Muwaththa Malik — Hadis #35983

Hadis #35983
وَحَدَّثَنِي عَنْ مَالِكٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرِ بْنِ حَزْمٍ، عَنْ عَمْرَةَ بِنْتِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، أَنَّهَا قَالَتْ خَرَجَتْ عَائِشَةُ زَوْجُ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم إِلَى مَكَّةَ وَمَعَهَا مَوْلاَتَانِ لَهَا وَمَعَهَا غُلاَمٌ لِبَنِي عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيقِ فَبَعَثَتْ مَعَ الْمَوْلاَتَيْنِ بِبُرْدٍ مُرَجَّلٍ قَدْ خِيطَ عَلَيْهِ خِرْقَةٌ خَضْرَاءُ قَالَتْ فَأَخَذَ الْغُلاَمُ الْبُرْدَ فَفَتَقَ عَنْهُ فَاسْتَخْرَجَهُ وَجَعَلَ مَكَانَهُ لِبْدًا أَوْ فَرْوَةً وَخَاطَ عَلَيْهِ فَلَمَّا قَدِمَتِ الْمَوْلاَتَانِ الْمَدِينَةَ دَفَعَتَا ذَلِكَ إِلَى أَهْلِهِ فَلَمَّا فَتَقُوا عَنْهُ وَجَدُوا فِيهِ اللِّبْدَ وَلَمْ يَجِدُوا الْبُرْدَ فَكَلَّمُوا الْمَرْأَتَيْنِ فَكَلَّمَتَا عَائِشَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَوْ كَتَبَتَا إِلَيْهَا وَاتَّهَمَتَا الْعَبْدَ فَسُئِلَ الْعَبْدُ عَنْ ذَلِكَ فَاعْتَرَفَ فَأَمَرَتْ بِهِ عَائِشَةُ زَوْجُ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقُطِعَتْ يَدُهُ وَقَالَتْ عَائِشَةُ الْقَطْعُ فِي رُبُعِ دِينَارٍ فَصَاعِدًا ‏.‏
Dia menceritakan kepadaku atas wewenang Malik, atas wewenang Abdullah bin Abi Bakr bin Hazm, atas wewenang Amra binti Abdul Rahman, bahwa dia berkata bahwa Aisyah pergi. Istri Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, pergi ke Mekah, membawa serta dua orang pembantu perempuannya, dan bersamanya seorang anak laki-laki dari Bani Abdullah bin Abi Bakr Al-Siddiq, maka dia diutus bersama Kedua wanita itu sedang duduk dengan hujan es yang melilit kain hijau yang telah dijahit kain hijau. Katanya, “Kemudian anak laki-laki itu mengambil hujan es itu dan memisahkannya, lalu dia mengeluarkannya dan menaruhnya pada tempatnya.” Surai atau bulu seseorang, dan dia menjahitnya di atasnya. Ketika kedua tuan itu datang ke Madinah, mereka memberikannya kepada penduduknya, dan ketika mereka berpisah, mereka menemukannya di dalamnya. Mereka tidak merasa kedinginan, jadi mereka berbicara kepada kedua wanita itu, dan mereka berbicara kepada Aisha, istri Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, atau mereka menulis kepadanya dan menuduh pelayan itu, maka dia ditanya. Hamba tentang hal itu, begitu dia mengaku, maka Aisha, istri Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, memerintahkan dia untuk dipenggal. Tangannya dipotong, dan Aisha berkata: Potonglah Seperempat dinar atau lebih...
Sumber
Muwaththa Malik # 41/1528
Tingkat
Maqtu Daif
Kategori
Bab 41: Hudud
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait