Misykatul Mashabih — Hadis #50157
Hadis #50157
وَرُوِيَ فِي «شَرْحِ السُّنَّةِ» : أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَقْطَعَ لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ الدُّورَ بِالْمَدِينَةِ وَهِيَ بَيْنَ ظَهْرَانَيْ عِمَارَةِ الْأَنْصَارِ مِنَ الْمَنَازِلِ وَالنَّخْلِ فَقَالَ بَنُو عَبْدِ بن زهرَة: نكتب عَنَّا ابْنَ أُمِّ عَبْدٍ فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ الله: «فَلِمَ ابْتَعَثَنِي اللَّهُ إِذًا؟ إِنَّ اللَّهَ لَا يُقَدِّسُ أُمَّةً لَا يُؤْخَذُ لِلضَّعِيفِ فِيهِمْ حَقُّهُ»
Diriwayatkan dalam “Penjelasan Sunnah”: bahwa Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, memberikan kepada Abdullah bin Masoud peran Madinah yang berada di antara dua bangunan. Ansar rumah dan pohon kurma, dan Banu Abd bin Zahra berkata: Kami menulis atas wewenang kami dari Ibnu Umm Abd. Rasulullah bersabda kepada mereka: "Mengapa Allah mengutus aku saat itu? Allah tidak menyucikan suatu bangsa tanpa diberikan haknya kepada orang-orang yang lemah di antara mereka."
Sumber
Misykatul Mashabih # 11/3004
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 11: Bab 11