Doa

Doa menjelang dan setelah kematian

27 doa
1

Membaca Tayyibah di Kalima, doa untuk membawa iman

۞ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ
Cara baca

Laailaha illallahu muhammadur rasoolullah.

Artinya

Tidak ada yang patut disembah kecuali Allah. Hazrat Muhammad (ﷺ) adalah Utusan Tuhan.

Kanjul Ummal, Hadits No: 174
Keutamaan

Berdasarkan otoritas Hazrat Mu'adh Ibnu Jabal (Radi), dia berkata, Rasulullah (ﷺ) bersabda, “Barangsiapa bersaksi dengan ikhlas bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad (ﷺ) adalah Utusan Allah, maka Allah akan menjadikan neraka haram baginya.”

Rujukan: Shahih Bukhari, Hadits No: 128

Perlu diketahui bahwa doa'ati juga dibacakan untuk berbicara (membaca) kepada orang yang lupa.

2

Doa terbebas dari siksa kubur, waswasa dan kekacauan kerja

۞ اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَوَسْوَسَةِ الصَّدْرِ وَشَتَاتِ الأَمْرِ
Cara baca

Allahumma inni aujubika min azabil kbri wa waswasatis sadri, wa satatil amri.

Artinya

Ya Allah! Aku berlindung dari siksa kubur, dari bisikan pikiran, dari kekacauan pekerjaan.

Sunan Tirmidzi, Hadis No: 3520
3

Doa untuk menyelamatkan dari keabadian dan keselamatan dari berbagai musibah

۞ اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِيْ دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ. اَللّٰهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِيْ وَاۤمِنْ رَوْعَاتِيْ. اَللّٰهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْۢ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَّمِيْنِيْ وَعَنْ شِمَالِيْ وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ.
Cara baca

Allahumma inni asalukal a'fwa wal a'fiyata fi dini wa duniyaya, wa ahli wa mali, allahummastur a'orati, wa amin rawa'ti, allahummah'fazni min baini yadaiya wa min khalfi, wa a'i yamini wa a'n shimali, wa min fawki, wa au'zu bia'zmatika an ugtala min tah'ti.

Artinya

Ya Allah! Saya mohon ampun dan keselamatan dunia dan akhirat. Ya Allah! Aku mohon ampun dan keamanan atas agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah! Kau menutupi kekurangan rahasiaku, ya ampun Ubah kecemasan menjadi keamanan. Ya Allah! Lindungi aku dari depanku, dari belakangku, dari kananku, dari kiriku, dan dari atasku. Dan berlindung pada keagunganmu secara tiba-tiba dari diriku sendiri dari terinfeksi.

Kanjul Ummal, Hadis No: 4957
4

Doa yang dibaca saat kematian terasa dekat - 1

۞ اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاَلْحِقْنِيْ بِالرَّفِيْقِ الْاَعْلٰى
Cara baca

Allahummagfirlee war hamnee wa alhiknee birrfeekil a'la

Artinya

Ya Allah! Mohon maafkan saya dan berikan saya rahmat dan kebaikan serta satukan saya dengan Rafiq A'laa (Para Nabi dan Nabi).

Keutamaan

Berdasarkan otoritas Aisha (ra dengan dia), dia berkata, Saya mendengar Nabi (ﷺ) mengucapkan doa ini ketika dia sedang berbaring di kaki saya.
Catatan: Nabi (ﷺ) membacakan ayat-ayat di atas berulang kali sebelum kematiannya.

Rujukan: Shahih Bukhari, Hadis No: 5674, Shahih Muslim, Hadis No: 2444

5

Doa yang dibaca saat kematian terasa dekat - 2

۞ لٓاَ إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ إِنَّ لِلْمَوْتِ سَكَرَاتٌ
Cara baca

La ilaaha illallaahu, inna lil mawti sakarat

Artinya

Tiada Tuhan selain Allah, niscaya kematian mempunyai berbagai macam penderitaan yang dahsyat.

Keutamaan

Diriwayatkan Aisha (RA): Ada sebuah panci atau cangkir di depan (Nabi (ﷺ)) (kecurigaan Rabi 'Umar) dengan air di dalamnya. Nabi (ﷺ) mencelupkan tangannya ke dalam air dan mulai menyeka wajahnya dengan air tersebut. Katanya tiada Tuhan selain Allah, Kematian sungguh sulit. Kemudian dia mengangkat kedua tangannya ke atas sambil berkata, “Saya dalam keadaan tinggi, bersama seorang teman (saya ingin bertemu). Dalam kondisi ini ia meninggal dunia dan tangannya lepas.

Rujukan: Shahih Bukhari, Hadis No: 4449

6

Doa yang dibaca saat kematian terasa dekat - 3

۞ لٓاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللّٰهُ وَاللّٰهُ أَكْبَرُ، لٓاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللّٰهُ وَحْدَهُ، لٓاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللّٰهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لٓاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللّٰهُ لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، لٓاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللّٰهُ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللّٰهِ
Cara baca

La ilaaha illallaahu, allaahu akbar, la ilaaha illallaahu wahdahu, la ilaaha illallaahu wahdahu la shareeka lahu, la ilaaha illallaahu lahul mulku walahul hamdu, la ilaaha illallaahu wala haula wala kuwata illa billaah

Artinya

Tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar. Tidak ada Tuhan selain Allah saja. Tidak ada Tuhan selain Allah saja, Dia tidak mempunyai sekutu. Tiada Tuhan selain Allah, milik-Nya segala kekuasaan, milik-Nya segala puji, tidak ada Tuhan selain Allah Tidak, tidak ada jalan (menahan diri dari dosa) dan tidak ada kekuatan (berbuat baik) tanpa pertolongan Allah.

