Doa

Rumah

15 doa
1

Doa saat memasuki rumah-1

۞ اَللّٰهُمَّ اِنِّيْ اَسْاَلُكَ خَيْرَ الْمَوْلِجِ وَخَيْرَ الْمَخْرَجِ بِسْمِ اللهِ وَلَجْنَا وَ بِسْمِ اللهِ خَرَجْنَا وَعَلَى اللهِ رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا
Cara baca

Allahumma innee asaluka khairal mawliji wa khairal makhraji, bismillahi walajna wa bismillahi kharajna wa 'alallahi rbbina tawakkalna.

Artinya

Ya Allah! Saya berharap Anda masuk dan keluar dengan baik. Kami masuk dengan nama Allah dan keluar dengan nama Allah, dan kami bertawakal kepada Allah, Tuhan kami.

Keutamaan

Berdasarkan otoritas Hazrat Jabir Ibnu Abdullah (RA), dia mendengar Nabi (ﷺ) bersabda: Ketika seseorang memasuki rumahnya dan mengucapkan Bismillah saat masuk dan makan, Setan berkata: Tidak ada tempat bagimu untuk bermalam di sini, dan tidak ada makanan. Sebaliknya barang siapa yang tidak mengucapkan Bismillah ketika memasuki rumahnya, maka setan berkata: Kamu telah menemukan tempat bermalam. Kemudian ketika orang tersebut tidak mengucapkan Bismillah saat makan, maka Setan berkata (kepada para sahabatnya): Kamu telah mendapatkan penginapan dan makanan untuk malam itu.

Rujukan: Sunan Abu Dawud, Hadis No: 3765; Sunan Ibnu Majah, Hadis No: 3887

2

Doa pada saat memasuki rumah-2

۞ اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ
Cara baca

Assalamu alaikum wa rahmatullah.

Artinya

Semoga damai dan berkah Allah besertamu.

Sunan Abu Dawud, Hadis No: 5096
3

Doa keluar rumah-1

۞ بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ. لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ اِلَّا بِاللهِ
Cara baca

Bismillahi tawakkaltu 'alallahi, la haula wala kuuwata illa billah.

Artinya

Dengan menyebut nama Allah Ta'ala (keluar), aku bertawakal kepada Allah Ta'ala. Tidak mungkin kita bisa selamat dari dosa atau melakukan perbuatan baik apa pun tanpa Taufiq Allah.

Sunan Abu Dawud, Hadis No: 5095; Sunan Tirmidzi, Hadis No: 3426
Keutamaan

Berdasarkan otoritas Hazrat Anas Ibn Malik (Radi), dia berkata, Rasulullah (ﷺ) bersabda, "Barangsiapa membaca do'a ini saat meninggalkan rumah, maka akan dikatakan (dari para malaikat) bahwa jika kamu telah berbuat cukup, jika kamu selamat, setan telah pergi darimu." Sunan Tirmidzi, Hadits Tidak: 3426

4

Doa keluar rumah-2

۞ اَللّٰهُمَّ سَلِّمْنِيْ وَسَلِّمْ مِنِّيْ
Cara baca

Allahumma sallimni wa sallim minni.

Artinya

Ya Allah! Jagalah aku tetap aman dan jagalah (orang lain juga) aman dariku.

Adabul Mufarad, Hadis No: 1204
5

Ini akan menjadi waktu untuk mendaki

۞ اَللّٰهُ اَكْبَرْ
Cara baca

Allahu akbar.

Artinya

Allah adalah yang terbesar.

Keutamaan

Atas otoritas Hazrat Jabir Ibnu Abdullah (ra), dia berkata, Kami biasa bepergian bersama Nabi (ﷺ). Ketika kita naik kita mengucapkan اَللّٰهُ اَكْبَرْ dan ketika kita turun kita mengucapkan سُبْحَانَ اللّٰهِ.

Rujukan: Musnad Ahmad, Hadis No: 14042

6

Ini akan menjadi waktunya untuk turun

۞ سُبْحَانَ اللّٰهِ
Cara baca

Subhanallah.

Artinya

Saya menggambarkan kekudusan dan keagungan Allah.

