Misykatul Mashabih — Hadis #49257
Hadis #49257
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: كَانَ يَصُومُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ. فَقِيلَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ تَصُومُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ. فَقَالَ:
" إِنَّ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ يَغْفِرُ اللَّهُ فِيهِمَا لِكُلِّ مُسْلِمٍ إِلَّا ذَا هَاجِرَيْنِ يَقُولُ: دَعْهُمَا حَتَّى يصطلحا ". رَوَاهُ أَحْمد وَابْن مَاجَه
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa Nabi Muhammad SAW biasa berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Dikatakan: Wahai Rasulullah, kamu berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Dia berkata: “Sesungguhnya pada hari Senin dan Kamis, Tuhan mengampuni setiap Muslim kecuali satu… Hagarin berkata: Biarkan mereka sampai mereka berdamai.” Diriwayatkan oleh Ahmad dan Ibnu Majah.
Sumber
Misykatul Mashabih # 7/2073
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 7: Bab 7