Keutamaan

Berdasarkan wewenang Abu Saeed Khudri dan Abu Hurairah (RA), Nabi (ﷺ) bersabda, “Jika seseorang mengucapkan, “La-Ila-Ha Illallahu Wallahu Akbar,” maka Tuhannya menyetujui perkataannya sebagai benar dan bersabda, “Tidak ada Tuhan selain Aku, Akulah Yang Maha Besar.” Dan ketika hamba itu berkata, “La-ila-ha Illallahu wahdahu” (Tidak ada Tuhan selain Allah, Dia Maha Esa), lalu dia berkata, “Tidak ada Tuhan selain Aku, dan Akulah Yang Esa. Ketika seorang hamba mengucapkan, “La ilaha illallahu wahdahu la sharika lahu” (Tidak ada Tuhan selain Allah, Dia Maha Esa, Dia tidak mempunyai Tuhan). Tidak ada sekutu), maka Allah Ta'ala berfirman, Tidak ada Tuhan selain Aku, Aku Yang Esa, Aku tidak mempunyai sekutu. Ketika hamba itu mengucapkan, “La-ila-ha illallahu lahul mulku walahul hamdu” (Tidak ada Tuhan selain Allah, milik-Nya kerajaan, milik-Nya segala puji), maka Allah Ta'ala berfirman, Tidak ada Tuhan selain Aku, kerajaan itu milikku dan segala puji milikku. Ketika hamba mengucapkan, “La-ila-ha illallahu wala hawla wala kuwata illa billah” (Tidak ada Tuhan selain Allah Ta’ala. Tidak ada Tuhan selain Allah Ta’ala Tidak ada seorangpun yang mempunyai kuasa untuk berbuat jahat dan baik), maka Allah Ta'ala berfirman, Tidak ada tuhan selain Aku, tidak ada seorangpun yang mempunyai kuasa untuk menghilangkan keburukan dan mendatangkan kebaikan kecuali Aku (tanpa pertolongan-Ku). Rasulullah (ﷺ) juga pernah mengatakan bahwa orang yang sakit adalah ini Dia mengucapkan kalimat tersebut, lalu mati, api neraka tidak menghanguskannya.

Rujukan: Sunan Tirmidzi, Hadis No: 3430

7

Talkin (membacakan) kepada orang bisu

۞ لٓاَ اِلٰهَ اِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ
Cara baca

La ilaha illallahu muhammadur rasoolullah.

Artinya

Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad (ﷺ) adalah Utusan Allah.

Keutamaan

Dari Abu Saeed Khudri (RA): Nabi (ﷺ) bersabda, “Bacakanlah kepada orang-orangmu yang sekarat لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ.”

Rujukan: Sahih Muslim, Hadits No: 916; Sunan Tirmidzi, Hadis No: 976

8

Bacalah jika kamu merasakan semangat keluar

۞ اَللّٰهُمَّ اَعِنِّيْ عَلٰى غَمَرَاتِ الْمَوْتِ وَ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ
Cara baca

Allahumma a'innee 'ala gmaratil mauti wa sakaratil maoot.

Artinya

Ya Allah! Anda membantu saya dalam kesakitan karena kematian dan kesakitan karena kematian.

Keutamaan

Atas wewenang Aisha (ra dengan dia), dia berkata, Saya melihat Rasulullah (ﷺ) sekarat. Dia mempunyai secangkir penuh air, dia memasukkan tangannya ke dalam cangkir dan menyeka wajahnya dengan air. Antar berkata, Ya Allah, kematian Bantu saya meringankan rasa sakit penderitaan dan kematian.

Rujukan: Sunan Tirmidzi, Hadis No: 980; Sunan Ibnu Majah, Hadits No.1623

9

Doa ini dibacakan sambil memejamkan mata

۞ اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِفُلاَنٍ (بِاسْمِهٖ) وَارْفَعْ دَرَجَتَهٗ فِي الْمَهْدِيِّيْنَ، وَاخْلُفْهٗ فِي عَقِبِهٖ فِي الْغَابِرِيْنَ، وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهٗ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ، وَافْسَحْ لَهٗ فِي قَبْرِ هٖ، وَنَوِّرْ لَهٗ فِيْهِ
Cara baca

Allaahummagfir lifulaanin (mriter nam blbe) warfa' darajatahu fil mahdiyyeen, wakhlufhu fee 'akibihee fil gaabireen, wagfir lana walahu ya rbbal aalameen. Wafsah lahu fee kabrihee wa nauweer lahu feehi.

Artinya

Ya Allah! Anda memaafkan ini dan itu (dengan menyebutkan nama almarhum); Meninggikan derajatnya di antara orang-orang yang mendapat hidayah; Jadilah wakilnya bagi keturunannya di antara orang-orang yang masih tinggal. Ya Tuhan pencipta! Ampunilah kami dan dosa-dosanya. Luaskan kuburnya untuknya dan jadikan terang baginya.

Keutamaan

Berdasarkan wewenang Hazrat Ummu Salamah (ra), beliau bersabda, Rasulullah (ﷺ) datang menemui Abu Salamah, dengan mata terbuka. Dia menutup matanya dan berkata, Ketika jiwa dibacakan, mata mengikutinya. Keluarga Abu Salamah mulai menangis memberi Dia (ﷺ) berkata: Jangan mengatakan sesuatu yang buruk tentang dirimu kecuali hal-hal yang baik. Karena apapun yang kamu ucapkan, Malaikah mengatakan Amin. Kemudian dia berdoa seperti ini, Ya Allah, maafkan Abu Salamah dan Tinggikan derajatnya di antara orang-orang yang mendapat petunjuk, maka kamulah yang menjadi wali bagi keturunannya. Ya Tuhan, ampunilah dia dan kami. Perluaslah kuburnya dan terangkanlah kuburnya.

Rujukan: Shahih Muslim, Hadis No: 920

10

Doa ini dibaca sambil menjaga jenazah di dalam kubur dengan posisi miring ke kanan

۞ بِاسْمِ اللهِ وَعَلٰى مِلَّةِ رَسُوْلِ اللهِ ﷺ
Cara baca

Bismillahi wa 'ala millati rsoolillah.

Artinya

Kami menguburkannya atas nama Allah Ta'ala dan di jalan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam.

Keutamaan

Atas wewenang Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu, Nabi (ﷺ) bersabda ketika menempatkan orang mati di dalam kubur, (dan Rabi Abu Khaled berkata) ketika almarhum ditempatkan di lahad [kuburannya] dia membacakan doa di atas.

Rujukan: Kitabul Ashar : hal. 379; Musnad Ahmad: 2:27; Sunan Tirmidzi, Hadis No: 1046; Mustadrak Hakem 1:365

11

Doa yang dibacakan pada saat memasukkan tanah ke dalam kubur

কোনো মুসলমানের লাশ দাফনের সময় কবরে তিনবার মাটি দেওয়া মুস্তাহাব।
উচ্চারণ ও অর্থ: প্রথমবার মাটি দেওয়ার সময় বলবে- مِنْهَا خَلَقْنَاكُمْ (মিনহা খলাক্বনাকুম) এ মাটি থেকেই আমি তোমাদেরকে সৃষ্টি করেছি। দ্বিতীয়বার বলবে- وَفِيْهَا نُعِيْدُكُمْ (ওয়া ফী হা নু‘ঈ দুকুম) এ মাটির মধ্যেই তোমাদেরকে ফিরিয়ে দিব। তৃতীয়বার বলবে- وَمِنْهَا نُخْرِجُكُمْ تَارَةً اُخْرٰى (ওয়া মিনহা নুখরিজুকুম তা-রতান উখরা) এ মাটি থেকেই আমি তোমাদেরকে পুনরায় উঠাবো।
Fatawae Shami: 3/178; Al-Azkar Lin Nabbi : 1/416; Musnad Ahmad, Hadis No: 22187; Marasil Abu Dawud, Hadis No: 420; Sunan Ibnu Majah, Hadis No: 113; Sunan Kubra, Hadis No: 6730
Keutamaan

Diwajibkan bagi mereka yang hadir pada saat pemakaman untuk meletakkan tiga genggam tanah di atas kuburan. Diriwayatkan dalam hadits bahwa Nabi (ﷺ) meletakkan tiga genggam tanah di atas kepala seorang sahabat saat menguburkannya. Perlu dicatat bahwa tidak disarankan memberikan tiga genggam tanah. Demikian pula, jika Anda memasukkan tiga gumpalan tanah ke dalam satu kepalan tangan, maka itu dianggap sebagai satu kepalan tangan.

Rujukan: Sunan Ibnu Majah, Hadis No: 113

12

Doa salat jenazah

۞ اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا. وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا. وَصَغِيْرِنَا وَكَبِيْرِنَا، وَذَكَرِنَا وَاُنْثَانَا اَللّٰهُمَّ مَنْ اَحْيَيْتَهٗ مِنَّا فَاَحْيِهٖ عَلَی الْاِسْلَامِ. وَمَنْ تَوَفَّيْتَهٗ مِنَّا فَتَوَفَّهٗ عَلَى الْاِيْمَانِ
Cara baca

Allahummagfir lihaiyyina wa mayyitina wa shahidina wa ga ibina wa sgeerina wa kabeerina wa zakarina wa unsana, allahumma man ahiyaitahoo minna fa ahihee 'alal islam, wa mantawaf faitahoo minna fata waffahoo 'alal eeman.

Artinya

Ya Allah, ampunilah kami semua, yang hidup dan yang mati, yang sekarang dan yang tidak hadir, yang muda dan yang tua, laki-laki dan perempuan. Ya Allah, kami yang Engkau hidupkan, Engkau hidupkan dengan Islam, dan orang-orang yang Engkau matikan, matilah dengan iman. menyumbangkan

Keutamaan

Abu Ibrahim al-Ashhali atas wewenang ayahnya, beliau berkata, Rasulullah (ﷺ) biasa membacakan doa ini dalam Salatul Janazah.

Rujukan: Sunan Tirmidzi, Hadis No: 1024; Sunan Abu Dawud 2: 456; Shahih Ibnu Hibban 7 : 343

13

Jika Maiyet masih kecil, maka bacalah doa ini

۞ اَللّٰهُمَّ اجْعَلْهُ لَنَا فَرَطًا وَّاجْعَلْهُ لَنَا اَجْرًا وَّذُخْرًا وَّاجْعَلْهُ لَنَا شَافِعًا وَّمُشَفَّعًا
Cara baca

Allahummaj alhu lana fartano waj alhu lana ajraw wa zukhrano waj alhu lana shafiyaw wa mushaffaan.

Artinya

Ya Allah! Jadikanlah dia sebagai pelopor bagi kita dan jadikanlah dia sebagai pemberi pahala dan pertolongan kita serta jadikanlah dia sebagai syafaat dan syafaat kita yang dapat diterima.

Mishkatul Masabih, Hadits No.1646
14

Jika Maiyet masih kecil, maka ucapkanlah doa ini

۞ اَللّٰهُمَّ اجْعَلْهَا لَنَا فَرَطًا وَّاجْعَلْهَا لَنَا اَجْرًا وَّذُخْرًا وَّاجْعَلْهَا لَنَا شَافِعَةً وَّمُشَفَّعَةً
Cara baca

Allahummaj alha lana fartano waj alha lana ajrano wa zukhrano wajalha lana shaafiyataw wa mushaffayah.

Artinya

Ya Allah! Jadikanlah ini sebagai pionir bagi kami dan jadikanlah ini sebagai kesempatan penghargaan dan bantuan kami. Dan jadikanlah dia syafaat dan syafaat kita yang dapat diterima.

Mishkatul Masabih, Hadits No.1646
15

Doa untuk anak di bawah umur yang meninggal

۞ اَللّٰهُمَّ أَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ
Cara baca

Allaahumma a'yizhu min azaabil kabri

Artinya

Ya Allah! Selamatkan anak ini dari siksa kubur.

