Misykatul Mashabih — Hadis #50073
Hadis #50073
وَعَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: كَانَ مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ شَابًّا سَخِيًّا وَكَانَ لَا يُمْسِكُ شَيْئًا فَلَمْ يَزَلْ يُدَانُ حَتَّى أَغَرَقَ مَالَهُ كُلَّهُ فِي الدَّيْنِ فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَلَّمَهُ لِيُكَلِّمَ غُرَمَاءَهُ فَلَوْ تَرَكُوا لِأَحَدٍ لَتَرَكُوا لِمُعَاذٍ لِأَجْلِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَبَاعَ رَسُول الله صلى الله عَلَيْهِ وَسلم مَالَهُ حَتَّى قَامَ مُعَاذٌ بِغَيْرِ شَيْءٍ. رَوَاهُ سعيد فِي سنَنه مُرْسلا
Dari riwayat Abd al-Rahman bin Ka`b bin Malik, beliau berkata: Muadh bin Jabal adalah seorang pemuda yang dermawan, dan dia tidak menahan apapun, dan dia terus dikutuk hingga dia menenggelamkan uangnya. Dia semua terlilit hutang, jadi dia mendatangi Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan berbicara kepadanya untuk berbicara dengan para kreditornya. Jika mereka menyerahkannya kepada seseorang, maka mereka akan menyerahkannya kepada Muadh. Demi Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam dan memberinya kedamaian, maka Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, menjual uangnya sampai Muadh tidak mendapatkan apa-apa. Diriwayatkan oleh Saeed dalam Sunannya, mursal
Sumber
Misykatul Mashabih # 11/2918
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 11: Bab 11