Muwaththa Malik — Hadis #35637
Hadis #35637
وَحَدَّثَنِي عَنْ مَالِكٍ، أَنَّهُ بَلَغَهُ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ، أَنَّهُ قَالَ أَيُّمَا رَجُلٍ تَزَوَّجَ امْرَأَةً وَبِهِ جُنُونٌ أَوْ ضَرَرٌ فَإِنَّهَا تُخَيَّرُ فَإِنْ شَاءَتْ قَرَّتْ وَإِنْ شَاءَتْ فَارَقَتْ . قَالَ مَالِكٌ فِي الأَمَةِ تَكُونُ تَحْتَ الْعَبْدِ ثُمَّ تَعْتِقُ قَبْلَ أَنْ يَدْخُلَ بِهَا أَوْ يَمَسَّهَا إِنَّهَا إِنِ اخْتَارَتْ نَفْسَهَا فَلاَ صَدَاقَ لَهَا وَهِيَ تَطْلِيقَةٌ وَذَلِكَ الأَمْرُ عِنْدَنَا .
Yahya meriwayatkan kepadaku dari Malik bahwa dia pernah mendengar bahwa Said ibn al-Musayyab mengatakan bahwa jika seorang laki-laki menikahi seorang wanita, dan dia gila atau memiliki cacat fisik, maka wanita tersebut mempunyai hak untuk memilih. Jika dia mau, dia bisa tinggal, dan jika dia mau, dia bisa berpisah darinya
Sumber
Muwaththa Malik # 29/1182
Tingkat
Maqtu Daif
Kategori
Bab 29: Talak
Topik:
#Mother