Keutamaan

Yahya Ibnu Sa’id (RA) berkata, Aku mendengar Sa’id Ibnu Musayyab (RA) berkata, Aku membaca pemakaman seorang anak di belakang Abu Huraira (RA) yang tidak pernah melakukan dosa apa pun. Saya mendengar dia mengucapkan doa ini

Rujukan: Muwatta Imam Malek, Hadis No: 523

16

Doa untuk orang yang sudah meninggal (jiwanya) -1

۞ اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَهٗ وَارْحَمْهُ، وَعَافِهٖ، وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهٗ، وَوَسِّعْ مُدْخَلَهٗ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهٖ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهٖ، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهٖ، وَزَوْجَاً خَيْرًا مِنْ زَوْجِهٖ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ (وَعَذَابِ النَّارِ)
Cara baca

Allaahummagfir lahu, warhamhu, wa 'aafihi, wa'fu 'anhu, wa akrim nuzulahu, wawassi mudkhalahu, wagsilhu bilmaayi wassalji walbaradi, wanakkihi minal khataaya kama nakkaitas sawbal abiyada minaddanasi, wa abdilhu daaran khairam min daarihi, wa ahlan khairam min ahlihi, wa zawjan khairam min zawjihi, wa adkhilhul jannata, wa a'yizhu min 'azaabil kabri [wa 'azabinnaar]

Artinya

Ya Allah! Ampunilah dia, kasihanilah dia, peliharalah dia dalam keselamatan yang utuh, ampunilah dia, hormati keramahtamahannya, lebarkan pintu masuknya ke alam kubur. Dan kamu membasuhnya dengan air, es dan batu, kamu dari dosa Bersihkan seperti membersihkan kain putih dari kotoran. Dan berilah kepadanya rumah yang lebih baik dari rumahnya, keluarga yang lebih baik dari keluarganya, dan pasangan yang lebih baik dari istri/suaminya. Dan Engkau masukkan dia ke surga dan dia Selamat dari siksa kubur [dan siksa neraka]”

Keutamaan

Awf Ibnu Malik (RA) berkata, Rasulullah (ﷺ) salat jenazah, dan aku hafal doa di atas (yang dibacakan) oleh beliau. Awf Ibnu Malik (ra) berkata, setelah mendengar doa Rasulullah (ﷺ), aku berharap akulah orang yang mati!

Rujukan: Shahih Muslim, Hadits No: 963, 2103

17

Doa untuk orang tua

۞ رَبِّ ارْحَـمْـهُـمَـا كَـمَـا رَبَّيَانِيْ صَـغِـيْـرًا
Cara baca

Rbbir ham huma kama rbba yani sgira

Artinya

Ya Tuhan kami! Bersikap baiklah kepada mereka berdua (orang tua) saat mereka membesarkan saya di masa kecil.

Surah Bani Israel, Ayat No: 23-24
Keutamaan

Setelah beribadah kepada-Nya, Allah Ta'ala telah memerintahkan berperilaku baik terhadap orang tua. Al-Qur'an dengan tegas melarang mengucapkan kata 'Uh' bersama mereka. Telah disebutkan dalam hadits bahwa jika seorang anak yang baik mendoakan orang tuanya setelah meninggal, maka Allah akan menerimanya lakukan Catatan: Doa ini dapat dibacakan untuk semua yang hidup dan mati. Setiap orang harus melafalkan doa ini untuk orang tua secara teratur.

18

Doa untuk orang mati (jiwa) -2

۞ اَللّٰهُمَّ إِنَّ فُلاَنَ بْنَ فُلاَنٍ فِي ذِمَّتِكَ، وَحَبْلِ جِوَارِكَ، فَقِهٖ مِنْ فِتْنَةِ الْقَبْرِ، وَعَذَابِ النَّارِ، وَأَنْتَ أَهْلُ الْوَفَاءِ وَالْحَقِّ، فَاغْفِرْ لَهٗ وَارْحَمْهُ إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحيْمُ
Cara baca

Allaahumma inna fulanabna fulaanin fee zimmatika, wa habli jiwarika, fakihi min fitnatil kabri wa azaabin naari, wa anta ahlul wafai wal hakk, fagfir lahu warhamhu, innaka antal gafurur raheem

Artinya

Ya Allah, anak anu ada dalam pemeliharaanmu, dalam keamanan di dekatmu. Maka peliharalah dia dari cobaan kubur dan siksa neraka. Dan Engkaulah Yang Dijanjikan dan Yang Benar. Oleh karena itu, maafkanlah dia Lakukan dan kasihanilah dia. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Keutamaan

Berdasarkan wewenang Wasilah Ibnul Aska (ra), dia berkata, Rasulullah (ﷺ) memimpin kami dan salat jenazah untuk seorang pria Muslim. Kemudian aku mendengarnya berdoa, “Ya Allah! Anak si fulan, si fulan, ada dalam perawatanmu, kau kuburkan dia.” Lindungi dari fitnah dan siksa neraka.'''Riwayat Abdur Rahman mengatakan: "Orang itu adalah tetangga dan tetanggamu. Maka peliharalah dia dari bahaya kubur dan siksa neraka. Engkaulah Penjaga Janji dan Pemilik Kebenaran Tuhan! Anda memaafkannya dan bersikap baik padanya. Sebab Engkaulah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Rujukan: Sunan Ibnu Majah, Hadis No: 1499; Sunan Abu Dawud, Hadis No: 3202; Musnad Ahmad, Hadis No: 15588; Mishkatul Masabih, Hadis No: 1677

19

Doa untuk almarhum (jiwa)3

۞ اَللّٰهُمَّ عَبْدُكَ وَابْنُ أَمَتِكَ اِحْتَاجَ إِلَى رَحْمَتِكَ، وَأَنْتَ غَنِيٌّ عَنْ عَذَابِهٖ، إِنْ كَانَ مُحْسِناً فَزِدْ فِي حَسَنَاتِهٖ، وَإِنْ كَانَ مُسِيئاً فَتَجَاوَزْ عَنْهُ
Cara baca

Allaahumma 'abduka, wabnu amatika, ihtaja ila rahmatika, wa anta ganiyyun 'an 'azaabihi, in kaana muhsinan fazid fee hasanaatihi, wa inkaana museean fa tajaawaz 'anhu

Artinya

Ya Allah, hamba-Mu, dan anak seorang budak perempuan, menunggu nikmat-Mu, Engkau tidak menunggu untuk menghukumnya. Jika ia seorang hamba yang shaleh, perbanyaklah pahalanya, dan jika ia seorang hamba yang fasik, hindarilah kejahatannya.