Shahih Bukhari, Hadis No: 2993
7

Doa meninggalkan rumah

۞ اَللّٰهُمَّ إنيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ ، أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ ، أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ ، أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَيَّ
Cara baca

Allaahumma innee a'oozu bika an adilla, aw udalla, aw azilla, aw uzalla, aw azlima, aw uzlama, aw ajhala, aw yujhala 'alaiyya.

Artinya

Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu agar tidak menyesatkan diriku sendiri atau orang lain, atau disesatkan oleh orang lain; Tidak menyebabkan diri sendiri atau orang lain tersandung, atau dibuat tersandung; Saya tidak boleh menindas diri sendiri atau orang lain atau menindas diri sendiri tidak dilakukan; Jangan biarkan aku membodohi diriku sendiri, atau membodohi diriku sendiri.

Sunan Abu Dawud, Hadis No: 5094; Sunan Tirmidzi, Hadis No: 3427; Sunan Ibnu Majah, Hadis No: 3884
8

Doa Perjalanan

۞ اَللهُ أَكْبَرْ ، اَللهُ أَكْبَرْ ، اَللهُ أَكْبَرْ،
سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهٗ مُقْرِنِيْنَ ، وَإِنَّا إِلٰى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ ،
اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى ، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى ،
اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهٗ ، اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ ، وَالْخَلِيْفَةُ فِي الْأَهْلِ
اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ ، وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوْءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ
Cara baca

Allahu akbar, allahu akbar, allahu akbar. Subhanallazee sakhkhara lana haaza wama kunna lahu mukrineen. Wainna ila rabibna lamunkaliboon. Allahumma inna nasaluka fee safarina haazal birra wattakwa, waminal amali maatarda. Allahumma hawwin alaina safarana haaza wa atwi anna bu'dah. Allahumma antas saahibu fis safari walkhaleefatu fil ahli. Allahumma innee aoozubika min wa saais safari, wakaabatil manzari, wasooil munkkalabi fil maali wal ahli.

Artinya

Allah Maha Kuasa, Allah Maha Kuasa, Allah Maha Kuasa. Maha Suci dan Agung Dia yang telah menyerahkannya kepada kita. Meski kami tidak mampu menundukkannya. Sesungguhnya kita kembali kepada Tuhan kita. Ya Tuhan! Tentu Kami memohon kepada-Mu kebajikan, ketenangan hati, dan aktivitas-Mu yang memuaskan dalam perjalanan kami ini. Ya Allah! Permudahlah perjalanan kami. Tutup jaraknya dari kami. Ya Allah! Anda adalah teman perjalanan. Dan Perwakilan (kami) untuk keluarga. Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu dari kesusahan dan keletihan perjalanan, dari pemandangan yang mengerikan, dan dari segala pemandangan yang tidak menyenangkan dalam harta, keluarga, dan anak-anak sekembalinya ke rumah.

Keutamaan

Diriwayatkan oleh Hazrat Ibnu Umar (Radi), ketika Nabi (ﷺ) melakukan perjalanan dan duduk dengan kokoh di punggung unta, dia biasa membaca doa di atas sebanyak tiga kali sambil mengucapkan Allahu Akbar.

Rujukan: Sahih Muslim, Hadits No: 1342; Sunan Tirmidzi, Hadis No: 3447; Sunan Abu Dawud, Hadis No: 2599; Musnad Ahmad, Hadis No: 6086; Sunan Daremi, Hadis No: 2673

9

Doa yang dibaca saat bepergian

۞ سَمِعَ سَامِعٌ بِحَمْدِ اللهِ وَحُسْنِ بَلَائِهٖ عَلَيْنَا
۞ رَبَّـنَا صَاحِبْنَا وَأَفْضِلْ عَلَيْنَا عَائِذًا بِاللهِ مِنَ النَّارِ
Cara baca

Samiya samiyun bihamdillaahi wa husni baalaihi alaina rbbana sahibna wa afdil alaina aaizan billahi minannar.

