Misykatul Mashabih — Hadis #48728
Hadis #48728
وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اشْتَكَى نَفَثَ عَلَى نَفْسِهِ بِالْمُعَوِّذَاتِ وَمَسَحَ عَنْهُ بِيَدِهِ فَلَمَّا اشْتَكَى وَجَعَهُ الَّذِي تُوُفِّيَ فِيهِ كُنْتُ أَنْفِثُ عَلَيْهِ بِالْمُعَوِّذَاتِ الَّتِي كَانَ يَنْفِثُ وَأَمْسَحُ بِيَدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
وَفِي رِوَايَةٍ لِمُسْلِمٍ قَالَتْ: كَانَ إِذَا مَرِضَ أَحَدٌ مِنْ أَهْلِ بَيْتِهِ نَفَثَ عَلَيْهِ بِالْمُعَوِّذَاتِ
Atas otoritas Aisha radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Setiap kali Nabi, sallallahu 'alaihi wa sallam, mengeluh, dia akan menyemprot dirinya dengan pengusir setan dan memusnahkannya. Dengan tangannya, dan ketika dia mengeluhkan kesakitan yang menyebabkan kematiannya, Aku biasa meniupkan padanya pengusir setan yang biasa dia hirup, dan Aku menyekanya dengan tangan Nabi. Semoga doa dan kedamaian Tuhan menyertainya. Dan dalam riwayat Muslim, dia berkata: Jika salah satu anggota keluarganya jatuh sakit, dia akan meledakkannya dengan pengusir setan.
Sumber
Misykatul Mashabih # 5/1532
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 5: Bab 5