Mustadrake Hakeem, Hadis No: 1328
20

Doa untuk ziarah kubur

۞ اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ يَا أَهْلَ الْقُبُورِ، يَغْفِرُ اللهُ لَنَا وَلَكُمْ، أَنْتُمْ سَلَفُنَا، وَنَحْنُ بِالْأَثَرِ
Cara baca

Assalamu 'alaikum ya ahlal kuboori, yagfirullahu lana walakum, antum salafuna wa nahnu bil asar.

Artinya

Wahai penghuni alam kubur! Salam sejahtera. Semoga Allah mengampuni kami dan anda. Anda adalah pendahulu kami. Kami adalah pengikut Anda.

Keutamaan

Atas wewenang Hazrat Ibnu Abbas (RA), dia berkata, Rasulullah (ﷺ) sedang melewati kuburan Madinah. Lalu dia menoleh ke sana dan berkata.

Rujukan: Sunan Tirmidzi, Hadis No: 1053

21

Jika orang yang dicintai meninggal, doa ini akan menghibur mereka

۞ اِنَّ لِلّٰهِ مَا اَخَذَ وَلِلّٰهِ مَا اَعْطٰی وَكُلُّ شَيْءٍ عِنْدَهٗ بِاَجَلٍ مُّسَمًّى فَاصْبِرْ وَاحْتَسِبْ
Cara baca

Inna lillahi ma akhaza wa lillahi ma a'ta wa kullu shai in 'indahoo biajalim musamman fasbir wah tasib.

Artinya

Sesungguhnya (segala sesuatu) milik Allah apa yang Dia ambil, dan apa yang Dia berikan juga milik Allah dan di sisi Allah kematian setiap orang ditentukan. Jadi bersabarlah dan harapkan imbalan.

Keutamaan

Atas otoritas Hazrat Usama Ibnu Zayd (RA), dia berkata, Putri Nabi (ﷺ) (Zaynab) mengirim orang kepada pelayannya bahwa salah satu putraku sedang koma, jadi datanglah kepada kami. Dia mengirimkan salam, salam (kepadanya) dan mengatakan: Segala sesuatu adalah milik Allah Dia mengambil dan apa pun yang Dia berikan adalah milik-Nya. Bagi-Nya segala sesuatu ada waktunya. Maka biarlah dia bersabar dan mengharapkan pahala. Kemudian dia mengirim kepadanya dengan sumpah bahwa dia harus datang. Kemudian dia berdiri dan bersamanya Ada Sa'd bin Ubada, Mu'adh bin Jabal, Ubai bin Ka'b, Zayd bin Thabit (RA) dan beberapa lainnya. Kemudian anak itu diserahkan kepada Nabi (ﷺ). Kemudian jiwanya bergetar. Kata Ravi, menurutku dia mengatakan ini, seolah-olah nafasnya seperti mushaq (suara). Dan mata Nabi (ﷺ) menitikkan air mata. Sa'd radhiyallahu 'anhu berkata, Ya Rasulullah! Aki? Beliau bersabda, “Inilah rahmat yang Allah titipkan dalam hati hamba-Nya.” Dan Allah Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya yang penyayang.

Rujukan: Shahih Bukhari, Hadis No: 1284; Shahih Muslim, Hadits No.923

22

Untuk menghibur mereka yang berduka

۞ أَعْظَمَ اللّٰهُ أَجْرَكَ، وَأَحْسَنَ عَزَاءَكَ، وَغَفَرَ لِمَيِّتِكَ
Cara baca

A'zamallahu ajraka, wa ahsana 'azaa'aka, wagafara limaiyyitika.

Artinya

Semoga Allah menambah pahala Anda, memberi Anda taufiq (dalam kesedihan) untuk bertahan dengan indah, dan mengampuni almarhum Anda.

Musannaf Abdur Razaq, Hadis No: 6074
23

Doa agar selamat dari siksa kubur, Dajjal, fitnah orang mati dan orang hidup

۞ اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ، وَ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ
Cara baca

Allahumma inni aujubika min ajabi jahannama, wa aujubika min ajabil kbri, wa aujubika min fitnatil masihid dajjali, wa aujubika min fitnatil mahiya wal mamati.

Artinya

Ya Allah! Aku berlindung kepadaMu dari siksa Neraka dan aku berlindung kepadaMu dari siksa kubur dan aku berlindung kepadaMu dari Almasih Dajjal dan aku berlindung kepadaMu dari cobaan hidup dan mati.

24

Bacalah doa ini daripada mengharapkan kematian

اللَّهُمَّ أَحْيِنِي مَا كَانَتِ الحَيَاةُ خَيْرًا لِي، وَتَوَفَّنِي إِذَا كَانَتِ الوَفَاةُ خَيْرًا لِي
Cara baca

Allahumma ahiyinee ma kanatil hayatu khairan lee, wa tawaffanee iza kanatil wafatu khairan lee.

Artinya

Ya Allah! Jagalah aku tetap hidup selama aku hidup dengan baik, dan berikanlah aku kematian jika aku mati dengan baik.