Artinya

Dengarkan para pendengar, puji Tuhan atas karunia, karunia, dan berkahnya yang baik. Ya Tuhan kami! Anda adalah mitra kami. Memberkati dan memberkati kami. Aku berlindung kepada Allah dari neraka.

Keutamaan

Diriwayatkan oleh Hazrat Abu Huraira (RA). Katanya, ketika Rasulullah (ﷺ) sedang dalam perjalanan, beliau biasa membacakan doa ini.

Rujukan: Sahih Muslim, Hadits No: 2718; Sunan Abu Dawud, Hadis No: 5086

10

Doa pulang dari perjalanan

۞ اٰئِـبُوْنَ تَائِبُوْنَ عَا بِدُوْنَ لِرَبِّنَا حَامِدُوْنَ
Cara baca

Aaiboona taiboona lirbbina hamidoon.

Artinya

Kami sekarang kembali dari tur. Bertobat (dari dosa-dosa kita), niat beribadah (Allah) dan memuji Tuhan kita.

Sahih Bukhari, Hadits No: 1797; Musnad Ahmad, Hadis No: 2197
11

Doa Warga untuk Wisatawan-1

۞ أَسْتَوْدِعُ اللهَ دِيْنَكَ وَأَمَانَـتَكَ ، وَخَوَاتِيْمَ عَمَلِكَ
۞ أَسْتَوْدِعُ اللهَ دِيْنَكِ وَأَمَانَـتَكِ ، وَخَوَاتِيْمَ عَمَلِكِ
۞ أَسْتَوْدِعُ اللهَ دِينَكُمْ وَأَمَانَـتَكُمْ ، وَخَوَاتِيْمَ عَمَلِكُمْ
Cara baca

Ekjn purusher jny, uchcharn: astawdiullaha dinaka oamanataka, okhawatima amalik ekjn mhilar jny, uchcharn: astawdiullaha dinaki oamanataki, okhawatima amaliki ekadhik purush/mhilar jny, uchcharn: astawdiullaha dinakum oamanatakum, okhawatima amalikum

Artinya

Aku telah menyerahkan kepada Allah agamamu, kesetiaanmu dan akhir yang baik.

Sunan Abu Dawud, Hadis No: 2600; Sunan Tirmidzi, Hadis No: 3442, 3443; Sunan Ibnu Majah, Hadis No: 2826
12

Doa-3 Warga untuk Wisatawan

۞ اَللّٰهُمَّ اطْوِ لَهُ الْبُعْدَ، وَهَوِّنْ عَلَيْهِ السَّفَرَ
Cara baca

Allahummatbi lahul bu'da wahawbin alaihis safar.

Artinya

Ya Allah! Anda memperpendek jalannya dan membuat perjalanannya mudah.

Keutamaan

Atas otoritas Hazrat Abu Huraira (ra), seseorang berdoa, 'Ya Rasulullah! Saya ingin melakukan perjalanan. Sarankan saya.' Dia berkata, 'Kamu bertakwa kepada Allah dan membaca 'Allahu Akbar' secara teratur di setiap tempat tinggi." Ketika laki-laki itu berbalik Ketika dia mulai pergi, dia mengucapkan doa ini untuknya.

Rujukan: Sunan Tirmidzi, Hadis No: 3445

13

Doa musafir untuk warga

۞ أَسْتَوْدِعُكَ اللهَ الَّذِيْ لَا تَضِيْعُ وَدَائِعُهٗ
۞ أَسْتَوْدِعُكِ اللهَ الَّذِيْ لَا تَضِيْعُ وَدَائِعُهٗ
۞ أَسْتَوْدِعُكُمُ اللهَ الَّذِيْ لَا تَضِيْعُ وَدَائِعُهٗ
Cara baca

Ekjn purusher jny, uchcharn: astawdiukallahallaji la tadiyu wa daaiyuh. Ekjn mhilar jny, uchcharn: astawdiukillahallaji la tadiyu wa daaiyuh. Goshtheer lokeder jny, uchcharn: astawdiukumullahallaji la tadiyu wa daaiyuh

Artinya

Percaya pada Allah, aku menjagamu. Jika Anda mengandalkannya, Anda tidak akan pernah gagal.

