـىْ مُـدْخَـلَ صِـدْقٍ وَّاَخْـرِجْـنِـىْ مُـخْـرَجَ صِـدْقٍ وَّاجْـعَـلْ لِّـىْ مِـنْ لَّدُنْـكَ سُلْطَانًا نَصِيْرًا
Cara baca

Rabbi adkhilni mudkhala sidkio wa akhrizni mukhraja sidkio waja'alli milladunka sultaanann nasira.

Artinya

Ya Tuhanku! Masuklah aku dengan kebaikan dan keluarkan aku dengan kebaikan dan berikanlah aku kekuatan pertolongan dari-Mu.

Surah Bani Israel, ayat no: 80
Keutamaan

Doa ini diajarkan kepada Rasulullah SAW, seakan-akan beliau memohon agar hijrahku ke Madinah diberkahi. Meninggalkan Makkah dengan berhijrah juga merupakan awal dari sebuah keberuntungan. Semoga 'Sidak' yaitu Ikhlas dan Kamiyabi menjadi sahabatku. Dan milikmu sendiri Dukunglah aku dalam segala keadaan dengan belas kasihan dan kasih karunia.

24

Sholat di dekat al-Mashr al-Haram

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ.
Cara baca

La ilaha illallahu wahdahu la sharika lah. Lahul mulku, wa lahul hamdu wa huya ala kulli shaiyin kadir. La ilaha illallahu wahdahu, anjaza wadahu, wa nasara abdahu, wa hazamal ahzaba wahdah.

Artinya

Tidak ada Tuhan selain Allah. Dia tidak punya pasangan. Miliknya adalah kerajaan. Segala puji bagi-Nya. Dia mahakuasa. Tidak ada Tuhan selain Allah. Dia memenuhi janjinya. Membantu hamba-Nya dan Dia sendirilah yang membantu semua pihak dikalahkan

Shahih Muslim, Hadis No: 1218
Keutamaan

Ada hadits panjang yang diriwayatkan oleh Jabir (ra) yang menggambarkan bagaimana Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) menunaikan haji - dia memulainya dari Gunung Safa. Safa naik ke puncak gunung untuk melihat Ka'bah. Setelah itu Sambil menghadap kiblat dan mengumandangkan Keesaan dan Kebesaran Allah, beliau bersabda: إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ. La ilaha illallahu Wahdahu la Sharika lah. Lahul mulku, wa lahul hamdu wa hua ala kulli shayin qadir. La ilaha illallahu wahda, anjaza wadah, wa nasara abdah, wa hazamal ahzaba wahda. Artinya- "Tidak ada Tuhan selain Allah. Dia tidak memiliki sekutu. Kerajaan." baginya Segala puji bagi-Nya. Dia mahakuasa. Tidak ada Tuhan selain Allah. Dia memenuhi janjinya. Membantu hamba-Nya dan Dia sendirilah yang mengalahkan semua pihak. Lalu dia berdoa. Dia mengatakan ini tiga kali."

Rujukan: [Shahih Muslim (1218)]