Shahih Bukhari, Hadis No: 5269
Keutamaan

Dalam hadits ini dilarang mengharapkan kematian karena suatu penderitaan. Tidak ada kesulitan yang ditentukan. Penderitaan bisa bersifat duniawi atau akhirat. Penderitaan duniawi bermacam-macam jenisnya. Menderita penyakit, penderitaan karena makanan, penderitaan batin dll. Kesengsaraan di akhirat adalah segala cobaan yang menyulitkan seseorang untuk mempertahankan agama dan keimanannya. Di sini pada dasarnya yang dimaksud adalah penderitaan duniawi. Tidak boleh mengharapkan kematian karena penderitaan duniawi. Karena kita mengetahuinya dari hadis-hadis sebelumnya Kebaikan terletak pada penderitaan duniawi. Kehidupan dunia adalah kehidupan yang penuh ujian. Di sini manusia diuji, baik kebahagiaan maupun kesulitan. Terlihat bagaimana dia mengucap syukur dengan mudahnya Betapa banyak kesabaran dalam penderitaan. Sebagaimana keridhaan Allah diperoleh melalui rasa syukur, demikian pula keridhaan diperoleh melalui kesabaran. Kalau tekun menderita, dosanya diampuni dan martabatnya bertambah. Inilah keuntungan besar di akhirat. Mengabaikan keinginan mendapatkan keuntungan melalui kematian adalah hal yang tidak mungkin Bukan sebuah kata bijak. Seorang mukmin adalah seorang musafir di jalan Allah. Dengan setiap langkahnya dia semakin dekat dengan Tuhan. Kedekatannya bertambah seiring dengan setiap amal shaleh. Tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan kedekatan dengan Tuhan. Tujuan itu digagalkan oleh kematian. yang bersifat mutlak Menghalangi tujuan, bagaimana musafir Allah bisa mencarinya? Karena kesulitannya? Tidak ada penderitaan yang permanen. Penderitaan yang diidam-idamkan mati, insya Allah suatu saat akan hilang. Irsyad dalam Alquran- يُسْرًا (6)} [الشرح: 5, 6] “Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” Di tempat lain, Irshad mengatakan – “Allah akan menciptakan kemudahan setelah krisis.” {سَيَجْعَلُ اللَّهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُسْرًا (7)} [التلاق: 7] ​​Betapa banyaknya ibadah yang bisa dilakukan pada hari bahagia itu ketika penderitaan telah usai! dunia Ladang panen akhirat. Berapa banyak hasil akhirat yang bisa ditenun di sini jika kita hidup dengan tenteram. Berapa banyak pahala yang bisa dikumpulkan? Dan dengan mengharapkan kematian, kesempatan untuk mendapatkan tabungan di akhirat terabaikan. Ini bukanlah tugas yang terpuji; Melainkan dari satu sisi Hal ini juga menyiratkan ketidaktertarikan pada kesejahteraan akhirat. Oleh karena itu, dalam hadis dilarang mengharapkan kematian. Terlebih lagi, hal ini menunjukkan ketidaksabaran terhadap bahaya dan ketidaksenangan terhadap keputusan Allah, yang sama sekali tidak diperbolehkan. Apalagi hidup itu satu Ni'amat Sangatlah tercela jika menginginkan penghapusan Ni'amat. Salah satu hadits Irsyad mengatakan- «لا يتمنى احدكم الموت, ولا يدع به من قبل ان ذيتيهه, انه ثيد مت احدكم انقطع عملهه, ونه لا يزيد المعمن عمره إلا خيرا» 'Janganlah seorang diantara kalian mengharapkan kematian sebelum kematian itu datang dan berdoalah untuk itu. Karena kematian Jika akta tersebut ditutup. Dan kehidupan orang mukmin hanya menambah kesejahteraannya. Ada lagi hadits yang lain – لا يتمنى احدكم الموت يما محسنا فلعله يزداد, و يما مسيء قلعله يستعيب 'Tidak seorang pun di antara kalian yang menginginkan kematian. Jika dia berbudi luhur, (jika masih hidup) diharapkan amal shalehnya lebih banyak lagi dapat melakukan Dan jika dia berbuat jahat, dia akan bertaubat dan memperbaiki diri. Hadits-hadits ini menunjukkan bahwa umur panjang selalu bermanfaat bagi seorang mukmin. Sebab semakin panjang umurnya maka semakin banyak keutamaan yang terpelihara. Panjang umur seperti itu Orang tersebut menjadi lebih berbudi luhur. Jadi ada sebuah hadits – خياركم من طال عمرا و خشن عمله “Yang terbaik di antara kalian adalah yang panjang umur dan baik amalnya.” Boleh jika keinginan mati itu untuk tujuan menjaga agama dan keimanan atau demi bertemu dengan Allah. Dan jika untuk menikmati nikmatnya kehadiran-Nya, maka boleh. Banyak Sahabat Kiram yang ingin mati seperti ini. Namun dalam hal ini, 'Ya Tuhan! Beri aku kematian' atau 'Ya Allah! Jangan biarkan aku tetap hidup adalah keinginan kematian yang umum tidak benar Sebaliknya, doa harus dipanjatkan secara kondisional seperti yang diajarkan dalam hadits. Artinya, Ya Allah! Selama itu baik bagiku untuk hidup, jagalah aku tetap hidup, dan jika baik bagiku untuk mati, berikanlah aku kematian. Hidup sejahtera berarti hidup dengan agama dan keyakinan. Kehidupan seperti ini tentu saja diinginkan. Dan agar kematian itu baik artinya ada ketakutan akan rusaknya iman dan amal jika dijalani. Dalam situasi ini, kematian dengan iman adalah baik. Saat di dalam negeri Jika tidak ada lingkungan yang melindungi iman dan amal, lingkungan yang buruk menyebar ke mana-mana, fitnah yang beraneka ragam menyerukan kekafiran, akibatnya sulit melindungi iman dan amal, tentu saja mati lebih baik daripada hidup. Ada sebuah hadits - Dan jika امراء كم شراركم و أغنياءكم بخلاكم و اموركم إلى نصايكم فيظن الذرس خير لكم من ذهرها “Bila pemimpinmu adalah orang-orang rendahan, kekayaanmu kikir dan kekuasaanmu ada di tangan wanita, maka bawah tanah lebih baik bagimu dari pada di permukaan.” Seseorang tidak boleh menginginkan kematian untuk apapun, tidak peduli penderitaannya. Adalah kewajiban orang beriman untuk merasa puas dengan keputusan Allah. B. Ketika penderitaan menjadi menyengsarakan, doakanlah seperti yang diajarkan dalam hadits ini. Sumber penjelasan : _Riyazu Salihin (Diterjemahkan oleh Maulana Abul Bashar Muhammad Saiful Islam Hafi.)

25

Doa agar selamat dari siksa kubur, usia tua, Dajjal, fitnah orang mati dan orang hidup.

۞ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ
Cara baca

Allahumma innee a'oozu bika minal-'ajzi, wal-kasali, wal-harami, wal-bukhli, wal-jubni; wa a'oozu bika min 'azabil-kbri, wa min fitnatil-mahiya wal-mamat.

Artinya

Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu dari kelambanan, kemalasan, usia lanjut, kikir dan pengecut. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur dan cobaan hidup dan mati.

Sunan Nasa'i, Hadis No: 5452
26

The Dua of Desiring to Die as a Muslim and Incorporating the Righteous

رَبِّ تَوَفَّنِیۡ مُسۡلِمًا وَّاَلۡحِقۡنِیۡ بِالصّٰلِحِیۡنَ
Cara baca

Rbbi tawaffanee muslimawn wa alhiknee bissaaliheen.

Artinya

Ya Rabbi! Kau menjemputku dari dunia, sementara aku masih menjadi hambamu yang patuh. Dan sertakan aku dalam kebajikan.

- Sura Yusuf : 101
27

Do'a/Rukbiyyah bagi orang yang lupa

১. সূরা ফাতেহা ৭বার
بِسۡمِ اللهِ الرَّحۡمٰنِ الرَّحِيۡمِ
اَلۡحَمۡدُ لِلّٰهِ رَبِّ الۡعٰلَمِيۡنَۙ‏ ﴿۱﴾ الرَّحۡمٰنِ الرَّحِيۡمِۙ‏ ﴿۲﴾ مٰلِكِ يَوۡمِ الدِّيۡنِؕ‏ ﴿۳﴾ اِيَّاكَ نَعۡبُدُ وَاِيَّاكَ نَسۡتَعِيۡنُؕ‏ ﴿۴﴾ اِهۡدِنَا الصِّرَاطَ الۡمُسۡتَقِيۡمَۙ‏ ﴿۵﴾ صِرَاطَ الَّذِيۡنَ اَنۡعَمۡتَ عَلَيۡهِمۡ ۙ‏ ﴿۶﴾ غَيۡرِ الۡمَغۡضُوۡبِ عَلَيۡهِمۡ وَلَا الضَّآلِّيۡنَ‏ ﴿۷﴾

২. সূরা আলাম নাশরাহ ৭বার
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
اَلَمۡ نَشۡرَحۡ لَكَ صَدۡرَكَ ۙ ﴿۱﴾ وَوَضَعۡنَا عَنكَ وِزۡرَكَ ۙ ﴿۲﴾ الَّذِيۡۤ اَنۡقَضَ ظَهۡرَكَ ۙ ﴿۳﴾ وَرَفَعۡنَا لَكَ ذِكۡرَكَ ؕ ﴿۴﴾ فَاِنَّ مَعَ الۡعُسۡرِ يُسۡرًا ۙ ﴿۵﴾ اِنَّ مَعَ الۡعُسۡرِ يُسۡرًا ؕ ﴿۶﴾ فَاِذَا فَرَغۡتَ فَانۡصَبۡ ۙ ﴿۷﴾ وَاِلٰى رَبِّكَ فَارۡغَبۡ ﴿۸﴾

৩. সূরা কুরাইশ ৩বার
لِإِيلَافِ قُرَيْشٍ ۙ ﴿۱﴾ إِيلَافِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاءِ وَالصَّيْفِ ۚ ﴿۲﴾ فَلْيَعْبُدُوا رَبَّ هَٰذَا الْبَيْتِ ۙ ﴿۳﴾ الَّذِي أَطْعَمَهُمْ مِنْ جُوعٍ وَآمَنَهُمْ مِنْ خَوْفٍ ﴿۴﴾

৪. সূরা ফালাক ও সূরা নাস ৩বার ৩বার
ফালাক:
۞ قُلۡ اَعُوۡذُ بِرَبِّ الۡفَلَقِۙ‏ ﴿۱﴾ مِنۡ شَرِّ مَا خَلَقَۙ‏ ﴿۲﴾ وَمِنۡ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ‏ ﴿۳﴾ وَمِنۡ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الۡعُقَدِۙ‏ ﴿۴﴾ وَمِنۡ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ‏ ﴿۵﴾
নাস:
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ مَلِكِ النَّاسِ إِلَٰهِ النَّاسِ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

৫. আয়াতে শেফা, প্রতি আয়াত ৩বার
۞ وَيَشْفِ صُدُوْرَ قَوْمٍ مُّؤْمِنِيْنَ
۞ وَشِفَآءٌ لِّمَا فِی الصُّدُوۡرِ وَهُدًى وَّرَحۡمَۃٌ لِّلۡمُؤۡمِنِیۡنَ
۞ یَخۡرُجُ مِنۡۢ بُطُوۡنِہَا شَرَابٌ مُّخۡتَلِفٌ اَلۡوَانُہٗ فِیۡہِ شِفَآءٌ لِّلنَّاسِ
۞ وَنُنَزِّلُ مِنَ الۡقُرۡاٰنِ مَا هُوَ شِفَآءٌ وَّرَحۡمَۃٌ لِّلۡمُؤۡمِنِیۡنَ
۞ وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِيْنِ
۞ قُلْ هُوَ لِلَّذِيْنَ آمَنُوْا هُدًى وَّشِفَاءٌ

৬. নয় সালাম, প্রতি আয়াত ৩বার
سَلَامٌ قَوْلًا مِنْ رَبٍّ رَحِيمٍ ۝٥٨
سَلَامٌ عَلَىٰ نُوحٍ فِي الْعَالَمِينَ ۝٧٩
سَلَامٌ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ ۝١٠٩
سَلَامٌ عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَارُونَ ۝١٢٠
سَلَامٌ عَلَىٰ إِلْ يَاسِينَ ۝١٣٠
سَلَامٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوهَا خَالِدِينَ ۝٧٣
سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ ۝٥
قُلْنَا يَا نَارُ كُونِي بَرْدًا وَسَلَامًا عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ ۝٦٩
وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ ۝١٨١
Cara baca

1. Bismillahir rahmanir rahim. Al hamdulillaahi rabbil 'aalameen. Arrahmaanir raheem. Maaliki yawmiddeen. Iyyaaka na'buduwa iyyaaka nasta'een. Ihdinassiraatal mustakeem. Siraatallazeena an'amta 'alaihim . Gairil magdoo bi 'alaihim waladdalleen. 2. Alam nashrahlaka sadrak. Wa wada'naa'anka bizrak. Allazeeankada jahrak. Wa rafa'naalaka zikrak. Fainna ma'al 'usri iusraa. Inna ma'al 'usri iusraa. Faizaafaragta fansab. Wa ilaa rabbika fargab. 3. Lieelaafi kuraish. Eelaafihim rihlatashshitai wassaeef. Faliya'budoo rabba haazal baeet. Allazee at'amahum min joo'ion wa aamanahum min khawf. 4. Falak: (1)kul a'oozubirabbil falak (2) min sharri maakhalak. (3) wa min sharri gaasikin izaawakab. (4) wa min sharrin naffaasaati fil 'ukad. (5) wa min sharri haasidin izaahasad. Nas: kul a'oozubirabbinnaas, malikinnaas, ilaahinnaas. Min sharril was waasil khannaas. Allazee iuwasbisufee sudoorinnas-. Minal jinnati wannaas. 5. 1. Wa yashfi sudura kawmim mu'minin. 2. Wa shifau'l limaa fichsuduri wa hudaw wa rahmatul lil mu'minin. 3. Yakhruzu mimbutunihaa sharaabum mukhtalifun, alwanuhu fihi shifaau linnaasi. 4. Wa nunajjilu minal kura'ni ma huya shifauo wa rahmatul lilmu'minin. 5. Wa ija maridtu fa huya yashfini. 6. Kul huwa lillazeena aamanoo hudawn wa shifaun. 6. Salamun kolan mir rabbir raheem. (58) salamun ala noohin fil 'alameen. (79) salamun ala ibraheem. (109) salamun ala moosa wa haroon. (120) salamun ala il-yaseen. (130) salamun alaikum tibtum fadkhulooha khalideen. (73) salamun hiya hatta matla'il fajr. (5) kulna ya naru koonee bardan wa salaman ala ibraheem. (69) salamun alal-mursaleen. (181)

Artinya

1. Saya memulai dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. (1) Segala puji bagi Allah SWT, (2) Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, (3) Pemilik Hari Karma. (4) Hanya Engkau yang kami sembah, Hanya Engkau yang kami mohon pertolongan, (5) Bimbinglah kami ke jalan yang lurus Tunjukkan, (6) jalan orang-orang yang Engkau beri nikmat, (7) bukan jalan orang-orang yang murka dan sesat. 2. (Wahai Rasul!) Bukankah Aku membuka dadamu untuk kesejahteraanmu? Dan Aku singkirkan darimu beban yang membebani punggungmu dan aku menjadi milikmu Saya telah memberikan status tinggi pada praktik kesejahteraan Anda. Memang benar, bersama penderitaan datanglah kelegaan. Sesungguhnya ada kemudahan dibalik kesulitan. Maka ketika kamu menemukan waktu luang, lelahkanlah dirimu (dalam beribadah). Dan fokuslah pada Tuhanmu. 3. Sejak Masyarakat Quraisy sudah terbiasa dengan hal itu. Artinya, mereka terbiasa bepergian pada musim dingin dan musim panas (Yaman dan Syam). Maka biarlah mereka menyembah pemilik rumah ini. Yang memberi mereka makan ketika mereka lapar dan menjaga mereka dari rasa takut. 4. Falak : (1) Katakanlah, saya Aku berlindung kepada Tuhan fajar (2) dari kejahatan segala yang diciptakan-Nya (3) dan dari kejahatan malam yang gelap yang menutupinya (4) dan dari kejahatan orang-orang yang meniupkan angin (benang) (5) dan dari kejahatan orang-orang yang dengki ketika dia dengki. dengan melakukan Nas: (1) Katakanlah, aku berlindung kepada Tuhan seluruh umat manusia (2) kepada Tuhan seluruh umat manusia (3) kepada Tuhan seluruh umat manusia (4) dari keburukan orang-orang yang membuat kerusakan, yang bersembunyi di balik (5) yang menyusupkan keburukan dalam hati manusia, (6) baik dia termasuk jin maupun Dari kalangan manusia. 5. 1. Dan Allah menenangkan hati orang-orang yang beriman (Muslim). 2. Dan kesembuhan penyakit hati, petunjuk dan rahmat bagi umat Islam. 3. Dari perutnya keluar berbagai macam minuman berwarna. Ini berisi obat untuk manusia. 4. saya Kami telah menurunkan dalam Al-Qur'an suatu yang menjadi obat penyakit dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. 5. Dan bila aku sakit, Dia menyembuhkan 6. Katakanlah, itu adalah petunjuk dan obat bagi orang-orang yang beriman 6. Mengatakan kepada mereka atas nama Tuhan Yang Maha Penyayang Itu akan menjadi - 'Salam.' (58) Salam kepada Nuh di antara seluruh alam. (79) Salam sejahtera bagi Ibrahim. (109) Salam kepada Musa dan Haroon. (120) Salam kepada Ilyas. (130) Salam sejahtera bagimu. Kamu suci. Jadi Anda masuk ke dalamnya selamanya. (73) Ini damai sampai fajar. (5) Aku berkata, 'Wahai api! Kamu menjadi sejuk dan damai bagi Ibrahim.' (69) Salam sejahtera bagi para Rasul. (181)

1. Surah Fateha 2. Surah Alam Nasrah 3. Surah Quraisy 4. Surah Falaq dan Surah Nas 5. Ayat Shefa * Surah At-Tawbah, 9:14 * Surah Yunus, 10:57 * Surah An-Nahl, 16:69 * Surah Al-Isra, 17:82 * Surah Ash-Shu'ara, 26:80 * Surah Fussilat, 41:44 6. Nay Salam * Surah Yasin, 36:58 * Surah As-Saffat, 37:79 * Surah As-Saffat, 37:109 * Surah As-Saffat, 37:120 * Surah As-Saffat, 37:130 * Surah Az-Jumar, 39:73 * Surah Al-Qadr, 97:5 * Surah Al-Ambia, 21:69 * Surah As-Saffat, 37:181
Keutamaan

Inilah masa Mujarrab para sesepuh Allah. Jika seorang ulama yang amal walanya mengerjakan amal tersebut dan meminum air tersebut, maka insya Allah pasiennya akan sembuh.

Jika Anda ingin melakukannya sendiri, sebaiknya mulai dengan Istegfar dan Darood.

Rujukan: batal