Sunan Ibnu Majah, Hadis No: 2825
14

Dua untuk perjalanan tanpa beban

۞ رَبِّ اَدْخِـلْـنِـىْ مُـدْخَـلَ صِـدْقٍ وَّاَخْـرِجْـنِـىْ مُـخْـرَجَ صِـدْقٍ وَّاجْـعَـلْ لِّـىْ مِـنْ لَّدُنْـكَ سُلْطَانًا نَصِيْرًا
Cara baca

Rabbi adkhilni mudkhala sidkio wa akhrizni mukhraja sidkio waja'alli milladunka sultaanann nasira.

Artinya

Ya Tuhanku! Masuklah aku dengan kebaikan dan keluarkan aku dengan kebaikan dan berikanlah aku kekuatan pertolongan dari-Mu.

Surah Bani Israel, ayat no: 80
Keutamaan

Doa ini diajarkan kepada Rasulullah SAW, seakan-akan beliau memohon agar hijrahku ke Madinah diberkahi. Meninggalkan Makkah dengan berhijrah juga merupakan awal dari sebuah keberuntungan. Semoga 'Sidak' yaitu Ikhlas dan Kamiyabi menjadi sahabatku. Dan milikmu sendiri Dukunglah aku dalam segala keadaan dengan belas kasihan dan kasih karunia.

15

Doa untuk perlindungan dari rumah ke rumah

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، عَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَأَنْتَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، ‌مَا ‌شَاءَ ‌اللهُ ‌كَانَ، ‌وَمَا ‌لَمْ ‌يَشَأْ ‌لَمْ ‌يَكُنْ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ، أَعْلَمُ أَنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، وَأَنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَاطَ بِكُلِّ شَيْءٍ عِلْمًا، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِي، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ دَابَّةٍ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهَا، إِنَّ رَبِّي عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ
Cara baca

Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta a'laika tawakkaltu o anta rabbul a'rshil ajim, maashaaallahu ka'na, wama lam yasha' lam yakun wala hawla wala kuo'wata illa billahil alieel ajim, alamu annallaha ala kulli shai in kadir o annallaha kad ahata bikulli shai in i'lma, allahumma inni a'ujubika min sharri nafsi wamin sharri kulli dabbatin; anta akhijum binasiyatiha inna rabbi'ala siratim mustakim.

Artinya

Ya Tuhan! Engkaulah Tuhanku, tidak ada tuhan selain Engkau, aku bertawakal kepadaMu, Engkaulah Pemilik Arsy yang Maha Mulia. Apapun yang Allah Ta'ala kehendaki, terjadilah; Dan apapun yang dikehendaki-Nya tidak akan terjadi, kecuali dengan kekuasaan dan kemampuan Allah Ta'ala Tidak ada daya dan kemampuan, ketahuilah bahwa Allah Ta'ala Maha Perkasa, Maha Perkasa dan Maha Mengetahui atas segala sesuatu. Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan jiwaku dan dari kejahatan setiap makhluk yang sisirnya Kaupegang; Sesungguhnya Tuhanku berada di jalan yang lurus.

Amalul Yaomi Wal Laylah; Ibnu Sunni Ha 57,
Tabrani Sharif (Muzame Kabir), Hadis Nomor: 343
Hadits tersebut sahih.
Keutamaan

