Musnad Ahmad — Hadis #45434
Hadis #45434
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، عَنْ مُجَالِدٍ، حَدَّثَنَا عَامِرٌ، قَالَ كَانَ لِشَرَاحَةَ زَوْجٌ غَائِبٌ بِالشَّامِ وَإِنَّهَا حَمَلَتْ فَجَاءَ بِهَا مَوْلَاهَا إِلَى عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقَالَ إِنَّ هَذِهِ زَنَتْ فَاعْتَرَفَتْ فَجَلَدَهَا يَوْمَ الْخَمِيسِ مِائَةً وَرَجَمَهَا يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَحَفَرَ لَهَا إِلَى السُّرَّةِ وَأَنَا شَاهِدٌ ثُمَّ قَالَ إِنَّ الرَّجْمَ سُنَّةٌ سَنَّهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَوْ كَانَ شَهِدَ عَلَى هَذِهِ أَحَدٌ لَكَانَ أَوَّلَ مَنْ يَرْمِي الشَّاهِدُ يَشْهَدُ ثُمَّ يُتْبِعُ شَهَادَتَهُ حَجَرَهُ وَلَكِنَّهَا أَقَرَّتْ فَأَنَا أَوَّلُ مَنْ رَمَاهَا فَرَمَاهَا بِحَجَرٍ ثُمَّ رَمَى النَّاسُ وَأَنَا فِيهِمْ قَالَ فَكُنْتُ وَاللَّهِ فِيمَنْ قَتَلَهَا.
Yahya bin Saeed memberi tahu kami, atas otoritas Mujalid, Amer memberi tahu kami, dia mengatakan Sarahah memiliki suami yang tidak hadir di Syam, dan dia hamil dan dia membawanya. Dia menyerahkannya kepada Ali bin Abi Thalib, ra dengan dia, dan dia berkata, “Wanita ini melakukan perzinahan, jadi dia mengaku.” Dia mencambuknya seratus pada hari Kamis dan melemparinya dengan batu keesokan harinya. Jumat Dia melubanginya sampai ke pusar, dan akulah yang menjadi saksinya. Kemudian beliau mengatakan bahwa rajam adalah sunnah yang dilakukan oleh Rasulullah SAW, walaupun ada yang menyaksikannya. Yang pertama melempar saksi akan bersaksi, kemudian dia akan mengikuti kesaksiannya dengan batunya, tetapi dia membenarkannya, jadi saya yang pertama melempar, maka dia melemparkannya. Kemudian dia melemparkan batu ke arah orang-orang itu, sedang aku ada di antara mereka. Dia berkata, “Demi Tuhan, saya termasuk orang yang membunuhnya.”
Diriwayatkan oleh
Mujalid (RA)
Sumber
Musnad Ahmad # 5/978
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 5: Bab 5