Musnad Ahmad — Hadis #45797
Hadis #45797
حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ، قَالَ يُونُسُ بْنُ أَبِي إِسْحَاقَ أَخْبَرَنِي عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ أَبِي جُحَيْفَةَ، عَنْ عَلِيٍّ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَذْنَبَ فِي الدُّنْيَا ذَنْبًا فَعُوقِبَ بِهِ فَاللَّهُ أَعْدَلُ مِنْ أَنْ يُثَنِّيَ عُقُوبَتَهُ عَلَى عَبْدِهِ وَمَنْ أَذْنَبَ ذَنْبًا فِي الدُّنْيَا فَسَتَرَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَعَفَا عَنْهُ فَاللَّهُ أَكْرَمُ مِنْ أَنْ يَعُودَ فِي شَيْءٍ قَدْ عَفَا عَنْهُ.
Hajjaj menceritakan kepada kami, Yunus bin Abi Ishaq menceritakan kepadaku, atas wewenang Abu Ishaq, atas wewenang Abu Juhayfah, atas wewenang Ali radhiyallahu 'anhu, Rasulullah bersabda, Tuhan, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Barangsiapa yang berbuat dosa di dunia dan dihukum karenanya, maka Allah lebih adil lagi dengan melimpahkan hukuman-Nya kepada hamba-Nya dan orang-orang yang berbuat dosa di dunia ini, lalu Allah menutupinya dan mengampuninya. Tuhan terlalu murah hati untuk mengulangi sesuatu yang telah Dia ampuni.
Diriwayatkan oleh
Ali bin Abi Thalib (RA)
Sumber
Musnad Ahmad # 5/1365
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 5: Bab 5