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ حَنْبَلٍ, ثنا هُدْبَةُ بْنُ خَالِدٍ, ثNA أَغْلَبُ بْنُ تَمِيمٍ الشَّعْوَذِيُّ, ثنا الْحَجَّاجُ بْنُ فُرَافِصَةَ, عَنْ طَلْقٍ يَعْنِي ابْنَ حَبِيبٍ, قَالَ: جَاءَ رَجُلٌ إِلَى أَبِي الدَّردَاءِ فَقَالَ: يَا أَبَا الدَرْدَاءِ احْتَرَقَ بَيْتُكَ فَقَالَ: مَا احْتَرَقَ بَيْتِي, ثُمَّ جَاءَ Akhirnya النَّارَ فَلَمَّا انْتَهَتْ إِلَى بَيْتِكِ طُفِيَتْ, فَقَالَ: قَدْ عَلِمْتُ أَنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَمْ يَكُنْ لِيَفْعَلَ, فَقَالَ Nama: يَا أَبَا الدَّرْدَاءِ مَا نَدْرِي أَيُّ كَلَامِكَ أَعْجَبُ? قَوْلُكَ مَا احْتَرَقَ, أَوْ قَوْلُكَ قَدْ عَلِمْتُ أَنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَمْ يَكُنْ لِيَفْعَلَ, قَالَ: ذَاكَ لِكَلِمَاتٍ سَمِتُهُنَّ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ " مَنْ قَالَهُنَّ حِينَ يُصْبِحُ لَمْ تُصِبُ مُصِيبَةٌ حَتَّى يُمْسِيَ , وَمَنْ قَالَهُنَّ حِينَ يُمْسِي لَمْ تُصِبْهُ مُصِيبَةٌ حَتَّى يُصْبِحَ: اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ عَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ, وَأَنْتَ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ, َمَا ‌شَاءَ ‌اللَّهُ ‌كَانَ ‌وَمَا ‌لَمْ ‌يَشَأْ ‌لَمْ ‌يَكُنْ, لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِالَّهِ, أَعْلَمُ أَنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ dan اللَّهَ قَدْ أَحَاطَ بِكُلِّ شَيْءٍ عِلْمًا, اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِي وَمِنْ شَرِّ كُلِّ دَابَّةٍ أَنْتَ اخِذٌ بِنَاصِيَتِهَا إِنَّ رَبِّي عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ "Suatu hari seseorang datang dan memberitahu Hazrat Abu Darda (RA) bahwa, wahai Abu Darda (RA)! Rumahmu telah terbakar. Hazrat Abu Darda (RA) berkata, Rumahku tidak terbakar. Beberapa saat kemudian orang lain datang dan berkata, Wahai Abu Darda (RA)! Apinya menyala. Namun saat Anda mendekati kamar Anda, apinya padam. Mendengar berita ini, Hazrat Abu Darda (R.A.) berkata, Aku tahu bahwa Allah Ta'ala tidak akan melakukan ini padaku. Mendengar ini Wartawan itu terkejut dan berkata, Wahai Abu Darda! Bagaimana kamu tahu bahwa rumahmu tidak terbakar dan bagaimana kamu mengatakan bahwa tentu saja aku tahu bahwa Allah tidak akan melakukan ini padaku. Hazrat Abu Darda (R.A.) berkata, Saya adalah Utusan Allah Aku mendengar dari Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) bahwa dia berkata, "Barangsiapa membaca ayat-ayat ini di pagi hari, maka tidak ada bahaya yang akan menimpanya sampai malam hari." Demikian pula orang yang membaca pada malam hari, maka tidak ada bahaya yang akan menghantuinya sampai pagi hari. Dan ini Setelah berdoa, saya meninggalkan rumah hari ini. Jadi rumahku tidak bisa terbakar. Doanya begini, اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ عَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ, وَأَنْتَ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ, ‌مَا ‌شَاءَ ‌اللَّهُ ‌كَانَ ‌وَمَا ‌لَمْ ‌يَشَأْ ‌لَمْ ‌يَكُنْ, لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ, أَعْلَمُ عَنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ وَأَنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَاطَ بِكُلِّ شَيْءٍ عِلْمً, اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوئُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِي وَمِن شَرِّ Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau, milik-Mu Mengandalkan Anda, Anda adalah pemilik takhta terhormat. Tidak ada daya atau kesanggupan selain kekuasaan dan kesanggupan Allah Ta'ala, apapun yang Allah Ta'ala kehendaki terjadilah; Dan apa yang tidak dikehendaki-Nya, tidak akan terjadi. Ketahuilah bahwa Allah Ta'ala maha kuasa atas segala sesuatu Kuat, perkasa dan ilmu-Nya meliputi segala sesuatu. Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan jiwaku dan dari kejahatan setiap makhluk yang sisirnya Kaupegang; Sesungguhnya Tuhanku berada di jalan yang lurus.

Rujukan: Tabrani Sharif (Muzame Kabir), Hadis Nomor: 343